Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Ibu Hamil | Dec 27, 2017

Sering Tak Disadari, Ternyata Ini Pentingnya Albumin Bagi Ibu Hamil

Bagikan



Apakah Moms pernah mendengar kata ‘Albumin’? Albumin memang masih terasa asing didengar, namun ternyata manfaatnya banyak sekali lho, Moms.

Albumin merupakan salah satu unsur terpenting dalam struktur plasma darah. Banyak atau sedikitnya kadar albumin di dalam tubuh manusia dapat memengaruhi fungsi dan kerja plasma darah.

Albumin merupakan bagian dari protein plasma darah yang memiliki banyak peran lho, seperti mengatur tekanan osmotik darah, menjaga keseimbangan di dalam tubuh, mengangkut nutrisi di dalam tubuh, dan membantu kerusakan jaringan sel di dalam tubuh.

Albumin Bagi Ibu Hamil

Tahukah Moms meskipun seseorang sudah memakan makanan sehat dan bergizi namun kadar albumin dalam tubuhnya rendah, maka semua nutrisi yang masuk tidak akan dapat terangkut?

Oleh karena itu, penting sekali bagi ibu hamil untuk dapat memenuhi kebutuhan albumin dalam tubuhnya. Selain mengantarkan nutrisi ke seluruh tubuh, albumin juga sangat penting untuk menjaga tumbuh kembang janin.

“Jadi jika ibu hamil kebutuhan albuminnya terpenuhi, maka bayi itu akan berkembang secara cepat selama Sembilan bukan di dalam perut. Hal ini terjadi karena kebutuhan protein untuk bayi di dalam perut terpenuhi,” ujar DR. Dr. Taufik Jamaan SpOG, Ahli Obsteri dan Ginekologi dari RSIA Bunda, saat ditemui di acara peluncuran Albusmin, beberapa waktu lalu.

Menurut dr. Taufik, sangat berbahaya jika ibu hamil kekurangan albumin. Hal ini akan mengakibatkan janin kekurangan gizi, akibatnya tumbuh kembang janin pun akan mengalami hambatan.

“Ada juga kasus dimana setelah melahirkan kadang ada kondisi ibu menderita kaki dan tangan bengkak, hal ini juga dapat disebabkan karena kekurangan albumin,” lanjut dr. Taufik.
Namun, banyak ibu hamil yang mengalami kekurangan albumin, salah satu penyebabnya adalah kekurangan makanan yang baik dan bergizi serta terjadinya muntah-muntah saat masa kehamilan.

Mendeteksi Ibu Hamil Kekurangan Albumin

Menurut dr. Taufik, setelah kehamilan memasuki usia 28 minggu, jika ibu kekurangan albumin maka akan terjadi hemodelusi atau darah encer.

“Kalau ibu kurang zat gizi pada minggu setelah bulan kehamilan ketujuh, maka ibu akan terlihat jalan pingsan, atau ibunya kondisinya lemah letih lesu, itu gejala terjadi hemodelusi darah. Banyak juga ibu hamil mengeluh kaki bengkak, ada sesak napas pula di paru-paru, itu juga tanda kekurangan albumin dalam darah,” ujar dr. Taufik.

Bagaimana Cara Mencukupi Albumin Dalam Tubuh?

Kadar normal albumin dalam darah mencapai 3.4-5.4 g/dl. Albumin sendiri didapat dari hasil metabolisme protein di dalam hati menjadi plasma protein.

Kekurangan albumin atau yang juga disebut dengan hipoalbumin akan berdampak pada rasa lemas, tenaga berkurang, dan mudah sakit.

Untuk memenuhi kebutuhan albumin dalam tubuh, ibu hamil dapat memakan makanan yang mengandung albumin seperti ikan, telur, kacang-kacangan, dan sebagainya.

“Protein itu banyak, ada protein nabati dan hewani. Namun kadar albumin di ikan gabus itu menduduki peringkat pertama yang mengandung albumin paling tinggi,” ujar dr. Taufik.

Dr. Taufik tidak untuk ibu hamil mengonsumsi ikan gabus dengan cara memasak digoreng, karena saat digoreng, kadar albumin sudah menurun. Lebih baik untuk mengonsumsi ikan gabus dengan cara memasak direbus.

(CAR)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.