Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Mar 17, 2018

3 Batasan Privasi yang Harus Dijaga Antara Suami dan Istri

Bagikan


3 Batasan Privasi yang Harus Dijaga Antara Suami dan Istri

Dalam sebuah hubungan pernikahan unsur komunikasi dan kejujuran biasanya menjadi hal yang diutamakan suami-istri. Namun, apakah keterbukaan di sini dimaksudkan dengan kehilangan hak untuk memiliki privasi?

Ups, jangan salah kaprah Moms, dalam hubungan kita berhak untuk memiliki privasi dan saling menjaga privasi pasangan maupun privasi sendiri. 

Baca Juga : 3 Manfaat Setia Pada Pasangan

Privasi adalah suatu hal yang dimiliki seseorang yang disimpan secara pribadi sebagai rahasia untuk kenyamanan pribadinya. Hal ini berhubungan dengan tingkatan interaksi atau lebih kita kenal dengan keterbukaan.

Namun, tanpa disadari seiring berjalannya suatu hubungan terkadang kepentingan menjaga privasi itu dikesampingkan dan menjadi semakin samar.

Nah, sebenarnya perlu enggak, sih, Moms untuk menjaga privasi dari pasangan? Yuk, simak penjelasannya.

Menjalin kerja sama dengan pasangan

Dengan adanya privasi akan menumbuhkan kepercayaan dan rasa saling menghormati. Jika pasangan saling percaya satu sama lain dan tidak turut campur dalam privasi serta batasan masing-masing maka akan tercipta sebuah kerja sama yang baik dalam sebuah hubungan.

Menghormati privasi juga merupakan salah satu faktor yang mendukung adanya kontrol yang baik dari pasangan untuk dapat memberikan ruang gerak pada kita Moms agar tidak memaksakan kebutuhannya agar selalu dipenuhi tanpa mempedulikan keadaan serta kebutuhan kita.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Wanita Menikah Selingkuh dengan Pria Lain 

Menjaga kesehatan hubungan

Dalam sebuah hubungan, kualitas dan keadaan yang baik dari masing-masing pihak diperlukan untuk menghindari konflik-konflik yang tidak terselesaikan Moms.

Menjaga privasi adalah salah satu cara yang penting dalam regulasi diri dan memperbaiki kualitas diri. Menghormati privasi dan batasan yang diciptakan oleh pasangan juga merupakan cara untuk memberi kesempatan dan keleluasaan bagi pasangan mengembangkan kemampuan diri dan kemandiriannya.

Baca Juga : Tak Ingin Pasangan Selingkuh? Coba Jaga Beberapa Hal Ini

Segala hal yang terlalu terbuka juga tidak baik

Keterbukaan dalam sebuah hubungan selalu dianggap sebagai kunci dari keharmonisan dan kelanggengan. Tapi, apa iya? Moms, persepsi dan respons seseorang terhadap suatu hal tidak selalu sama.

Kadang-kadang terlalu terbuka malah menimbulkan munculnya masalah-masalah kesalah pahaman antar pasangan. Misalnya, Moms pernah merasa cemburu karena pasangan bercerita soal mantan kekasihanya. Atau sebaliknya, Moms pernah merasa risih dengan pertanyaan seputar mantan kekasih Moms yang dilontarkan oleh pasangan?

Nah, ketidaksamaan presepsi inilah yang akhirnya bisa memunculkan masalah-masalah dalam hubungan. Itulah mengapa sebaiknya perlu menyesuaikan hal-hal apa saja yang ingin dibagikan bersama pasangan dan memperhatikan batasan-batasan yang ada.

Apa saja batasan privasi yang harus dijaga dan dipahami bersama?

Moms, berikut batasan-batasan yang perlu diperhatikan dalam menjaga privasi pasangan maupun diri sendiri dalam sebuah hubungan:

1. Terkait profesi dan pekerjaan

Menurut Psikolog, Adib Setiawan, M.Psi ada etika yang harus dipenuhi dalam sebuah pekerjaan. Baik pekerjaan Moms maupun pekerjaan pasangan.

Saat tugas pekerjaan memang bukan jangkauan wilayah pasangan untuk tahu, sebaiknya memang tidak dibicarakan dan ditayakan. Tentunya kita dapat dengan mudah membedakan mana rahasia tugas dan rahasia yang berhubungan dengan keluarga.

Baca Juga : Tanda-Tanda Pasangan Anda Over Possessive

2. Tingkat kebutuhan informasi

Masih menurut Adib, menjaga privasi pasangan dan diri sendiri diperlukan karena adanya fokus pekerjaan yang berbeda. Ada masalah-masalah yang memang tidak diceritakan secara detail kepada pasangan.

Selain itu, hal ini berfungsi untuk menghindari menambah beban pasangan dengan permasalahan yang kita miliki Moms.

Baca Juga : Perlukah Memantau Smartphone Pasangan?

3. Barang-barang pribadi

Ponsel, pesan seperti sms, chat Whatsapp dan lainnya, dompet dan buku harian merupakan benda-benda yang bersifat pribadi, Moms. Untuk dapat mengakses benda-benda pribadi milik pasangan sebaiknya ada kesepakatan yang dibuat antara Moms dan pasangan.

Nah, sekarang sudah tahu, kan, Moms apa saja batasan yang harus dijaga dan dipahami untuk memberi ruang privasi pada pasangan?

Jika Moms merasa terganggu dan tak ingin hal-hal privasi dilanggar pasangan, maka berbuatlah hal yang sama untuk menjaga kenyamanan hubungan suami-istri. Setuju?

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.