27 Februari 2024

Kandungan Surat Yusuf Ayat 87 tentang Larangan Berputus Asa

Motivasi untuk selalu berpegang teguh pada rahmat Allah SWT

Salah satu pengingat agar selalu optimis dan tidak boleh berputus asa atas rahmat Allah SWT, telah disebutkan dalam Al-Qur'an pada surat Yusuf ayat 87.

Dilihat dari asbabun nuzul atau sebab-sebab turunnya ayat ini adalah keyakinan Nabi Ya’qub AS bahwa anaknya, yakni Nabi Yusuf, masih hidup.

Karena itulah, dirinya meminta anak-anaknya untuk terus mencari Nabi Yusuf, hingga berharap agar akhirnya dapat bertemu kembali dengan keluarga.

Yuk, simak tafsir lengkap surat Yusuf ayat 87 pada ulasan berikut ini!

Baca Juga: Kisah dan Doa Nabi Ayyub Saat Sakit

Bacaan Surat Yusuf Ayat 87 Beserta Arti Per Kata

Surat Yusuf
Foto: Surat Yusuf (Iqna.ir)

Surah Yusuf sendiri berarti Nabi Yusuf, diturunkan di Mekkah sehingga masuk dalam kategori surat Makiyyah.

Surat ini terletak dalam juz 13 dan menjadi surat ke 12 dalam Al-Qur'an, dengan jumlah ayat 111.

Berikut ini adalah bacaan surat Yusuf ayat 87 beserta tulisan Arab, latin, dan artinya agar memudahkan saat membacanya:

یٰبَنِیَّ اذۡہَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ یُّوۡسُفَ وَ اَخِیۡہِ وَ لَا تَایۡـَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰہِ ؕ اِنَّہٗ لَا یَایۡـَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰہِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡکٰفِرُوۡنَ

(Yaa banii-yaadzhabuu fatahassasuu min yuusufa wa-akhiihi walaa tayasuu min rauhillahi innahu laa yai-asu min rauhillahi ilaal qaumul kaafiruun(a))

Artinya: “Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” (QS Yusuf: 87)

Supaya lebih mudah memaknainya, berikut surat Yusuf ayat 87 dengan arti per kata:

يَٰبَنِىَّ

(Yābaniyya): Wahai keturunanku

ٱذْهَبُوا۟

(Idh'habū): Pergilah kamu

فَتَحَسَّسُوا۟

(Fataḥassasū): Maka carilah/selidikilah

مِن

(Min): Dari/tentang

يُوسُفَ

(Yūsufa): Yusuf

وَأَخِيهِ

(Wa-akhīhi): Dan saudaranya

وَلَا

(Walā): Dan jangan

تَا۟يْـَٔسُوا۟

(Tāy'asū): Kamu putus asa

مِن

(Min): Dari

رَّوْحِ

(Rawḥi): Rahmat

ٱللَّهِۖ

(l-lahi): Allah

إِنَّهُۥ

(Innahu): Sesungguhnya

لَا

(): Tidak

يَا۟يْـَٔسُ

(Yāy'asu): Berputus asa

مِن

(Min): dari

رَّوْحِ

(Rawḥi): Rahmat

ٱللَّهِ

(l-lahi): Allah

إِلَّا

(Illā): Kecuali/melainkan

ٱلْقَوْمُ

(l-qawmu): Kaum

ٱلْكَٰفِرُونَ

(l-kāfirūna): Orang-orang yang kafir

Baca Juga: Kisah Nabi Ishaq, Mulai dari Lahir hingga Meninggal

Tafsir Surat Yusuf Ayat 87

Tafsir Surat Yusuf
Foto: Tafsir Surat Yusuf (Islamiclandmarcks.com/mapio.net)

Para ahli tafsir telah menerangkan surat Yusuf ayat 87 ini dalam buku tafsirnya masing-masing, di antaranya:

1. Tafsir Kementrian Agama RI

Disebutkan saat Yakub berkata kepada anak-anaknya bahwa dirinya yakin, mimpi Yusuf yang dulu itu adalah benar dan ia akan sujud menghormatinya.

Kalau mereka berpendapat lain, Yakub mengingatkan anak-anaknya bahwa satu saat Allah SWT akan memperlihatkan kebenaran pendapatnya itu.

Ia pun meminta anak-anaknya untuk kembali ke Mesir dan menyelidiki sampai mendapat berita yang pasti tentang Yusuf dan adiknya Bunyamin, yang dikabarkan hilang.

Dalam surat Al-Hijr ayat 56, disebutkan bahwa orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah SWT adalah orang-orang yang sesat.

Oleh karena itu, orang-orang mukmin tidak akan berputus asa karena musibah yang menimpanya, dan tidak goyah imannya karena bahaya yang melanda.

Mereka bersabar dan tabah menghadapi segala kesulitan yang dialaminya.

Orang mukmin dengan rela dan penuh keikhlasan menerima takdir dari Allah SWT.

Tentunya perlu disertai dengan keyakinan bahwa suatu saat nanti Allah SWT akan menghilangkan semua kesulitan itu.

Dalam tafsir karya Muhammad Quraish Shihab, dikatakan bahwa yakin dan percaya kepada Allah SWT...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.