03 Maret 2024

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Terpopuler Ada King Cobra!

Ada yang ditemukan dekat pemukiman, lho

Ular paling berbisa di dunia merupakan makhluk yang menakutkan dan mematikan.

Dengan berbagai spesies yang tersebar di berbagai belahan dunia, beberapa di antaranya memiliki racun yang sangat mematikan bagi manusia.

Salah satu contoh ular paling berbisa di dunia adalah Ular Taipan, yang dikenal memiliki racun yang sangat kuat dan mematikan.

Selain itu, Ular King Cobra juga termasuk dalam daftar ular paling berbisa di dunia dengan racunnya yang dapat membunuh manusia dalam waktu yang singkat.

Selain ular-ular tersebut, ada berbagai jenis ular berbisa lainnya yang patut diwaspadai.

Berikut daftarnya!

Baca Juga: Mengenal Jenis Ular Welang, Apakah Berbahaya Bagi Manusia?

1. Inland Taipan

Ular Paling Berbisa di Dunia
Foto: Ular Paling Berbisa di Dunia (Biologydictionary.net)

Ular Taipan Pedalaman (Oxyuranus microlepidotus) dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di dunia.

Ular ini secara alami ditemukan di pedalaman Australia yang berhabitat semi-gersang.

Nama "Microlepidotus," mengacu pada sisik-sisik kecil yang dimilikinya.

Ular ini memiliki racun yang sangat mematikan, dengan jumlah racun yang dihasilkan rata-rata sekitar 44 mg, dan bisa mencapai maksimum hingga 110 mg.

Beruntungnya, ular ini cenderung tidak agresif dan jarang ditemui oleh manusia di alam liar.

Meskipun demikian, gigitan ular ini memiliki potensi untuk membunuh manusia dewasa dalam waktu 45 menit.

2. Coastal Taipan

Ular Coastal Taipan merupakan salah satu ular paling berbisa di dunia. Ular ini dapat ditemukan di berbagai wilayah pesisir Australia dan Pulau Papua.

Nama ilmiahnya, Oxyuranus scutellatus, berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti "ekor berbentuk perisai."

Ular ini memiliki taring terpanjang di antara semua ular di Australia dan menghasilkan racun yang hampir identik dengan sepupunya, yaitu Ular Taipan Pedalaman (Oxyuranus microlepidotus).

Sebelum antivenom tersedia untuk spesies ini, gigitan Ular Coastal Taipan hampir selalu berakibat fatal. Racunnya dapat mengganggu sistem saraf, pembekuan darah, dan otot.

3. King Cobra

King Cobra (Ophiophagus hannah) adalah sejenis ular berbisa yang endemik di Asia.

Meskipun memiliki kata "Cobra" dalam namanya, King Cobra sebenarnya bukan anggota dari genus Naja yang merupakan kelompok ular kobra sejati.

King Cobra adalah satu-satunya spesies yang termasuk dalam genus Ophiophagus.

Ular ini merupakan ular berbisa terpanjang di dunia, dengan panjang rata-rata mencapai 3,18 hingga 4 meter, dan panjang rekor yang mencapai 5,85 meter.

King Cobra memiliki variasi warna, mulai dari hitam dengan garis putih hingga cokelat keabu-abuan. Ular ini dikenal sebagai spesies yang bersifat agresif dan dianggap sangat berbahaya.

Baca Juga: Ular Weling dengan Sederet Mitos dan Faktanya

4. Saw-scaled Viper

Ular Paling Berbisa di Dunia
Foto: Ular Paling Berbisa di Dunia (Ukrbin.com)

Ular Saw-scaled Viper (Echis carinatus) dikenal sebagai salah satu ular paling berbahaya di dunia.

Spesies ini dapat ditemukan di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, Asia Tengah, dan terutama di anak benua India.

Ular ini termasuk dalam keluarga Viperidae dan menghasilkan racun yang dapat menyebabkan pembekuan darah serta merusak jaringan.

Saw-scaled Viper memiliki ukuran yang kecil, dan mereka cenderung mudah tersinggung dan agresif.

Gigitan dari ular ini dapat mengancam nyawa manusia dan memerlukan perawatan segera dengan menggunakan anti-racun.

5. Eastern Tiger Snake

Eastern Tiger Snake (Notechis scutatus) merupakan salah satu ular berbisa yang paling mematikan di dunia. Ular ini dapat ditemukan di Australia, termasuk Tasmania dan pulau-pulau pesisirnya.

Eastern Tiger Snake tergolong dalam keluarga Elapidae dan memiliki taring beracun di bagian depan mulutnya.

Warna Eastern Tiger Snake dapat bervariasi, mulai dari cokelat keabu-abuan hingga hitam dengan garis-garis kuning.

Gigitan dari Eastern Tiger Snake dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mual, dan muntah, sambil merusak jaringan dan memengaruhi pembekuan darah.

Ular Russell's Viper (Daboia russelii) adalah spesies ular berbisa yang berasal dari anak benua...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb