Scroll untuk melanjutkan membaca

RUPA-RUPA
22 Agustus 2022

Mengenal Sistem Tata Surya dan Jumlah Planet untuk Edukasi Anak

Dapat menjadi edukasi anak
Mengenal Sistem Tata Surya dan Jumlah Planet untuk Edukasi Anak

Tata surya adalah adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang, yakni matahari, serta semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

Objek tersebut bukan hanya berupa delapan planet, tetapi juga berupa lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, serta jutaan benda langit lainnya berupa meteor, asteroid, komet, dan lainnya.

Tata surya adalah satu-satunya yang kita ketahui dapat mendukung kehidupan makhluk hidup.

Mengenal sistem tata surya, simak ulasan berikut ini yang bisa menjadi edukasi anak, ya, Moms!

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Planet Merkurius, Planet Terdekat dengan Matahari

Sistem Tata Surya

tata surya

Foto: tata surya (wikipedia.org)

Foto Kumpulan Planet (wikipedia.org)

Sebagian besar astronom meyakini bahwa seluruh anggota dari tata surya ini berasal dari awan gas dan debu yang besar dan berputar yang dinamakan nebula matahari.

Proses ini berawal sekitar 5 miliar tahun yang lalu saat matahari mulai terbentuk.

Bahan-bahan yang tidak membentuk matahari kemudian membentuk planet-planet serta objek lainnya.

500 juta tahun kemudian, hanya sekitar 0,002% sisa nebula matahari yang tertinggal ketika tata surya kita hampir selesai, sisa nebula matahari lainnya terlempar jauh ke angkasa luar.

Benda-benda yang berada di dalam sistem tata surya berjalan sesuai dengan strukturnya secara teratur dan saling melengkapi.

Sehingga, anggota-anggota tata surya lainnya tidak merasakan kerusakan.

Baca Juga: Ini 7 Benda Langit yang Ada di Tata Surya, Yuk Cari Tahu!

Jumlah Planet pada Tata Surya

Tata Surya

Foto: Tata Surya (space.com)

Foto Urutan Planet dalam Tata Surya (space.com)

Terdapat 8 buah planet dalam tatanan tersebut, yaitu:

Merkurius

Merkurius adalah planet terdekat dari matahari sekaligus planet yang terkecil.

Ukurannya hanya sedikit lebih besar dari bulan.

Meskipun berada sangat dekat dengan matahari, Merkurius bukan planet terpanas dalam tata surya kita.

Jika berada di Merkurius, matahari akan tampak terbit sebentar, terbenam, lalu terbit lagi dari beberapa bagian permukaan planet.

Hal tersebut dikarenakan bentuk orbit Merkurius yang elips seperti telur.

Venus

Planet Venus sering disebut sebagai kembaran Bumi, karena ukuran dan kepadatannya yang hampir serupa.

Meskipun begitu, ternyata Venus adalah planet yang paling panas, lho!

Jadi, jangan berharap dapat tinggal di Venus,

Atmosfer Venus sangat tebal dan berisi karbon dioksida.

Venus juga selalu diselimuti awan tebal asam sulfat kekuningan yang memerangkap panas.

Bumi

Planet yang ketiga adalah Bumi, satu-satunya planet yang kita ketahui dapat dihuni oleh makhluk hidup.

Bumi berukuran hanya sedikit lebih besar dari Venus dan merupakan planet terbesar kelima dalam tata surya kita.

Bumi memiliki atmosfer yang melindungi makhluk di dalamnya dari meteorit serta asteroid yang masuk.

Mereka akan pecah bahkan hancur sebelum dapat mencapai permukaan Bumi.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Perbedaan Meteoroid Meteor dan Meteoroit

Mars

Mars adalah planet keempat dari matahari dengan jarak sekitar 228 juta kilometer dari matahari.

Mars memiliki atmosfer yang tipis dengan kondisi bergurun, penuh dengan debu, dingin, dan beberapa gunung berapi yang sudah punah.

Satu hari di mars sama dengan 24 jam, namun 1 tahun di Mars adalah sebanyak 687 hari di Bumi.

