19 Juni 2024

34 Tarian Tradisional dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Mengenal tarian tradisional Indonesia sangat penting untuk pengetahuan anak-anak

Mengenal tarian tradisional Indonesia tentu sangat penting untuk Si Kecil.

Ada 34 macam tarian provinsi dari Aceh hingga Papua yang harus Si Kecil kenali.

Tari atau gerak tubuh merupakan salah satu seni pertunjukan yang diselaraskan dengan iringan alat musik.

Indonesia sendiri cukup terkenal dengan keanekaragaman budayanya, termasuk tarian daerahnya yang selalu menjadi sorotan.

Biasanya tarian budaya ini ditampilkan dalam acara penyambutan tamu, memperingati hari atau acara penting, serta untuk ritual keagamaan.

Baca Juga: Mengenal Tari Piring: Asal, Sejarah dan Makna dari Gerakannya

Tarian Tradisional Indonesia dari Berbagai Provinsi

Indonesia adalah negeri yang penuh dengan budaya dan tradisi, tak heran jika budaya Indonesia disukai hingga mancanegara.

Sejak dulu, tari selalu menjadi bagian penting dari budaya Indonesia karena digunakan untuk merayakan tonggak penting dalam kehidupan.

Baik untuk ritual keagamaan ataupun adat istiadat tertentu.

Untuk lebih memahami dan membenamkan diri dalam budaya Indonesia, berikut daftar jenis tarian daerah di Indonesia yang harus Moms ketahui.

Tarian Tradisional Pulau Sumatera

Berikut ini beberapa jenis tarian di Pulau Sumatera berdasarkan provinsinya.

1. Tarian Tradisional Aceh

Tari Saman - Aceh
Foto: Tari Saman - Aceh (Disbudpar.acehprov.go.id)

Kita mulai dari tarian tradisional Indonesia asal Aceh, yakni tari Saman.

Ini salah satu tarian paling terkenal dari indonesia, bahkan telah dipentaskan di banyak negara asing dan dimasukkan oleh UNESCO dalam "List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding."

Melansir dari Kemendikbud Indonesia, tari Saman masuk ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk peserta tari Saman terbanyak.

Acara bertajuk "10.001 Penari Saman" pada 13 Agustus 2017 mempertemukan 12.262 penari di Stadion Thousand Hills di kota Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh.

Selain tari saman, masih ada beberapa jenis tari lainnya dari provinsi ini, yakni:

  • Tari Likok Pulo
  • Tari Malelang
  • Tari Seudati
  • Tari Kederen
  • Tari Kepur Nunguk
  • Tari Labehaten
  • Taro Landok Alun
  • Tari Tuak Kukur
  • Tari Siwah
  • Tari Resam Berume
  • Tari Ranub Lampuan
  • Tari Randai
  • Tari Pelebat
  • Tari Meusaree-saree

2. Tarian Tradisional Sumatera Utara

Tari Tor Tor - Sumatera Utara
Foto: Tari Tor Tor - Sumatera Utara (Selasar.com)

Salah satu tarian daerah dari Batak Toba, Sumatera Utara dan paling dikenal adalah tari tortor.

Tari Tortor adalah tarian perayaan adat Batak yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.

Berdasarkan sejarah, tarian ini awalnya merupakan tari ritual dan sakral yang dipentaskan pada upacara kematian, orang sakit, dan sebagainya.

Seiring perkembangan zaman dan masuknya budaya Hindu-Buddha, maka tarian Tortor ini berkembang tidak hanya sebagai tarian upacara.

Beberapa jenis tari asal Sumatera Utara lainnya, antara lain:

  • Tari Piso Surit
  • Tari Gundala-gundala
  • Tari Serampang Dua Belas
  • Tari Toping-toping

Baca Juga: 10 Jenis Pakaian Adat Bali serta Atributnya yang Cantik

3. Tarian Tradisional Sumatera Barat

Tari Piring
Foto: Tari Piring (Pinterest.com)

Tarian adat lainnya yang perlu Moms tahu adalah tari Piring yang berasal dari Sumatera Barat.

Disebut tari Piring karena penggunaan piring dalam gerakan menarinya.

Awalnya tarian yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat ini dibawakan oleh laki-laki dan perempuan untuk mempersembahkan sesaji kepada Tuhan.

Hal ini disimbolkan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

Keunikan dari tarian ini terletak pada gerakan cepat para penari dengan piring di tangan yang tidak jatuh, sesulit apapun gerakan tarinya.

Para penari mulai bergerak saat alat musik talempong dan saloang dibunyikan.

Ada juga beberapa jenis tari dari Sumatera Barat lainnya, seperti:

  • Tari Pasambahan
  • Tari Indang Badindin
  • Tari Rantak
  • Tari Galombang

4. Tarian Tradisional Bangka Belitung

Tari Campak - Bangka Belitung
Foto: Tari Campak - Bangka Belitung (Pinterest.com)

Bangka Belitung juga memiliki beberapa tari yang khas, seperti tari campak.

Tari campak dari Bangka Belitung cukup unik, di mana penari campak laki-laki maupun perempuan tidak bersentuhan.

Biasanya para penarinya adalah para bujang dan gadis yang usianya kisaran 15 tahun.

Ciri khasnya bisa dilihat penari perempuan mengenakan baju kurung dan laki-laki mengenakan pakaian teluk belanga.

Beberapa tarian dari Bangka Belitung lainnya, yaitu:

  • Tari Sapen
  • Tari Men Sahang Lah Mirah
  • Tari Kedidi Bangka
  • Tari Chiat Ngiat Pan

Baca Juga: 7 Rumah Adat Sumatera Utara yang Punya Ciri Khas Unik

5. Tarian Tradisional Provinsi Riau

Tari Zapin - Riau
Foto: Tari Zapin - Riau (Pinterest.com)

Zapin adalah salah satu bentuk tarian tradisional Indonesia yang memiliki posisi istimewa dalam seni pertunjukan tradisional Melayu.

Berakar dari budaya Melayu di Riau, tarian ini telah menjadi simbol persahabatan dan kebersamaan di daerah tersebut.

Zapin bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki fungsi edukasi, terutama bagi anak-anak.

Melalui gerakan yang anggun dan koreografi yang terstruktur, Zapin tidak hanya memperlihatkan keindahan seni tari tetapi juga mengajarkan nilai-nilai budaya dan sosial kepada generasi muda.

Musik yang mengiringi tarian Zapin merupakan kombinasi harmonis dari berbagai alat musik tradisional, termasuk gambus, akordeon, dan rebana.

Gambus, dengan suara petikannya yang khas, memberikan nuansa Timur Tengah yang mendalam, sementara akordeon menambahkan lapisan melodi yang kaya dan variatif.

Rebana, sebagai alat perkusi, menyatukan keseluruhan komposisi musik dengan ritme yang dinamis dan memikat.

Melodi yang dihasilkan dari perpaduan alat-alat musik ini menciptakan suasana yang merdu dan menyentuh hati, yang semakin memperkaya keindahan gerakan tari.

Selain tari Zapin, ada beberapa jenis tari lainnya, antara lain:

  • Tari Makyong
  • Tarian Adat Gamelan
  • Tari Suku Melaut Teluk Meranti
  • Tarian Adat Riau Manggar

6. Tarian Tradisional Kepulauan Riau

Tari Malemang - Kepulauan Riau
Foto: Tari Malemang - Kepulauan Riau (Indonesia.go.id)

Salah satu tarian dari Kepulauan Riau adalah tari Malemang.

Tari Malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan dengan paduan unsur tari, musik dan menyanyi.

Pertunjukan Tarian tradisional Kepulauan Riau ini biasanya dipentaskan oleh 14 orang penari dan masing-masing memiliki peran.

Selain tari malemang, ada beberapa jenis tarian lainnya, yaitu:

  • Tari Dayung Sampan
  • Tari Jogi Kepri
  • Tari Tebus Kipas

Baca Juga: Mengenal 10 Tarian Tradisional Aceh dan Keunikannya

7. Tarian Tradisional Provinsi Jambi

Tari Sekapur Sirih
Foto: Tari Sekapur Sirih (Pinterest.com)

Tari Sekapur Sirih adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Jambi.

Tarian ini termasuk jenis tarian penyambutan yang biasanya ditarikan oleh para penari wanita.

Dengan berpakaian adat serta diiringi oleh alunan musik pengiring, mereka menari dengan gerakannya yang lemah lembut dan membawakan cerano (wadah) sebagai tanda persembahan.

Selain sekapur sirih, ada beberapa jenis tari lainnya, yakni:

  • Tari Liang Asak
  • Tari Kisan
  • Tari Rentak Besapih
  • Tari Selampit Delapan
  • Tari Kubu
Salah satu tarian yang berasal dari Provinsi Bengkulu adalah Tari Tabot.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb