22 September 2022

Ketahui Rekomendasi Obat Batuk Ibu Menyusui yang Bisa Dikonsumsi

Berikut ini beberapa obat batuk untuk ibu menyusui yang perlu diketahui

Batuk adalah gangguan kesehatan yang umum dialami siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Batuk bisa menjadi salah satu gejala flu, yang apabila tidak segera ditangani bisa dibarengi dengan pilek atau demam.

Umumnya, batuk memang bisa ditangani dengan obat-obatan alami. Sebab, batuk juga bisa sembuh dengan sendirinya asalkan memerhatikan makanan yang dikonsumsi dan mencukupi cairan di dalam tubuh.

Namun, bagaimana apabila batuk sudah mengganggu aktivitas sehari-hari Moms?

Minum obat batuk ibu menyusui tidak selalu menjadi masalah. Hanya saja, Moms harus lebih detail memerhatikan tentang jenis obat dan seberapa banyak dosis yang bisa dikonsumsi.

Sebab, reaksi yang merugikan pada bayi bisa berasal dari ibu menyusui yang mengonsumsi jenis obat tertentu.

Baca Juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar Agar Tidak Muntah, Ibu Baru Wajib Tahu!

Jenis Obat Batuk Ibu Menyusui yang Aman

Ibu Menyusui
Foto: Ibu Menyusui (Healthline.com)

Studi yang diungkapkan dalam Journal of Human Lactation, ketika ibu menyusui harus minum obat maka sebaiknya ia meminum obatnya setelah proses menyusui Si Kecil, dengan dosis efektif terendah dan untuk durasi terpendek.

Adapun beberapa jenis obat batuk ibu menyusui yang aman yaitu:

1. Silex Syrup

Ini adalah obat yang mampu meredakan batuk berdahak, melegakan tenggorokan, dan mengatasi pilek.

Obat satu ini merupakan obat herbal dengan kandungan ekstrak Thyme, Primulae, Droserae, Althaea, Serpylli, Eucalyptus oil, Anise oil, Menthol oil, dan Saccharin yang dikemas dalam bentuk sirup.

Termasuk ke dalam obat herbal, maka obat batuk ibu menyusui ini aman untuk dikonsumsi. Sebelum minum, pastikan Moms memerhatikan dosis per harinya.

2. Obat Batuk Berdahak

Dilansir dari laman Department of Health Australia, campuran guaifenesin, bromhexine atau senega dan amonia bisa mampu mengatasi batuk berdahak.

Sedangkan pholcodine atau dextromethorphan untuk mengatasi batuk kering.

Triprolidin dan pseudoefedrin juga masih dianggap aman untuk ibu menyusui.

3. Kodein

Kodein dianggap aman untuk dijadikan obat batuk ibu menyusui. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa banyak produk batuk dan pilek cair yang mengandung alkohol.

Selain itu, banyak dari produk kombinasi tersebut merupakan campuran antihistamin dan dekongestan dan mungkin juga mengandung aspirin, asetaminofen, ibuprofen, atau kafein.

Jadi, Moms harus memerhatikan kandungan tiap obat yang ingin diminum.

3. Suplemen Vitamin C

Vitamin C sebagai sumber antioksidan dianggap mampu melawan gejala flu, salah satunya adalah batuk. Sampai saat ini, belum ada studi juga yang mengungkapkan bahaya ibu menyusui untuk minum vitamin C.

Jadi, meskipun bukan termasuk obat batuk ibu menyusui, Moms bisa mengonsumsinya untuk menambah daya tahan tubuh.

Itulah beberapa jenis obat batuk untuk ibu menyusui yang aman diminum. Beberapa rekomendasi tersebut jangan dijadikan acuan utama, ya, Moms.

Memang lebih baik mencoba obat alami dulu untuk mengatasi gejala batuk yang tergolong ringan.

Jika gejala sudah semakin berat, maka ada baiknya Moms berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Perlu dipahami, ada beberapa obat batuk ibu menyusui yang aman dikonsumsi.

