02 Maret 2019

9 Faktor Risiko Kanker Payudara, Apakah Moms Memilikinya?

Segera cek jangan sampai terlambat

Kanker payudara merupakan kanker penyebab kematian teratas pada perempuan di dunia, termasuk di Indonesia.

Jenis kanker ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Oleh karena itu, Moms harus mengetahui berbagai faktor risiko kanker payudara.

Berikut sembilan faktor risiko kanker payudara, sebagaimana dijelaskan oleh dokter spesialis bedah umum konsultan onkologi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Rachmawati, Sp. B (K) Onk.

Apakah Moms memilikinya?

1. Usia

"Mayoritas kasus kanker payudara terjadi pada perempuan di atas 50 tahun," ujar dr. Rachmawati saat ditemui di acara group media discussion 'Kanker Payudara', di Jakarta, Selasa (25/9).

2. Faktor genetik

breast cancer symptoms watch out for this sign in your arm or hand 1014368
Foto: breast cancer symptoms watch out for this sign in your arm or hand 1014368

Foto: dailyexpress.com

Risiko lebih besar dimiliki oleh seseorang yang memiliki anggota keluarga yang mengalami kanker payudara.

Jika ada keluarga terdekat, seperti ibu, saudara perempuan, ataupun nenek dan tante yang mengidap kanker payudara, maka semakin besar faktor risikonya.

3. Kontrasepsi hormonal

Menggunakan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu yang lama bisa berisiko kanker payudara.

Baca Juga : Bra Berkawat Penyebab Kanker Payudara, Fakta atau Mitos?

4. Menstruasi dini

dysmenorrhea
Foto: dysmenorrhea

foto: berkeleycommunity.acu.com

Perempuan yang pertama kali menstruasi dibawah usia 12 tahun lebih besar risikonya terkena kanker payudara.

5. Riwayat penyakit

Jika sebelumnya memiliki riwayat tumor jinak pada payudara, maka orang tersebut akan lebih berisiko mengalami kanker payudara.

6. Kehamilan pertama di usia lanjut

Melahirkan anak pertama di atas usia 35 tahun ternyata tidak hanya berisiko keguguran lebih tinggi maupun lahir prematur.

Ternyata kehamilan pertama di usia lanjut bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Baca Juga : Jomblo dan Ibu Tidak Menyusui Berisiko Kanker Payudara, Lho!

7. Menoupause di usia lanjut

Jika Anda mengalami menopause di atas usia 52 tahun, patut waspada juga karena ini juga salah satu faktor risikonya.

8. Pola hidup tidak sehat

health wellness body mind spirit mental health can junk food cause depression 2716×1810 2577309 1024x768
Foto: health wellness body mind spirit mental health can junk food cause depression 2716×1810 2577309 1024x768 (Orami Photo Stock)

Foto: drweil.com

Obesitas apalagi jika kelebihan berat badan setelah menopause bisa jadi faktor risiko kanker payudara.

Tak hanya itu, jika jarang berolahraga, merokok, serta rutin mengonsumsi alkohol dan makanan berlemak secara berlebihan juga tidak baik lho, Moms.

9. Tidak menyusui

Tahukah Moms kalau tidak menyusui malah meningkatkan risiko terkena kanker payudara?

Menurut dr. Rachmawati, saat menyusui Si Kecil, tubuh akan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan menekan produksi hormon estrogen.

Apakah Moms memiliki salah satu dari faktor risiko kanker payudara di atas?

(CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.