Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Apr 15, 2018

Rambut Bayi Rontok? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagikan


 

Bayi baru lahir ternyata bisa mengalami rambut rontok lho, Moms. Masalah rambut bayi rontok ini merupakan hal yang normal dan biasanya terjadi pada 6 bulan pertama usianya. Rambut bayi yang rontok ini akan digantikan dengan rambut permanennya. Menurut Jennifer Shu, M.D., dokter anak dari Atlanta dan salah satu penulis Heading Home With Your Newborn, turunnya level hormon bayi setelah ia dilahirkan merupakan salah satu penyebab kerontokan rambut tersebut. Selain itu, hal ini juga diketahui sebagai siklus tumbuh-kembang yang normal pada bayi.

Beberapa Kondisi yang Memicu Rambut Bayi Rontok

Selain hal yang normal, ada kondisi-kondisi tertentu yang dapat menyebabkan kerontokan rambut pada bayi baru lahir:

  1. Posisi tidur.

 Tidur dalam posisi yang sama selama beberapa jam pada suatu waktu, juga dapat menjadi salah satu penyebab hilangnya rambut bayi.

  1. Tinea capitis

Umumnya dikenal sebagai kurap pada kulit kepala dan merupakan infeksi jamur yang sering terlihat pada anak-anak. Hal ini terlihat seperti bercak bersisik dan mungkin terlihat seperti titik-titik hitam di kulit kepala.

  1. Alopecia areata

Ini adalah suatu kondisi yang menyebabkan rambut bayi rontok dan diduga penyebabnya adalah serangan sistem kekebalan pada folikel rambut.

  1. Masalah endokrin

Pada beberapa bayi, penyebab kerontokan rambut adalah hipotiroidisme, yaitu kelenjar tiroid kurang aktif dan rendahnya jumlah hormon tiroid untuk memenuhi kebutuhan metabolisme.

Apa yang Bisa Dilakukan Saat Rambut Bayi Rontok? 

Pada umumnya, kerontokan rambut yang dialami bayi tak memerlukan perawatan medis karena merupakan hal yang normal. Namun, ketika Moms mencurigai adanya gejala-gejala lain yang mengikuti kerontokan ini, seperti menurunnya nafsu makan, demam, atau si kecil terlihat kesakitan, berkonsultasilah dengan dokter. Mungkin ia terserang penyakit tertentu dan membutuhkan perawatan medis. Apabila rambut bayi rontok tanpa disertai keluhan, Moms bisa melakukan beberapa hal ini:

  1. Jika Moms menemukan kebotakan atau rambut si kecil rontok hanya pada satu sisi, cobalah mengubah posisi tidurnya. Jika perlu, gunakan bantal khusus untuknewborn yang berbentuk seperti tapal kuda.
  2. Memijat lembut kepala bayi dengan minyak tidak mencegah rambut rontok, tetapi dapat membantu sirkulasi darah di kulit kepalanya.
  3. Mencukur rambut bayi tidak menjamin rambut barunya akan tumbuh lebih tebal. Namun dengan mencukur, setidaknya mengurangi kerontokan rambut si kecil.
  4. Jangan gunakan aksesori rambut, seperti headband, yang terlalu kencang. Hal ini untuk mencegah rusaknya folikel rambut.

Apakah Moms mengalami pengalaman serupa? Tidak perlu langsung panik saat rambut bayi rontok ya, Moms. Jangan lupa untuk memerhatikan hal lain yang dialami si kecil.

<OCH>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.