01 April 2020

5 Tahapan Bayi Duduk, Moms Wajib Tahu!

Ketahui tahapannya berikut ini

Menyaksikan tahapan tumbuh kembang anak adalah saat-saat yang membahagiakan bagi para orang tua. Baik itu ketika Si Kecil belajar berbicara, merangkak, duduk, dan berjalan.

Jika Si Kecil hendak belajar cara duduk, Moms perlu mengetahui seperti apa tahapan bayi duduk, sebagai salah satu fase yang sangat dinanti-nantikan setiap orang tua.

Tahapan Bayi Duduk

Mengutip jurnal Paediatrics & Child Health, penting untuk melakukan pengawasan dan memantau perkembangan anak dari waktu ke waktu.

Hal ini dilakukan sehingga orang tua dapat mengetahui perkembangan yang sehat dan mengidentifikasi anak-anak yang mungkin memiliki masalah perkembangan.

Ada beberapa hal yang perlu Moms ketahui saat Si Kecil sudah mulai memasuki milestones belajar duduk. Berikut ini tahapan bayi duduk, mengutip dari Parents.com.

Baca Juga: 5 Stimulasi Untuk Memaksimalkan Kemampuan Bayi Duduk

1. Pastikan Keterampilan Motorik Sudah Bagus

tahapan bayi duduk-1.jpg
Foto: tahapan bayi duduk-1.jpg (Workingmother.com)

Foto: workingmother.com

Mengetahui hal apa yang dapat membantu Si Kecil agar bisa belajar duduk sendiri adalah tahapan yang penting. Bayi mungkin mulai belajar duduk ketika menginjak usia 4 bulan, atau paling lambat 9 bulan.

"Pastikan bayi memiliki beberapa keterampilan motorik besar tertentu, seperti harus dapat menahan lehernya, memiliki keseimbangan, dan otot-otot tubuh," jelas Dr. Kurt Heyrman, mengutip Parents.com.

2. Otot-otot Bayi Semakin Kuat

tahapan bayi duduk-2.jpg
Foto: tahapan bayi duduk-2.jpg (Osteo4families.com.au)

Foto: osteo4families.com.au

Sejak lahir, bayi akan melakukan tummy time, di mana Si Kecil menghabiskan waktu bermain dengan perutnya yang membantu memperkuat otot leher, perut, dan punggung.

Secara umum, otot-otot bayi menguat dari kepala ke kaki, jadi setelah otot lehernya menguat, selanjutnya pada punggung atas dan punggung bawahnya.

Cara mengetahui otot-otot itu semakin kuat ketika Si Kecil mulai mengangkat kepalanya dari lantai untuk melihat secara horizontal.

Untuk membantu melatih keterampilan motoriknya, ubah posisi bayi sesering mungkin pada masa tahapan bayi belajar duduk. Misalnya, pindahkan bayi dari posisi terlentang ke tengkurap, atau dari boks bayi ke lantai.

Baca Juga: 5 Manfaat Tertawa untuk Tumbuh Kembang Bayi

3. Mulai Duduk Sendiri Selama Beberapa Detik

tahapan bayi duduk-3.jpg
Foto: tahapan bayi duduk-3.jpg (babycentre.co.uk)

Foto: babycentre.co.uk

Jika Si Kecil sudah bisa mengangkat kepalanya sendiri, Moms dapat memposisikan bayi duduk di kursi khusus, atau dengan bantal yang menopang bayi dan membantunya duduk. Jangan lupa agar selalu diawasi, ya.

Tahapan duduk pada bayi selanjutnya adalah ketika ia tumbuh lebih kuat, bayi akan bisa duduk selama beberapa detik ketika ditempatkan dalam posisi duduk. Meskipun pada awalnya mungkin posisinya akan mudah goyah.

Si Kecil bisa mengangkat kepalanya tegak dan sedikit seimbang tetapi biasanya hanya beberapa detik saja. Meskipun dia akan sering jatuh pada tahap ini, tetapi bayi belajar.

"Pada usia 6 bulan, kebanyakan bayi seharusnya dapat duduk sendiri selama satu atau dua detik sendiri," kata Dr. Heyrman.

Baca Juga: 4 Alasan Bermain dengan Cermin Bagus untuk Tumbuh Kembang Bayi

4. Membangun Keseimbangan Tubuh

tahapan bayi duduk-4.jpg
Foto: tahapan bayi duduk-4.jpg (verywellfamily.com)

Foto: verywellfamily.com

Bayi perlu belajar keseimbangan sebelum bisa duduk sendiri. Meskipun ia memiliki otot-otot tubuh yang baik, tetapi ia membutuhkan hal yang lain.

Karena keseimbangan merupakan neuromuskuler (berhubungan dengan jaringan saraf dan otot), jadi, sebelum ia dapat duduk, Si Kecil membutuhkan kekuatan otak tertentu pada tahapan duduk bayi selanjutnya.

Untuk membantunya, Moms bisa menempatkan bayi di sudut kursi atau sofa sehingga dia bisa mulai merasakan bagaimana rasanya duduk.

Jika ingin berlatih duduk bersama, Moms dapat duduk di lantai dengan kaki disilangkan, dan biarkan Si Kecil duduk di antara betis dan hamstring Moms, sehingga posisi ini akan mendukung tubuh bayi dengan aman.

Baca Juga: Anak Duduk dengan Posisi Huruf ‘W’, Aman atau Tidak?

5. Duduk dengan Posisi Tripod

tahapan bayi duduk-5.jpg
Foto: tahapan bayi duduk-5.jpg (Thebump.com)

Foto: thebump.com

Tahapan bayi saat belajar duduk selanjutnya adalah duduk dengan posisi tripod. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan satu atau kedua lengan bayi, untuk membantu menstabilkan batang tubuhnya, sekaligus menopang berat badan Si Kecil.

Melansir American Academy of Pediatrics (AAP), di usia 8 bulan, bayi mungkin akan bisa duduk tanpa dukungan. Meskipun dia mungkin akan terjatuh-jatuh, dia biasanya akan menahan dirinya sendiri dengan tangannya.

Pastikan untuk menjaga Si Kecil di masa awal-awal ini, menjaga sekelilingnya dari barang-barang yang berisiko. Di tahap ini, ia mungkin akan membutuhkan bantuan Moms agar mendapatkan posisi yang stabil.

Itu dia Moms, tahapan bayi duduk yang akan dilalui Si Kecil. Moms memiliki peran untuk selalu mengawasi bayi saat ia belajar duduk, ya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.