Tetapi, hindari obat yang mengandung pseudoefedrin karena bisa mengurangi produksi ASI dan bisa memengaruhi kondisi bayi.

Hindari juga mengonsumsi aspirin karena bisa meningkatkan risiko terkena sindrom Reye.

Baca Juga: Pentingnya Nutrisi Optimal untuk Ibu Menyusui Terhadap Kualitas ASI

Obat Batuk Ibu Menyusui yang Alami

Batuk memang mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi ketika Moms masih harus menjalani banyak kewajiban sebagai ibu baru sambil mengurus rumah tangga.

Batuk umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Maka dari itu, coba beberapa obat batuk ibu menyusui yang alami untuk membantu meredakan gejala batuk yang dialami, yaitu:

1. Perasan Jeruk Nipis

perasan jeruk nipis
Foto: perasan jeruk nipis (Orami Photo Stock)

Jeruk sudah dikenal sebagai salah satu buah-buahan yang kaya akan vitamin C. Nah, Moms bisa minum perasan jeruk nipis atau lemon untuk sebagai obat batuk ibu menyusui yang alami.

Namun, berhati-hati apabila Moms memiliki gangguan maag atau masalah pada lambung.

Sebaiknya, hindari minum perasan jeruk nipis ketika perut masih dalam keadaan kosong. Pastikan juga takarannya tepat, ya.

Cara membuatnya sangat mudah, cukup campurkan perasan air jeruk nipis dengan air hangat. Lalu, tambahkan kecap secukupnya. Kemudian, minum teratur setidaknya 3 kali sehari.

2. Rebusan Jahe Hangat

rebusan jahe hangat
Foto: rebusan jahe hangat (Healthyfellow.com)

Jahe dapat direbus dan diminum airnya untuk menghilangkan batuk serta memberikan rasa hangat pada tenggorokan.

Studi dari jurnal Foods yang berjudul Bioactive Compounds and Bioactivities of Ginger mengungkapkan, jahe memang dapat mengurangi gejala batuk. Ini bisa menjadi obat batuk ibu menyusui yang alami.

Selain itu, jahe mengandung antioksidan, anti inflamasi, antimikroba, antikanker, dan pelindung kardiovaskular sehingga baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cara membuatnya juga mudah, cukup kupas dua buah jahe, cuci bersih, dan rebus dengan takaran dua gelas air matang. Tunggu hingga air mendidih dan saring jahe setelahnya.

Air rebusan jahe hangat ini sebaiknya diminum teratur sehari tiga kali hingga batuk bisa mereda.

3. Berkumur Air Garam

berkumur air garam
Foto: berkumur air garam (Orami Photo Stock)

Bila Moms mengalami batuk yang dibarengi dengan sakit tenggorokan, coba untuk berkumur air garam.

Cara ini mampu meredakan batuk serta mengurangi iritasi pada tenggorokan, menjadi obat batuk ibu menyusui alami yang patut dicoba.

Cara membuatnya mudah saja. Cukup campurkan satu setengah sendok teh garam dengan satu gelas air hangat. Lalu, kumur air garam tersebut dan jangan sampai menelannya, ya.

Baca Juga: Batuk Rejan Saat Hamil, Ini Hal yang Patut Moms Ketahui

4. Sup Kaldu Ayam

sup kaldu ayam
Foto: sup kaldu ayam (Dopemagazine.com)

Selain memperbanyak minuman hangat, sebaiknya Moms juga mengonsumsi makanan hangat saat sedang mengalami batuk. Nah, salah satunya yang bisa dikonsumsi adalah sup ayam.

Cara untuk membuatnya yaitu rebus tulang hingga kuah kaldunya keluar dan campurkan dengan sayuran serta potongan daging ayam.

Lalu, sajikan hangat untuk mendapatkan khasiatnya sebagai obat alami mengatasi batuk.

