Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Keamanan Anak | Aug 6, 2018

5 Cara Lindungi Anak dari Bahaya Merokok, Miras, dan Narkoba

Bagikan


Setiap orang tua tentu menginginkan putra dan putrinya tumbuh jadi orang yang bertanggung jawab dan bijak dalam mengambil pilihan. Namun, sekarang banyak anak dan remaja yang mulai mencoba narkoba, minuman keras, dan rokok.

Sekadar melarang anak saja tidak cukup untuk menjauhinya dari hal-hal berbahaya tersebut. Moms juga sebaiknya mengingat lima tips berikut ini, ya.

  1. Jadi Teladan Buat Anak

Kebanyakan anak dan remaja yang mencoba-coba biasanya mengikuti jejak orangtuanya. Maka, jangan merokok atau mabuk di hadapan anak. Lebih baik lagi kalau Moms dan pasangan berhenti merokok sama sekali. Ingat, tak ada pesan yang lebih kuat bagi anak daripada tindakan Moms dan ayahnya sendiri.

  1. Mulai Sedini Mungkin

Moms mungkin bertanya-tanya, kapan harus mulai bicara pada si kecil soal bahaya rokok, narkoba, dan minuman keras. Jawabannya adalah sedini mungkin. Caranya adalah dengan menanamkan dalam pikiran anak bahwa hal-hal tersebut patut dihindari.

Misalnya, di tempat umum ada orang yang merokok. Beri tahu pada anak bahwa merokok bisa menyebabkan berbagai penyakit, bahkan kematian. Atau, kalau di film yang ditonton Moms sekeluarga ada adegan minum minuman keras, ini bisa jadi saat yang baik untuk mengajari anak bahwa minum minuman keras itu banyak risikonya.

  1. Mengenal Pribadi Anak Lebih Dalam

Cara ampuh untuk mencegah pengaruh-pengaruh buruk dalam hidup anak adalah dengan mengenal anak lebih dalam. Kebanyakan orangtua yang anaknya menggunakan narkoba, merokok, atau minum merasa sudah cukup mengenal anaknya sendiri ketika tiba-tiba menangkap basah anaknya mabuk atau merokok.  

Untuk menghindarinya, rutinlah berkomunikasi dengan anak. Ajak anak mengobrol soal topik apapun sehingga ia lebih terbuka pada Moms. Tanyakan apakah anak pernah ditawari rokok, minuman keras, atau obat-obatan. Tanya juga apa pendapat anak soal orang-orang yang merokok dan sering mabuk. Dari sini, Moms bisa menilai kecenderungan anak terjerat berbagai pengaruh buruk di sekitarnya.

  1. Fokus pada Minat dan Bakatnya

Anak yang mencoba-coba biasanya jadi terjebak atau kecanduan karena merasa bosan, butuh tantangan, atau ingin memberontak. Hal ini tentu tak akan terjadi kalau dalam hidupnya anak memiliki minat dan kesibukan di bidang lain. Waktu dan pikirannya akan tersita oleh hal-hal yang positif dan membangun.

Maka, pastikan Moms menggali dan mengembangkan minat dan bakatnya. Misalnya anak suka bermain musik, bermain sepak bola, atau mengotak-atik komputer.

  1. Memantau Pergaulan Anak

Bukan berarti Moms harus selalu membuntuti ke mana anak pergi. Maksudnya, Moms sebaiknya mencari tahu dengan siapa saja anak bergaul, latar belakang teman-temannya, dan apa yang biasanya dilakukan anak ketika berkumpul dengan teman-temannya.

Salah satu caranya adalah dengan mengenal orangtua teman anak. Cara lainnya adalah mengajak anak mengobrol soal teman-temannya. Jangan lupa tegaskan dari awal kalau pertemanan harus saling membangun dan mendukung, bukannya malah jadi pengaruh negatif.

Baca juga: Kesalahan Generasi Millenial dalam Menghadapi Tekanan Pergaulan

Itu dia tips-tips untuk melindungi anak dari bahaya rokok, narkoba, dan miras. Sudahkah Moms mulai mengajari anak soal berbagai pengaruh buruk tersebut?

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.