Popok

POPOK
3 November 2020

Review Jujur Popok Fitti Day and Night oleh Moms Orami

Simak review popok Fitti dan and nights untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Diapers atau popok kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam deretan perlengkapan bayi. Selain popok kain, banyak juga Moms yang mulai beralih menggunakan popok sekali pakai.

Biasanya, selain memilih bahan yang nyaman, harganya yang terjangkau serta aman saat digunakan oleh bayi, banyak Moms yang mencari popok sekali pakai yang juga antibocor.

Apalagi saat malam hari popok tersebut bisa diandalkan saat malam hari. Tentunya Moms tidak ingin kualitas tidur Si Kecil terganggu karena terlalu sering terbangun saat malam hari disebabkan oleh kondisi popok yang bocor.

Sebab, saat terlalu sering terbangun di malam hari akan membuat bayi menjadi jadi lebih rewel dan sering kali merasa gelisah saat tidur. Moms juga akan menjadi sulit tidur kembali karena terlalu sering mengganti popok bayi, dan menenangkan bayi yang rewel atau gelisah sepanjang malam.

Saat ini, banyak merk bayi yang menawarkan popok dengan teknologi antibocor yang diklaim dapat bekerja dengan efektif, bahkan dapat bekerja dengan baik di siang hari ataupun malam hari. Salah satu yang banyak direkomendasikan adalah popok merk Fitti dengan jenis Day and Night yang mendapatkan banyak review positif dari penggunanya.

Berikut ini review popok Fitti Day and Night dari Moms Fia Afifah Rahman, Moms Orami sekaligus Moms dari Hamish Syakir Althafour (4 tahun) dan Hannah Shabira Annanima (2 tahun).

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Begini Trik Memilih Popok Bayi Sesuai Usianya

Review Popok Fitti Day and Night

Review-Fitti-Day-Night-Testimoni.jpg

Fitti Day and Night Baby Diaper Pants diklaim antibocor dan bisa digunakan untuk pemakaian siang dan malam oleh bayi. Dengan air flow technology, popok ini memiliki pori-pori mikro untuk mengoptimalkan aliran udara sehingga dapat menjaga kulit bayi yang tertutupi oleh popok tetap kering, sejuk, dan tidak lembab.

Selain itu, popok Fitti Day and Night juga memiliki pelindung antibocor ganda dengan lapisan penyerap yang memiliki daya serap lebih baik, sehingga dapat digunakan oleh Si Kecil pada siang dan malam hari. Memiliki desain yang pas dan berbentuk celana, membuat pemakaian popok dapat digunakan secara cepat dan mudah saat dilakukan di mana pun.

Dengan kemasan terbaru, popok Fitti Day and Night mampu menampung hingga 20 persen cairan lebih banyak dengan improved Smart Gel dari pada jenis sebelumnya. Sehingga, Si Kecil bebas bermain seharian dan terhindar dari rasa cemas karena takut popok yang bocor semalaman.

Meskipun memiliki gambar yang berwarna-warni, pewarna yang dipakai untuk print gambar di popoknya diklaim aman saat dipakai oleh bayi dan tidak luntur. Jadi Moms tidak perlu khawatir warnanya akan menempel di celana atau bahkan mengiritasi kulit bayi.

Dengan harga sekitar Rp90 ribu – Rp140 ribu karena tergantung ukuran, popok Fitti Day and Night memiliki berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan berat badan Si Kecil, yakni:

  • S untuk bayi yang memiliki berat 4-8 Kg,
  • M untuk bayi yang memiliki berat 7-12 Kg,
  • L untuk bayi yang memiliki berat 9-14 Kg, dan
  • XXL untuk bayi yang memiliki berat 15-25 Kg

Baca Juga: Cara Mengganti Popok Bayi Cepat dan Anti Ribet

Fitti Day & Night Ebox L 96 pcs

Fitti Day & Night Ebox L 96 pcs

Kelebihan Popok Fitti Day and Night

  • Di bagian kemasan paling belakang berisi informasi tentang spesifikasi popok yang akan memudahkan Moms untuk mencari keunggulannya,
  • Bagian pelindung lebih baik dalam mencegah kebocoran, baik untuk air kencing atau pup,
  • Motif yang menarik dan berwarna, yakni bergambar alat musik dan hewan,
  • Desain yang memudahkan saat akan memakai atau pun melepas popok,
  • Tidak menyebabkan iritasi atau ruam di kulit, serta
  • Mudah menentukan bagian depan dan belakan popok karena ada tulisan ‘Back’.