5. Menggunakan Aromaterapi

menghirup aromaterapi
Foto: menghirup aromaterapi (Webmd.com)

Gejala batuk yang muncul bisa membuat Moms resah. Hal ini bisa berpengaruh pada emosi hingga jadinya stres. Jika dibiarkan, maka hal ini bisa berpengaruh pada produksi ASI yang dihasilkan.

Produksi ASI yang terhambat tentunya juga akan merugikan Si Kecil yang masih butuh nutrisi yang optimal.

Nah, cobalah Moms untuk memasang aromaterapi di kamar atau ruangan lainnya di rumah. Selain memberikan kenyamanan, aromaterapi juga bermanfaat untuk mengobati gejala batuk.

Aromaterapi juga bisa membantu meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih nyenyak.

Moms bisa mencoba aroma Eucalyptus atau kayu putih untuk membantu mengurangi gejala batuk dan hidung tersumbat.

Hal ini sudah dibuktikan juga oleh studi dari Flavour and Fragrance Journal. Cara lainnya yang bisa dicoba adalah mengoleskan minyak kayu putih ke area sekitar tenggorokan.

6. Menggunakan Air Humidifier

memasang humidifier
Foto: memasang humidifier (Orami Photo Stock)

Ruangan yang kotor dan udara yang kering bisa menjadi faktor risiko Moms mengalami batuk. Hal ini juga bisa membuat iritasi pada tenggorokan yang bisa sebabkan terjadinya sakit tenggorokan.

Nah, sebagai solusinya adalah menyiapkan pelembap udara seperti air humidifier yang membuat udara menjadi lebih sejuk. Hal ini membuat Moms juga bisa bernapas dengan lebih nyaman.

Baca Juga: 6 Manfaat Madu untuk Kesuburan, Catat!

7. Madu

Konsumsi Madu
Foto: Konsumsi Madu (Smallfootprintfamily.com)

Minuman hangat dicampurkan dengan madu untuk meredakan batuk, kenapa tidak?

Madu memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba yang membantu mengobati kondisi pernapasan seperti sakit tenggorokan dan batuk.

Batuk bisa terjadi karena infeksi bakteri atau virus. Nah, dilansir dari studi yang diterbitkan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences, madu mampu menghambat sekitar 60 spesies bakteri dan beberapa spesies jamur serta virus.

Madu juga mengandung antioksidan seperti fenolik, peptida, asam organik, dan enzim yang ada di dalamnya.

Cara membuat obat batuk ibu menyusui yang alami ini, cukup tambahkan madu ke air hangat atau teh.

Moms juga bisa mencampurkan madu dengan minyak esensial lemon agar menjadi kombinasi yang lebih baik.

8. Teh Herbal

teh herbal
Foto: teh herbal (Orami Photo Stock)

Bila batuk yang dialami sampai membuat sakit tenggorokan, coba redakan dengan teh herbal. Teh herbal juga dapat menjadi obat batuk ibu menyusui yang alami dan menenangkan.

Teh herbal, seperti teh chamomile dan dandelion bisa menjadi pilihan untuk meredakan batuk yang Moms alami. Teh herbal mampu meringankan rasa sakit pada tenggorokan.

Teh chamomile mengandung antioksidan yang membantu mengurangi rasa sakit, susah menelan, dan pembengkakan.

Teh dandelion juga mampu mengobati infeksi, meredakan sakit perut, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah beberapa pilihan obat batuk ibu menyusui dari obat kimia dan juga obat alami. Ingat, Moms, tetap penuhi nutrisi di dalam tubuh agar kesehatan dan daya tahan tubuh tetap terjaga. Semoga lekas sembuh!

Jangan lupa, di Orami akan ada promo 9 9 dengan puluhan diskon menarik. Yuk Moms, cek sebelum kehabisan.

  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1002/ffj.3252
  • https://www.healthywa.wa.gov.au/Articles/J_M/Medications-and-breastfeeding
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10776186/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.