Kesehatan

KESEHATAN
2 November 2020

Benjolan di Selangkangan, Penyebab dan Cara Mengatasi

Benjolan di selangkangan merupakan gangguan yang sering terjadi pada setiap wanita.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Benjolan di selangkangan merupakan gangguan yang sering terjadi pada setiap wanita. Ukuran benjolan yang tumbuh di selangkangan biasa berbeda-beda. Selain itu dapat menimbulkan rasa sakit atau tidak.

Benjolan di selangkangan juga terkadang bisa tumbuh lebih dari satu. Bentuk dan tampilan benjolan di selangkangan tergantung penyebabnya. Warnanya pun dapat berubah dari mulai sama dengan kulit hingga hingga menjadi merah atau ungu. Beberapa benjolan di selangkangan juga dapat pecah dan menjadi borok atau infeksi.

Moms, harus segera menemui dokter jika merasakan benjolan tumbuh di selangkangan.

Baca Juga: Sering Gatal di Selangkangan? Jangan-jangan Kita Terkena Penyakit Ini!

Penyebab Benjolan di Selangkangan Tumbuh

benjolan di selangkangan

foto: freepik.com

Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab tumbuhnya benjolan di selangkangan. Berikut penjelasannya.

Kista

Melansir medicalnewstoday.com, kista adalah benjolan bukan kanker yang dapat tumbuh di bawah kulit. Biasanya benjolan ini tidak berbahaya.

Namun, memencet atau memecahkan kista dapat menyebabkan infeksi. Jika kista pecah di bawah kulit, isinya dapat menginfeksi jaringan sehat di sekitarnya. Kista yang infeksi akan tampak memerah dan bengkak. Selain itu teksturnya akan menjadi lembek dan juga hangat saat disentuh.

Ada dua jenis kista yang dapat berkembang di sekitar selangkangan, kista epidermoid dan kista sebasea. Kedua jenis kista ini sekilas terlihat sama, tetapi masing-masing memiliki gejala yang berbeda.

Kista epidermoid adalah nodul bergerak yang berada tepat di bawah lapisan kulit yang sehat. Kista ini mengandung zat putih yang terdiri dari protein keratin, yang ada di kulit, rambut, dan kuku.

Kista epidermoid adalah salah satu jenis benjolan jinak yang sering muncul di kulit. Berdasarkan artikel ilmiah Stat Pearls yang dipublikasikan NCBI pada 2020 menyebutkan bahwa pria memiliki risiko terkena kista jenis ini dibandingkan wanita.

Sementara itu, kista sebasea dapat berkembang di dalam folikel rambut yang tersumbat atau kelenjar keringat. Tidak seperti kista epidermoid, kista sebaceous mengandung zat kuning seperti minyak.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening adalah kelenjar kecil yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar ini berperan menghilangkan virus, bakteri, dan racun dari cairan limfatik yang menyehatkan sel-sel tubuh dan membuang kotoran. Selain itu, cairan ini juga mengandung sel darah putih yang disebut limfosit, yang membantu melawan infeksi.

Seseorang yang sedang sakit seperti flu dan batuk mungkin akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Biasanya kelenjar getah bening yang paling rentang dengan pembengkakan adalah di bagian ketiak, sekitar leher dan selangkangan.

Penyebab terjadinya pembengkakan kelejar getah bening di selangkangan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti infeksi jamur pada vagina, bacterial vaginosisi, infeksi saluran kemih (ISK), infeksi menular seksual (IMS), kanker getah bening atau kanker di area reproduksi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Jamur Selangkangan?

Hernia

benjolan di selangkangan

foto: freepik.com

Hernia adalah istilah medis ketika jaringan atau organ terdorong keluar melalui lubang di otot yang mengelilinginya, sehingga terlihat membengkak dari luar. Dua jenis hernia dapat terjadi di dekat selangkangan, yaitu hernia inguinalis dan hernia femoralis.

Kedua jenis hernia ini hampir sama, yaitu tonjolan di area antara perut bagian bawah dan bagian atas paha, benjolan di paha bagian dalam, benjolan di skrotum, ketidaknyamanan atau nyeri di selangkangan yang biasanya memburuk saat digerakkan, perut kembung dan nyeri, mual dan muntah.

Hernia inguinalis terjadi ketika jaringan lemak atau bagian dari usus kecil menonjol melalui otot yang melemah di dinding perut bagian bawah. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, pria 8 hingga 10 kali lebih mungkin mengembangkan hernia inguinalis daripada wanita. Hernia femoralis terjadi ketika jaringan lemak atau bagian dari organ perut mendorong melalui titik lemah di otot dekat paha bagian dalam.

Pembengkakan Pembuluh Darah

Ada dua jenis pembengkakan pembuluh darah yang menyebabkan benjolan di selangkangan, aneurisma femoralis dan varises.

Arteri femoralis berjalan dari atas setiap paha ke bawah setiap kaki. Aneurisma femoralis adalah istilah medis untuk pembengkakan arteri femoralis karena kelemahan pada dinding arteri. Kondisi ini bisa muncul sebagai benjolan yang berdenyut di selangkangan. Beberapa gejala potensial aneurisma femoralis lainnya, seperti kran di selangkangan, kesemutan atau mati rasa di selangkagan dan nyeri yang menjalar ke satu kaki. Aneurisma femoralis lebih sering menyerang pria di atas 70 tahun.