Kekurangan Popok Fitti Day and Night

  • Bagian karet popok sedikit kaku dan kurang elastis, sehingga kadang bisa sobek saat terlalu banyak mendapat tekanan atau sobekan. Terkadang, ini membuat bayi rewel karena pinggangnya terasa tidak nyaman,
  • Lapisan lebih tipis, sehingga akan terasa lembab dan basah jika dipakai terlalu lama,
  • Tidak memiliki indikator tingkat kebasahan yang bisa memudahkan Moms mengetahui tingkat kelembapan popok,
  • Ukuran lebih kecil dari popok serupa, dan
  • Bagian belakang popok yang tidak terlalu lebar.

Baca Juga: Apakah Popok Bisa Bikin Kaki Anak Berbentuk X?

Tips Menggunakan Popok Sekali Pakai

tips menggunakan popok pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Meski memudahkan, First Cry mencatat ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan popok sekali pakai untuk bayi:

  • Awasi kulit bayi saat mengganti popok. Beberapa bayi memiliki kulit sensitif, jadi periksalah apakah ada ruam di area yang tertutupi oleh popok.
  • Penting untuk sering mengganti popok. Popok harus diganti setiap 3 sampai 4 jam sekali. Membiarkan bayi menggunakan popok basah dapat meningkatkan kemungkinan terkena ruam, iritasi, hingga penyakit flu.
  • Segera mengganti popok, apalagi saat bayi terlihat mengeden untuk mengeluarkan pup.
  • Selalu simpan popok ekstra di dalam tas untuk memudahkan saat berjalan-jalan.
  • Saat memilih ukuran untuk dipakaikan ke bayi, bisa disesuaikan dengan ukuran berat yang tertera pada setiap kemasan popok.
  • Selalu gunakan popok yang longgar untuk menghindari ruam.
  • Sebelum mengganti popok bayi, selalu oleskan minyak atau krim khusus untuk mencegah ruam atau iritasi terlebih dahulu.
  • Saat melepas popok, pertama bersihkan dengan air lalu oleskan minyak atau krim.
  • Selalu pilih ukuran yang agak besar atau longgar untuk mencegah bayi dari ruam.
  • Ganti popok sesering mungkin. Jangan biarkan bayi memakai popok yang rusak atau terlalu karena dapat menyebabkan ruam.

Baca Juga: Review Jujur Popok Fitti Gold Premium oleh Moms Orami

Salah satu dampak negatif penggunaan popok, baik popok sekali pakai atai popok kain adalah akan menimbulkan ruam. Penelitian dari British Journal of General Practice mencata, ruam popok menyumbang 20 persen permasalah bayi dan anak.

Data penelitian tersebut berasal dari kuesioner yang diisi sendiri oleh orang tua di Avon Longitudinal Study of Pregnancy and Childhood (ALSPAC). Tingkat respons terhadap kuesioner tentang anak yang diberikan empat minggu setelah melahirkan di antara orang tua bayi tunggal adalah.

Hasilnya, terjadi ruam popok pada bayi sekitar 25 persen pada bayi responden. 14 faktor penyebab yang sangat signifikan muncul, dan 10 di antaranya adalah karena: popok kotor, kontak dengan dokter tentang masalah lain, riwayat ruam pada persendian atau lipatan kulit, jenis popok yang dikenakan, diberi makan sereal, dibawa ke ranjang ibu saat terbangun di malam hari, riwayat cradle cap, kondisi kesehatan umum, sakit perut, dan hanya diberi ASI.

Jadi, kemungkinan timbulnya ruam popok meningkat dengan penyakit yang menyertai dan pengenalan awal sereal. Popok sekali pakai memberikan sedikit perlindungan, dan temuan ini membantu mendukung hal tersebut.

Semoga dengan adanya review popok Fitti Day and Night ini bisa menjadi pertimbangan saat akan membeli popok untuk bayi ya.

Artikel Terkait