Banyak sekali misi mengunjungi planet Mars ini, mulai dari hanya terbang melintas, pengorbit, hingga menjelajahi permukaannya.

Misi yang pertama kali berhasil adalah terbnag lintas Mariner 4 pada tahun 1965.

Jupiter

Planet yang terbesar dari tata surya ini berjarak sekitar 778 juta kilometer dari matahari.

Jadi, tak heran jika ia membutuhkan waktu sekitar 12 tahun untuk mengelilingi matahari.

Sebanyak sembilan pesawat ruang angkasa telah mengunjungi Jupiter.

Yang terbaru adalah pesawat Juno yang tiba di Jupiter pada tahun 2016.

Saturnus

Planet Saturnus adalah planet yang unik dengan cincinnya yang sangat menawan.

Meski bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin, tetapi tak ada yang serumit dan semenawan Saturnus.

Cincin tersebut berisi batu dan bongkahan es yang berputar-putar.

Uranus

Planet ketujuh dari matahari ini memiliki diameter terbesar ketiga di sistem tata surya.

Uranus pertama kali ditemukan dengan bantuan teleskop pada tahun 1781 oleh seorang astronom bernama Willian Herschel.

Awalnya ia mengira bahwa Uranus adalah sebuah komet atau bintang.

Hingga dua tahun kemudian, berkat bantuan astronom Johann Elert Bode, Uranus diterima secara umum sebagai planet.

Neptunus

Neptunus adalah planet terjauh dari Matahari, planet yang berupa es ini sangat gelap, dingin dan selalu diterpa angin supersonik.

Neptunus juga menjadi satu-satunya planet yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Baca Juga: 10 Nama Bayi Perempuan dari Planet yang Indah!

Planet Terbesar di Tata Surya

Tata Surya

Foto: Tata Surya (wikipedia.org)

Foto Planet Jupiter (wikipedia.org)

Planet terbesar yang diketahui sejauh ini adalah Jupiter, dengan diameter yang mencapai 142.984 kilometer.

Ukuran tersebut sama dengan 11 kali ukuran dari Bumi.

Karena ukurannya yang sangat besar, Jupiter dapat terlihat dari Bumi.

Meskipun hanya terlihat seperti sebuah bintang kuning terang dengan cahayanya yang berkelap-kelip.

Berbeda dengan Bumi yang hanya memiliki 1 satelit, Jupiter memiliki satelit sebanyak 79 buah.

Kita dapat melihat puluhan bulan jika sedang berdiri di permukaan Jupiter.

Jupiter pernah melindungi Bumi dari tabrakan komet Shoemaker-Levy 9, lho!

Pada tahun 1994, komet Shoemaker-Levy 9 diprediksi akan menabrak Bumi.

Namun, komet tersebut ternyata melintasi Jupiter terlebih dahulu.

Karena memiliki gravitasi yang paling kuat, akhirnya Jupiter menarik komet tersebut untuk mendekat padanya, dan menghancurkannya.

Baca Juga: 10 Nama Bayi Laki-laki dari Planet yang Berkesan

Jumlah Tata Surya

Tata surya kita berada dalam sebuah galaksi yang bernama Galaksi Bimasakti.

Lebih tepatnya, tata surya kita berada di lengan atau jalur Orion yang berada di tepian Galaksi Bima Sakti.

Astronom telah menemukan lebih dari 3.300 bintang lain dengan planet-planet yang mengorbitnya di galaksi kita.

Jadi, kemungkinan ada lebih banyak sistem tata surya lainnya selain tata surya milik kita.

Ada lebih banyak galaksi juga di alam semesta ini, lho!

Selain Galaksi Bima Sakti, yaitu seperti Galaksi Andromeda, Galaksi Sombrero, Galaksi Ursa mayor, dan masih banyak lagi.

Itulah sekilas informasi seputar sistem tata surya yang bisa Moms ajarkan pada Si Kecil, ya!

  • https://solarsystem.nasa.gov/solar-system/our-solar-system/overview/
  • https://spaceplace.nasa.gov/other-solar-systems/en/#