Sementara varises adalah pembengkakan pembuluh darah karena adanya tekanan darah yang meningkat di dalam. Varises biasanya terjadi di kaki dan paha. Gejala varises antara lain, vena yang menonjol dari bawah kulit, bengkak di tungkai dan kaki serta berat atau nyeri di tungkai dan kaki.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkana varises antara lain, usia lanjut, berdiri dalam waktu lama, kelebihan berat badan atau obesitas dan ibu hamil yang sudah memasuki bulan akhir menjelang kehamilan.

Baca Juga: Ketahui 5 Penyebab Gatal pada Selangkangan yang Mengganggu Aktivitas

Cara Mengatasi Benjolan di Selangkangan

benjolan di selangkangan

foto: freepik.com

Ketika Moms merasakan ada benjolan di selangkangan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Kemudian setelah tiga minggu atau kondisi semakin memburuk, Moms juga harus segera kembali ke dokter.

Karena ada begitu banyak penyebab yang memungkinkan timbulnya benjolan di selangkangan, dokter pasti akan memberikan sejumlah pertanyaan kepada Moms saat konsultasi, pertanyaan yang disampaikan meliputi kesehatan saat ini dan apakah pernah mengalami gejala lain.

Moms juga mungkin akan menjalani tes darah untuk memeriksa apakah ada infeksi atau tidak. Selain itu, dokter juga akan memeriksa kelenjar getah bening apakah ada peradangan atau tidak.

Dokter juga akan menanyakan kapan benjolan mulai tumbuh, ukuran benjolan, apakah benjolan tersebut membesar, apakah benjolan tumbuh tiba-tiba atau beberapa hari, apakah benjolan berubah ukuran atau bentuk saat batuk.

Selain itu, dokter mungkin juga akan bertanta mengenai apakah ada indikasi penularan penyakit seksual. Kebanyakn infeksi menular seksual (IMS) didiagnosis menggunakan tes darah, tes urin atau swab pada uretra.

Cara mengatasi benjolan pada selangkangan nantinya akan bergantung dari penyebabnya. Dokter akan menyarankan operasi jika benjolan merupakan kista. Hernia mungkin memerlukan pembedahan untuk memindahkan jaringan kembali ke tempatnya dan menutup lubang di jaringan pemisah. Kelenjar yang membengkak biasanya akan mengecil seiring waktu, tetapi dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi yang menyebabkannya.

Cara Menghidari Tumbuhnya Benjolan di Selangkangan

benjolan di selangkangan

foto: freepik.com

Benjolan di selangkangan mungkin akan terjadi secara alami dan tidak dapat dicegah. Namun, ada beberapa jenis benjolan di selangkangan yang dapat dicegah.

Misalnya, benjolan yang disebabkan oleh kista atau infeksi lain dapat dicegaj dengan cara memperhatikan kebersihan di area sekitar selangkangan dengan cara mencuci dengan bersih, menjaga area selangkangan selalu kering, terutama setelah melakukan aktifitas fisik.

Menghindari IMS merupakan salah satu cara untuk mencegah pembengkakan kelenjar getah bening. Moms dapat mencegah IMS dengan menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Konsumsi makanan yang sehat dan berolahraga teratur dapat membantu mengurangi risiko pengembangan pembuluh darah yang membesar di selangkangan dan tempat lain. Mempertahankan berat badan yang sedang juga akan membantu mengurangi risiko hernia.

Baca Juga: 9 Obat Alami untuk Mengatasi Selangkangan Gatal

Apa yang Terjadi Jika Penangangan Benjolan di Selangkangan Terlambat?

benjolan di selangkangan

foto: freepik.com

Benjolan di selangkangan harus diperiksakan ke dokter. Karena Moms perlu tahu, apa penyebab yang menyebabkan tumbuhnya benjolan di selangkangan.

Apabila benjolan di selangkangan tersebut disebabkan oleh kista dan telat mendapatkan penanganan dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang. Hal yang sama juga berlaku jika benjolan di sebabkan oleh hernia. Karena hernia yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyumbatan usus.

Hal ini dapat menyebabkan mual dan muntah. Hernia yang sudah menempel ke dinding perut dan menyumbat usus merupakan kondisi darurat medis. Karena saat hal itu terjadi usus akan terperangkap dan aliran darah terputus. Kondisi sepeeti ini dapat menyebabkan kematian jarian usus dan memerlukan operasi darurat.

IMS yang menyebabkan benjolan di selangkangan, seperti gonore dan klamidia, dapat menyebabkan kemandulan jika tidak ditangani. Infeksi seperti sifilis dapat menyebabkan kebutaan, kelumpuhan, dan demensia. Semua IMS memerlukan pengobatan untuk diobati dan dapat dengan mudah menyebar ke orang lain melalui seks oral atau vagina tanpa kondom.

Baca Juga: 5 Cara Alami Mencerahkan Selangkangan Hitam

Moms, mulai sekarang harus lebih hati-hati dalam merawat bagian sekitar selangkangan ya agar tidak terjadi benjolan di selangkangan karena adanya infeksi jamur dan bakteri.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait