25 April 2024

Kumpulan Doa Meminta Rahmat kepada Allah SWT, Yuk Panjatkan!

Salah satu doa meminta rahmat ini terdapat juga dalam kisah Al-Kahfi

Sebagai makhluk yang tidak luput dengan khilaf, Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya untuk memanjatkan doa meminta rahmat.

Sebab, Allah SWT sangat menyukai orang yang berdoa. Terlebih lagi, Allah SWT senantiasa menerima taubat dari hamba-Nya.

Seperti salah satu sifat Allah SWT yang berkali-kali disebutkan dalam Alquran, misalnya:

إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: “Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang,” (QS Al-Baqarah: 37).

Baca Juga: 5+ Doa Meminta Kesembuhan, Insya Allah Diijabah Allah SWT!

Doa Meminta Rahmat dan Petunjuk

Foto: Berdoa kepada Allah SWT
Foto: Foto: Berdoa kepada Allah SWT (Orami Photo Stock)

Selain ayat yang disebutkan di atas, masih banyak lagi ayat-ayat dalam Alquran yang menunjukkan bahwa ampunan dan rahmat Allah SWT begitu luas.

Salah satu doa meminta rahmat dan petunjuk disebutkan dalam kisah Ashabul Kahfi yang lari dari kejaran raja yang zalim. Kisah dan doa tersebut tercatat dalam surat al-Kahfi:

إِذۡ أَوَى ٱلۡفِتۡيَةُ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ فَقَالُواْ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةٗ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدٗا

Artinya: “(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: ‘Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)’,” (QS Al-Kahfi: 10).

Menurut tafsir al-Quran al-Adzim karya Ibnu Katsir, ayat ini menerangkan tentang Ashabul Kahfi (para pemuda yang bersembunyi di gua).

Mereka bersembunyi di gua yang berada di dekat gunung dari kejaran pasukan raja zalim, karena menentang untuk melakukan perbuatan syirik dengan mengikuti ajaran mereka.

Dalam pengejaran tersebut, mereka memanjatkan doa tersebut.

Mereka memohon diberi rahmat dan petunjuk agar dilindungi dari pasukan raja yang zalim tersebut.

Baca Juga: 2 Bacaan Doa Nabi Khidir, Memohon untuk Dikabulkan Hajat

Doa Meminta Rahmat dan Karunia

Berdoa (Orami Photo Stocks)
Foto: Berdoa (Orami Photo Stocks)

(Allahumma Innii As-Aluka Min Fadhlika Wa Rahmatika Fa Innahu Laa Yamlikuhaa Illa Anta)

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena tidak ada yang memilikinya kecuali hanya Engkau,” (HR Abu Nu'aim).

Bagi orang yang membaca doa ini, berarti dirinya sedang pasrah terhadap dirinya sendiri secara total.

Dirinya menganggap tidak ada karunia di semesta ini kecuali dari Allah SWT, serta tidak ada nikmat kecuali dari Allah SWT.

Kasih sayang-nya meliputi segala sesuatu, salah satunya dengan memberikan rahmat dan karunia yang kadang tidak disadari.

Baca Juga: Ikhtiar dengan Doa Agar Cepat Hamil Ini, Yuk Lakukan!

Doa Meminta Rahmat dan Ampunan

Memanjatkan Doa (Orami Photo Stocks)
Foto: Memanjatkan Doa (Orami Photo Stocks)

Doa merupakan bentuk ibadah yang mulia, karena dengan berdoa berarti seorang hamba telah merendahkan dirinya dengan memohon dan meminta kepada Dzat Yang Mahamulia, Allah SWT.

Menurut penelitian di UIN Sunan Ampel Surabaya tentang penafsiran terhadap surat Az-Zumar ayat 53-54, menunjukkan bahwa adanya tentang larangan berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Yang dimaksud dengan larangan berputus asa tersebut adalah larangan berputus asa dari ampunan Allah SWT, yaitu dengan cara kembali dan berserah diri kepada Allah.

Sedangkan yang dimaksud dengan rahmat adalah ampunan Allah SWT. Karena sesungguhnya Allah senantiasa mengampuni semua dosa hamba-hamba-Nya kepada yang benar­ benar ingin bertaubat, kembali dan berserah diri kepada Allah.

Sebab, di antara doa yang paling penting untuk dipanjatkan doa meminta rahmat dan ampunan ini.

Dirinya berharap diampuni segala dosa yang pernah dilakukan, serta rahmat untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Berikut beberapa doa meminta rahmat dan ampunan yang terdapat dalam Alquran:

1. Surat Hud

رَبِّ إِنِّيٓ أَعُوذُ بِكَ أَنۡ أَسۡ‍َٔلَكَ مَا لَيۡسَ لِي بِهِۦ عِلۡمٞۖ وَإِلَّا تَغۡفِرۡ لِي وَتَرۡحَمۡنِيٓ أَكُن مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)-nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi,” (QS Hud: 47).

رَبَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَا وَأَنتَ خَيۡرُ ٱلرَّٰحِمِينَ

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.