3-12 bulan

12 Maret 2021

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk? Ini Hal-hal yang Perlu Moms Ketahui

Ketahui seputar perkembangan bayi yang mulai belajar duduk
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Amelia Puteri

“Umur berapa bayi bisa duduk?” mungkin menjadi salah satu pertanyaan para Moms yang baru saja memiliki anak pertama.

Tonggak perkembangan bayi yang sangat penting di antaranya adalah kemampuannya untuk merangkak, duduk, berdiri dan berjalan.

Moms mungkin bertanya-tanya, umur berapa bayi bisa duduk sendiri? Apakah ada ciri-ciri yang bisa dikenali Moms sebagai pertanda bahwa Si Kecil mulai siap belajar duduk?

Nah untuk menjawab pertanyaan umur berapa bayi bisa duduk, bayi umumnya mulai belajar duduk ketika usianya sudah memasuki 4 atau 5 bulan.

Kemudian pada usia 6-8 bulan bayi mulai bisa duduk sendiri dan pada usia 9 bulan bayi tergolong sudah mampu duduk dengan lincah.

Duduk sangat mengasyikkan untuk Si Kecil, karena ia membuka dunia yang baru dan akan menjelajahi sesuatu yang sama sekali baru. Ini juga membuat waktu makan kita jadi lebih mudah dan memberi bayi Moms perspektif baru untuk melihat sekelilingnya.

Namun, setiap bayi tentu memiliki fase tumbuh kembang beragam, beberapa di antaranya cenderung lebih cepat dan ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama.

Jadi umur berapa bayi bisa duduk dengan sempurna dan apa saja yang perlu diperhatikan? Ini jawabannya!

Baca Juga: Ini Fakta tentang Tahapan Duduk Bayi, Wajib Tahu!

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk?

umur berapa bayi bisa duduk

Foto: Orami Photo Stock

Jadi, umur berapa bayi bisa duduk? Untuk menjawab pertanyaan ini, Moms harus sedikit melakukan observasi pada Si Kecil.

Moms harus memperhatikan tanda-tanda seorang bayi yang mungkin siap belajar untuk duduk. Bayi mungkin siap untuk duduk jika mereka memiliki kontrol kepala yang baik.

Gerakan tubuh lainnya juga akan lebih terkontrol dan terarah. Nah jika hal ini terjadi, Moms sudah tidak perlu bertanya umur berapa bayi bisa duduk, ya! Karena Si Kecil akan mulai berusaha untuk mulai duduk.

Nah, setelah berpikir umur berapa bayi bisa duduk, Moms perlu juga memerhatikan sikap dan gerak-gerik Si Kecil nih!

Bayi yang siap duduk juga cenderung mendorong diri ke atas ketika mereka berbaring telungkup, dan mungkin mereka sebelumnya akan belajar untuk berguling.

Mengutip Baby Centre, saat bayi belajar duduk, ia akan mengembangkan otot di punggung, perut, leher, dan kakinya sampai dia secara bertahap menjadi cukup kuat untuk duduk tegak.

Si Kecil mungkin terlihat bisa belajar duduk dengan cepat, jika Moms menempatkannya dengan posisi tegak terlebih dahulu. Pada tahap awal ini, penting untuk Moms mendukung bayi agar mereka tidak jatuh.

Buah hati Moms akan mulai bisa duduk dengan sendiri, saat usianya menginjak tujuh hingga sembilan bulan, hal ini akan terjadi bersamaan dengan anak yang bisa bergerak bolak-balik bersiap untuk merangkak.

Bahkan beberapa bayi akan bisa mendorong diri mereka dalam posisi tripod.

Ketika Moms mengetahui umur berapa bayi bisa duduk, kemungkinan bayi Moms akan dapat menahan diri dalam posisi duduk sebelum mereka mendorong diri ke posisi sendiri.

Dengan latihan yang cukup, Si Kecil akan mendapatkan kekuatan dan kepercayaan diri, dan akan duduk seperti orang dewasa dalam waktu singkat.

Baca Juga: Milestone Motorik Kasar Balita 2-5 Tahun

Hal yang Bisa Dilakukan untuk Membantu Bayi Belajar Duduk

umur berapa bayi bisa duduk

Foto: Orami Photo Stock

Jangan hanya bertanya umur berapa bayi bisa duduk, namun Moms juga perlu selalu berada di sampingnya nih!

Seperti kata ungkapan, "practice makes perfect", jadi Moms harus memberikan Si Kecil kesempatan untuk mencoba duduk dengan posisi tegak terlebih dahulu, maka lama-kelamaan anak pasti akan memperoleh kekuatannya untuk bayi belajar duduk secara mandiri.

Bagi anak, duduk secara mandiri membutuhkan perubahan berat badan yang terkontrol dari kiri, kanan, maju, dan mundur.

Ini berarti dibutuhkan banyak kekuatan dan latihan bergerak ke semua arah yang berbeda untuk melakukannya dengan benar.

Setelah mengetahui umur berapa bayi bisa duduk dan apa saja tanda-tandanya, Moms perlu membantu Si Kecil belajar duduk nih!

Untuk membantu bayi belajar duduk, Moms bisa lakukan beberapa hal berikut.

1. Biarkan Si Kecil Latihan

Beri Si Kecil banyak latihan terlebih dahulu. Tetap dekat, tetapi biarkan mereka mengeksplorasi dan bereksperimen dengan berbagai pendekatan dan gerakan tubuh mereka sendiri.

2. Habiskan Waktu Berada di Lantai

Biarkan anak memiliki lebih banyak waktu di lantai, akan dapat membantu menumbuhkan kemandirian anak daripada hanya menempatkan Si Kecil dalam posisi duduk.

Coba ajak anak untuk banyak melakukan permainan di lantai, setidaknya lakukan sebanyak 2 atau 3 kali sehari, lengkapi dengan mainan yang sesuai usia anak agar tidak bosan.

3. Pangku Si Kecil

Dudukan Si Kecil di pangkuan kita atau di antara kaki kita di lantai. Moms dapat membaca kan anak buku cerita, menyanyikan mereka lagu kesukaannya, dan mencoba berbagai permainan yang memerlukan banyak gerakan.

Setelah Si Kecil bisa sedikit lebih mandiri, cobalah untuk letakkan bantal atau bantalan lainnya di sekeliling anak saat Moms mengawasi mereka berlatih di lantai, bukan meninggikan bagian permukaan.

Baca Juga: Bayi Sering Bermain dengan Hewan Peliharaan, Boleh Tidak?

Persiapan dan Momen Belajar Duduk

umur berapa bayi bisa duduk

Foto: Orami Photo Stock

Ketika mengetahui umur berapa bayi bisa duduk, hal yang bisa Moms lakukan untuk membantu Si Kecil belajar duduk penting dilakukan. Biasanya bayi mulai siap untuk belajar duduk ketika usianya memasuki 3-4 bulan.

Nah, Moms tak perlu terus-terusan memikirkan umur berapa bayi bisa duduk serta tidak perlu terburu-buru melatih bayi belajar duduk dengan segera.

Sebelum bayi mulai belajar duduk, Moms perlu memastikan terlebih dahulu beberapa kemampuan motorik Si Kecil.

Misalnya seperti kemampuannya untuk menegakkan lehernya, menjaga keseimbangan tubuh serta memiliki otot yang cukup kuat untuk bertahan dalam posisi duduk.

Untuk itu Moms bisa melatih kekuatan leher Si Kecil dengan melakukan tummy time. Perhatikan bagaimana Si Kecil berusaha mengangkat kepalanya saat melakukan tummy time. Latihan ini juga akan memperkuat otot kepala, punggung dan bahu bayi.

Mengutip Healthline, jika Si Kecil tidak suka bermain tengkurap dalam waktu lama, mulailah dengan beberapa menit dalam beberapa kali sehari.

Moms juga bisa merangsang bayi untuk belajar mengangkat kepala dan dadanya dari posisi telentang. Di dalam melakukan latihan ini Moms bisa memanfaatkan mainan bayi yang aman untuk menarik perhatian Si Kecil.

Setelah bayi mulai bisa mengangkat kepalanya sendiri (umumnya saat bayi berusia 6 bulan), bayi perlahan-lahan mulai mengangkat tubuhnya ke posisi duduk.

Pada awalnya, bayi umumnya mampu betahan hanya dalam waktu beberapa detik. Saat Si Kecil terlihat mulai duduk, Moms bisa membantu untuk menopangnya dengan tangan atau bantal.

Meski awalnya terlihat begitu sulit untuk bertahan pada posisi duduk, latihan akan membuat kemampuan Si Kecil untuk duduk sendiri. Terkadang inilah yang membuat banyak Moms mempertanyakan “umur berapa bayi bisa duduk?” serta “apakah Si Kecil benar-benar sudah siap duduk?”

Secara umum, di awal masa belajar duduk bayi mampu bertahan menopang tubuhnya sendiri selama 1-2 detik dan durasinya akan semakin panjang ketika ia terbiasa. Jadi jangan terus-terusan khawatir dan bertanya “umur berapa bayi bisa duduk” ya, Moms!

Bayi membutuhkan keseimbangan sebelum bisa duduk secara mandiri. Meskipun memiliki otot panggul yang cukup kuat, keseimbangan tubuh merupakan hal penting yang juga membutuhkan latihan.

Menjaga keseimbangan bayi, Moms bisa membantunya dengan membiarkannya duduk di sofa dengan penjagaan Moms.

Biarkan Si Kecil merasakan bagaimana nyamannya duduk tanpa terjatuh karena belum mampu menjaga keseimbangan. Moms juga bisa menyandarkan tubuh Si Kecil saat duduk ke tubuh Moms.

Saat Moms tahu umur berapa bayi bisa duduk dan sudah memasuki 7-8 bulan, ini membuat bayi semakin lama bertahan duduk tegak mandiri.

Di momen-momen usianya tersebut, bayi biasanya memanfaatkan kedua tangannya untuk menopang tubuh saat sedang duduk. Kendati demikian Moms masih harus terus mengawasi Si Kecil saat sedang duduk.

Setelah berhasil menjaga keseimbangan tubuh dengan bantuan tangannya, di usia 9 bulan bayi sudah dengan nyaman duduk tegak tanpa sandaran apa pun. Tentunya dalam waktu yang cukup lama.

Karena sudah bisa duduk mandiri, Moms bisa melihat bayi juga mulai belajar merangkak.

Beberapa bayi juga ada yang baru belajar duduk saat usianya sudah 9 bulan. Sehingga Moms tidak perlu panik saat bayi belum juga bisa duduk tegak saat berusia 8-9 bulan.

Baca Juga: 7 Makanan Sumber Protein untuk Bayi 6-12 Bulan

Perhatikan Keamanan Bayi Saat Mulai Duduk

umur berapa bayi bisa duduk

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal Developmental Psychobiology, pengalaman duduk memberikan peningkatan kemampuan untuk menjaga keseimbangan pada perubahan kemiringan tubuh ke depan.

Saat Si Kecil baru saja mulai belajar duduk dengan bantuan, Moms mungkin anak mendudukan mereka di pangkuan sehingga Moms bisa memberikan keamanan di sekitar bayi.

Moms juga mungkin akan menggunakan bantal sebagai bantuan, namun ingat untuk tidak meninggalkan anak disangga tanpa pengawasan Moms ya.

Saat bayi Moms mungkin belum dapat berjalan berkeliling, duduk adalah tanda bahwa Moms mungkin ingin mengatur rumah lebih lega untuk membantu anak.

Moms bisa menjauhkan anak dari benda berbahaya yang bisa membuat mereka tersedak, bahan yang beracun, dan benda berbahaya lainnya dari jangkauan bayi. Selain itu, begitu anak sudah bisa duduk, cobalah atur matras agar lebih rendah.

Tips lain yang perlu diperhatikan ketika anak belajar duduk, kencangkan sabuk pengaman di kursi tinggi bayi dan perangkat duduk lainnya. Duduk secara mandiri membutuhkan banyak kekuatan.

Bayi Moms mungkin membutuhkan dukungan ekstra dengan tali, terutama saat duduk untuk waktu yang lama. Jangan letakkan kursi di permukaan yang tinggi.

Nah, Moms sebaiknya jangan menakuti diri dengan pertanyaan "umur berapa bayi bisa duduk?" secara terus menerus ya. Tenang saja, Si Kecil akan duduk pada waktunya.

Kemampuan bayi untuk duduk sendiri dipengaruhi oleh kemampuan motorik kasarnya. Apa itu motorik kasar? Motorik kasar adalah gerakan yang melibatkan tugas otot-otot besar seperti otot bahu, perut, punggung, pinggul dan juga leher.

Selain motorik kasar, kemampuan bayi untuk duduk pun harus didukung dengan kemampuan motorik halus yakni menyentuh dan juga menggenggam.

Seperti yang sudah panjang dibahas, kecepatan perkembangan setiap bayi tentu saja tidak sama. Usia ideal bagi bayi untuk bisa duduk pun berbeda-beda. Jadi, jangan khawatir jika Si Kecil mengalami sedikit keterlambatan ya, Moms!

Nah, bagaimana penjelasan Orami dalam tema “umur berapa bayi bisa duduk”? Coba share di bawah, di umur berapa Si Kecil sudah bisa duduk Moms?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait