Fashion & Beauty

4 Juni 2021

Bahaya Kandungan SLS pada Produk Perawatan Kulit

SLS biasa ditemui di skincare, sabun, sampo, juga pasta gigi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

SLS adalah kandungan yang sering kali digunakan dalam berbagai macam produk perawatan tubuh.

Apakah Moms pernah mendengar istilah SLS? SLS atau sodium lauryl sulfate adalah bahan yang sering terkandung di dalam produk perawatan tubuh, seperti pasta gigi, sampo, sabun, juga skincare.

SLS dikenal sebagai bahan skincare yang bisa membuat kulit iritasi dan kering, makanya sekarang sudah banyak produk perawatan kulit yang tidak mengandung SLS.

“Fungsi SLS adalah sebagai surfaktan. Mereka menarik air dan memecah minyak, sehingga membantu proses pembersihan. Sulfat yang biasa digunakan dalam skincare adalah SLS, sodium dodecyl sulfate, dan sodium laureth sulfate (SLES),” jelas ahli kecantikan kulit, Dr. Anita Sturnham.

Baca Juga: Lakukan 5 Tips Ini Sejak Akhir Kehamilan untuk Meningkatkan Produksi ASI

Mengenal Lebih Jauh, SLS Adalah...

sls adalah

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang tadi sudah dijelaskan secara singkat. SLS adalah singkatan dari Sodium Lauryl Sulfate yang biasa digunakan sebagai bahan untuk emulsifier. Imulsifier sendiri memiliki fungsi untuk membantu bahan-bahan produk tercampur dengan sempurna,

Ada beberapa produk perawatan tubuh dan juga kulit yang kita gunakan memakai SLS. Seperti yang sudah kita ketahui, produk yang kita pakai seperti sabun dan sampo mengandung banyak sekali bahan baku.

Terkadang beberapa bahan baku tersebut memiliki sifat seperti minyak dan air. Dengan kata lain keduanya menjadi sulit atau mungkin tidak bisa disatukan.

Ketika hal ini terjadi, dua bahan tersebut bisa menyatu jika ada surfaktan. Dan dalam hal ini adalah SLS. Jadi kegunaan dari SLS adalah menyatukan beberapa bahan yang sifat naturalnya tak bisa menyatu.

Tak hanya itu, peral lain SLS adalah sebagai foaming agent atau membuat produk pembersih tubuh bisa mengeluarkan busa yang sangat banyak.

Ternyata tak semua SLS ditulis dengan nama aslinya lho, Moms! Beberapa nama lain dari SLS adalah;

  • Sulfuric Acid
  • Sodium Dodecyl Sulfate
  • Sodium Salt
  • Monododecyl Ester
  • Sodium Salt Sulfuric Acid
  • Aquarex me atau Aquarex Methyl

Nah Moms, SLS adalah bahan yang sudah lama ditemukan. Bahkan SLS sudah digunakan sejak tahun 1930-an pada produk sampo. Dalam produk sampo SLS adalah untuk menyingkirkan minyak dan juga kotoran yang berada di rambut.

SLS adalah bahan yang umum ditemukan di berbagai produk harian seperti sampo, sabun, bahkan pasta gigi. Namun, SLS pun menjadi salah satu bahan yang bisa berbahaya. Dari mulai iritasi hingga bisa menjadi penyebab kanker kulit. Yuk ketahui lebih lanjut!

Baca Juga: Kulit Kering? Atasi dengan 5 Masker Wajah Alami Ini!

Bahaya Kandungan SLS pada Kulit

applying hand lotion

Foto: Orami Photo Stock

Bahaya kandungan SLS adalah hal yang perlu Moms ketahui. Jangan sampai Moms memakai berbagai produk dengan kandungan SLS yang berbahaya untuk kesehatan kulit.

World Health Organization (WHO) dan International Labour Organization (ILO) mengklasifikasi SLS sebagai bahan berbahaya. Untuk kulit, SLS bisa memicu iritasi kulit. Tapi, seberapa jauh SLS berbahaya untuk kulit?

Food and Drug Administration (FDA) menganggap SLS sendiri adalah sebuah bahan yang aman. Bahkan SLS sendiri dikatakan memiliki level aman seperti bahan makanan.

Mengenai penggunaannya dalam kosmetik dan tubuh, studi yang diterbitkan pada tahun 1983 yakni International Journal of Toxicology mengatakan SLS adalah bahan yang tidak berbahaya jika digunakan sebentar atau tidak lama.

Jika bahan produk yang memakai SLS adalah sampo dan sabun, hal tersebut takkan membahayakan karena hanya berada sebentar di kulit sebelum dibilas.

Laporan yang sama pun menjelaskan bahwa produk yang bertahan di kulit tidak boleh melebihi 1% dari konsentrasi SLS.

Dr. Anita menjelaskan bahwa bahaya SLS adalah dapat membuat kulit kering, sensitif, kering, mengelupas, kesat, dan seperti ditarik.

Baca Juga: 5 Penyebab Kulit Kering yang Sering Tidak Kita Sadari

Rasa kesat dan tertarik itu diakibatkan minyak alami kulit yang hilang setelah menggunakan produk dengan SLS. Hal ini akan diperparah jika Moms memiliki kondisi kulit khusus seperti eksim dan jerawat.

“SLS bisa menyebabkan iritasi. Sabun muka dengan SLS memperparah kondisi pasien saya yang mengalami masalah jerawat, rosacea, dan kondisi kulit inflamasi lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya ada di skincare, SLS di dalam pasta gigi dan sampo juga berbahaya. Pada produk perawatan rambut, SLS membuat helaian rambut jadi sangat kering dan gampang patah, juga dengan cepat melunturkan warna rambut. Begitu juga pada pasta gigi.

“Beberapa produk perawatan gigi dapat menimbulkan iritasi di dalam mulut, sehingga bisa menimbulkan masalah gusi dan sariawan. Kalau Anda sering mengalami sariawan, saya menyarankan untuk menghindari SLS dan alkohol dalam pasta gigi,” terang dokter gigi sekaligus pemilik Smile Design By Ash, Ashish Parmar.

Itulah bahaya kandungan SLS yang mungkin akan dialami.

Baca Juga: Berbahaya Bagi Kulit, Hindari 4 Bahan Ini Dalam Produk Skincare

Apakah SLES Lebih Aman?

Bahan Skincare yang Cocok Untuk Melembapkan Kulit Kering

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah kita ketahui, SLS adalah bahan yang bisa membahayakan untuk kulit. Karena bahaya kandungan SLS tersebut, banyak yang bilang kalau sodium laureth sulfate (SLES) adalah bahan yang lebih baik dari SLS, tapi memiliki fungsi yang sama.

Tapi ternyata tidak seperti itu, Moms, sebab kedua bahan tersebut memiliki efek iritasi, sehingga lebih baik hindari SLS dan SLES.

“Mengganti SLS ke SLES tidak menyelesaikan masalah. Meskipun tidak sekeras SLS, SLES melalui proses yang disebut ethoxylation, yang kemungkinan besar terkontaminasi dengan 1-4 dioxane, yakni zat beracun,” ujar Imelda Burke, ahli skincare organik.

Baca Juga: Mengenal Alkohol Denat pada Skincare, Amankah?

Bahan Pengganti SLS

perawatan kulit.jpg

Foto: Orami Photo Stock

SLS memang banyak terdapat di berbagai macam produk. Kendati demikian, Moms tak perlu merasa panik ataupun khawatir.

Tenang saja Moms, SLS bisa tergantikan kok, yang penting kita harus lebih teliti dalam melihat berbagai komposisi di kemasan produk perawatan. Dengan begitu, bahaya kandungan SLS bisa Moms hindari.

Dr. Anita menyarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang bebas paraben, bebas sulfat, dan tidak mengandung busa.

“Cari sabun bertekstur krim atau gel yang lembut. Juga kaya akan bahan pembersih alami, seperti ekstrak buah-buahan dan minyak alami. Saya sendiri suka wheat germ dan rosehip sebagai bahan pembersih. Bahan-bahan ini lembut di kulit tanpa menghilangkan minyak alami di kulit,” jelasnya.

Selain itu, Moms bisa memilih produk dengan glycerin yang terbuat dari tanaman, serta hyaluronic acid. Hyaluronic acid adalah bahan yang mampu menghidrasi dan melindungi lapisan kulit.

Baca Juga: 4 Bahan Skincare Alami untuk Menghilangkan Flek Hitam

Ternyata, bahaya kandungan SLS bagi kulit memang ada ya Moms. Makanya mulai sekarang coba lebih memerhatikan segala kandungan dalam produk perawatan tubuh serta kulit ya!

Nah, bahaya SLS adalah ketika digunakan terlalu banyak dalam produk. Jangan sampai kulit jadi kering dan iritasi karena salah menggunakan produk.

  • https://journals.sagepub.com/doi/10.3109/10915818309142005
  • http://www.ilo.org/dyn/icsc/showcard.display?p_lang=en&p_card_id=0502
  • https://www.accessdata.fda.gov/scripts/cdrh/cfdocs/cfcfr/CFRSearch.cfm?fr=172.822
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait