26 Juni 2019

4 Penyakit yang Berpotensi Timbul saat Menstruasi

Ketahui penyakit saat menstruasi yang perlu penanganan dokter

Menstruasi secara teratur merupakan tanda bahwa tubuh bekerja secara normal. Siklus menstruasi harus berjalan teratur kecuali Moms hamil, menyusui, pascamenopause, atau memiliki kondisi medis yang menyebabkan menstruasi berhenti.

Saat menstruasi, akan terjadi perubahan kondisi pada tubuh, seperti kram perut atau kehilangan banyak darah. Namun, hal ini normal terjadi.

Perubahan kondisi tubuh itu ternyata berpotensi menimbulkan penyakit lho Moms. Kira-kira apa saja ya penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi? Yuk cari tahu di bawah ini Moms!

1. Kram Perut

kram perut dan bercak darah
Foto: kram perut dan bercak darah

Penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi yang pertama adalah kram perut. Untuk mengeluarkan darah dari rahim, otot-otot akan mengencang dan rileks. Proses tersebut menciptakan rasa sakit yang tajam yaitu kram, yang dirasakan di antara perut dan punggung bagian bawah.

Mengutip Insider, Dr. Nieca Goldberg, Direktur Medis di Joan H. Tisch Center untuk Kesehatan Perempuan di NYU Langone Medical Center, mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh satu hal, yakni hormon.

"Perubahan hormon sebelum haid dapat menyebabkan berbagai gejala seperti kelelahan, kram perut, kembung, nyeri punggung, dan sakit tubuh lainnya," terangnya.

Kram biasanya dimulai sebelum menstruasi dan berlangsung selama proses perdarahan. Jika terasa nyeri yang ringan, coba konsumsi obat yang dijual bebas untuk menghilangkan rasa sakit.

Namun bila saat menarik napas itu membuat Moms merasa sakit, periksakan ke dokter.

Baca Juga: 5 Hal Berbahaya Yang Dilarang Saat Menstruasi

2. Merasa Mual

mual-1.jpg
Foto: mual-1.jpg (honestdocs.id)

Penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi yang selanjutnya adalah mual. Masa PMS bisa membat nafsu makan meningkat, namun di satu sisi seorang wanita juga bisa merasakan mual saat menstruasi. Mual ini normal terjadi.

Hal ini terjadi karena salah satu hormon yang dilepaskan selama siklus menstruasi yang bernama prostaglandin. Beberapa dari hormon ini masuk ke aliran darah, sehingga menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit kepala.

"Prostaglandin dapat menyebabkan kram usus, diare, mual, muntah, dan rasa sakit pada umumnya," kata Dokter Spesialis Anak yang fokus pada kesehatan perempuan asal Detroit, Amerika Serikat, Dr. Molly O'Shea seperti dikutip dari Insider.

Banyak obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas seperti ibuprofen untuk mengurangi produksi prostaglandin dan dapat membantu meringankan gejala mual.

3. Migrain

jenis sakit kepala-2.jpg
Foto: jenis sakit kepala-2.jpg (maxliving.com)

Penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi yang selanjutnya adalah migrain. Sekitar empat dari 10 wanita akan mengalami migrain sepanjang hidup mereka. Sekitar dua dari empat wanita tersebut melaporkan jika migrain terjadi saat siklus menstruasi

Terjadinya migrain ternyata berhubungan dengan saraf pada tubuh. Hal ini seperti diungkapkan oleh Henry Lodge, MD, internis bersertifikat di New York City.

"Saraf vagus, yang bergerak dari batang otak ke perut Anda, membantu mengatur detak jantung. Jika pergerakannya berlebihan, itu dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung Anda. Hasilnya pusing dan bahkan pingsan," jelasnya dikutip dari SELF.

Para peneliti tidak yakin apa yang menyebabkan migrain, mengingat banyak faktor yang dapat memicunya, seperti stres, cemas, bahkan lampu yang terang atau berkedip.

Migrain tidak dapat disembuhkan, tetapi Moms bisa konsultasi ke dokter sebagai untuk mendapatkan penanganan tepat. Kuncinya mencari tahu pemicu migrain agar dapat diberikan obat dan perawatan yang dibutuhkan.

Obat-obatan untuk migrain bisa berupa antidepresan, obat-obatan untuk tekanan darah, dan obat-obatan kejang. Suntikan botox juga dapat membantu mencegah migrain.

Baca Juga: 5 Hal Ini Bisa Membuat Haid Tidak teratur

4. Perdarahan Hebat

pendarahan 03.jpg
Foto: pendarahan 03.jpg

Penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi yang selanjutnya adalah pendarahan hebat. Bila Moms mengalami pendarahan hebat, menstruasi mungkin akan jadi sangat menyakitkan hingga Moms kesulitan melakukan aktivitas normal seperti pergi bekerja atau sekolah.

Mengutip dari Women's Health, penyebab pendarahan berat meliputi:

  • Masalah ovulasi
  • Masalah dengan lapisan rahim
  • Masalah tiroid
  • Fibroid rahim
  • Polip uterus
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu
  • Gangguan pendarahan
  • Kegemukan

Sebaiknya, Moms berkonsultasi dengan dokter bila terjadi faktor seperti berikut ini:

  • Masa menstruasi berlangsung lebih dari delapan hari
  • Mengalami perdarahan banyak hingga butuh lebih dari satu pembalut setiap 1-2 jam
  • Merasa pusing, lemah, atau lelah, sakit dada, atau kesulitan bernapas selama atau setelah menstruasi. Ini bisa menandakan anemia

Nah, itulah beberapa penyakit yang berpotensi timbul saat menstruasi. Moms harus wasapada ya jika gejalanya terasa lebih berat dari biasanya. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.