14 Juni 2020

Prediabetes pada Anak, Apa yang Harus Dilakukan?

Prediabetes pada anak biasanya tidak memiliki gejala yang jelas

Prediabetes dan diabetes terdengar seperti masalah pada orang dewasa, tetapi mereka juga sebenarnya bisa memengaruhi anak-anak lho.

Hal ini perlu Moms ketahui untuk membantu Si Kecil jika dokter mengatakan mereka menderita pradiabetes. Apa itu Prediabetes?

Menurut jurnal World Journal of Diabetes, prediabetes terjadi ketika gula darah lebih tinggi dari yang seharusnya, tetapi tidak sampai menjadi diabetes tipe 2.

Prediabetes dapat berubah menjadi diabetes dan diabetes yang lebih dini akan berkembang.

Akibatnya semakin besar kemungkinan terjadinya komplikasi pada usia yang lebih muda.

Baca Juga: Gejala Diabetes Pada Anak dan Pengobatannya

Jadi intinya adalah mengetahui gejala ini lebih awal dan membantu mencegah agar hal ini tidak sampai terjadi.

"Namun seringkali tidak ada gejala sama sekali," kata Jill Weisenberger, ahli gizi, sekaligus penulis Prediabetes: A Complete Guide. Orang-orang biasanya mengalami prediabetes sementara waktu sebelum berubah menjadi diabetes.

Lalu bagaimana cara menangani prediabetes pada anak?

Mengatasi Prediabetes pada Anak

Untuk mencegah anak menderita diabetes, cara-cara berikut bisa Moms coba terapkan.

1. Hindari Minuman Manis

prediabetes pada anak
Foto: prediabetes pada anak (Orami Photo Stocks)

Foto: momjunction.com

"Rekomendasi pertama saya adalah menemukan alternatif untuk minuman manis seperti soda dan teh manis yang sering dikonsumsi anak," kata Dr. Jill Weisenberger.

Minuman manis memang dasarnya tidak baik untuk siapa pun, tidak hanya pada orang dewasa, namun juga anak-anak. Makanya untuk mengatasi prediabetes pada anak, Moms harus mencari minuman lain untuk Si Kecil.

Baca Juga: Selain Soda, 5 Minuman Ini Juga Tidak Baik Untuk Kesehatan Anak

2. Makan Makanan Bergizi

prediabetes pada anak
Foto: prediabetes pada anak (Orami Photo Stock)

Foto: kidshealth.com

Bantu anak agar banyak makan makanan nabati yang bergizi, seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tetapi Moms harus lakukan secara perlahan-lahan agar perubahan itu bisa jadi kebiasaan jangka panjang.

Misalnya, alih-alih makan sepiring besar spaghetti dan bakso, Dr. Jill Weisenberger menyarankan untuk beralih ke pasta gandum utuh, termasuk sayuran ekstra, seperti menyajikan salad sisi atau menambahkan wortel yang dipotong dadu.

3. Makan Buah-buahan

prediabetes pada anak
Foto: prediabetes pada anak

Foto: parents.com

Buah mengandung karbohidrat, yang akan memengaruhi gula darah, tetapi buah merupakan makanan yang sangat sehat, terutama untuk anak-anak dengan pradiabetes.

"Orang dengan prediabetes tidak berisiko memiliki gula darah yang sangat tinggi seperti orang dengan diabetes. Jadi ini adalah kesempatan sempurna untuk anak menikmati semua jenis makanan yang meningkatkan kesehatan," kata Dr. Jill Weisenberger.

Baca Juga: 6 Masalah Kesehatan di Pagi Hari Ini Bisa Diatasi dengan Makan Buah-buahan

Faktanya, dokter mengatakan bahwa diet dengan jumlah beri yang tinggi, kacang-kacangan, dan yogurt sebenarnya berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

4. Ajak Anak Olahraga

prediabetes pada anak
Foto: prediabetes pada anak (jewishaz.com)

Foto: verywellhealth.com

Tidak hanya untuk anak, temukan cara agar seluruh keluarga menjadi lebih aktif. Daripada memaksakan anak untuk latihan dalam waktu tertentu setiap hari, pilihlah aktivitas fisik yang bisa dilakukan bersama keluarga.

“Dan dorong anak kita untuk ikut bergabung dalam kegiatan olahraga sepulang sekolah yang ia sukai,” kata Dr. Jill Weisenberger.

Itu dia Moms beberapa cara yang dapat membantu mengatasi prediabetes pada anak.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.