Rupa-rupa

18 Agustus 2021

8 Alat Musik Papua yang Biasa Digunakan dalam Upacara Adat

Alat musik tradisional Papua ternyata tidak hanya Tifa, tetapi ada banyak jenis lainnya berikut ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Widya Citra Andini

Jika berbicara alat musik tradisional, dari Aceh hingga Papua, semuanya memiliki kekhasan masing-masing. Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal alat musik tradisional seperti gamelan dari tanah Jawa, padahal alat musik Papua juga tak kalah menariknya.

Fungsi alat musik Papua juga tidak jauh berbeda dengan alat musik di daerah lain. Ia bisa dijadikan pengiring tarian, upacara adat, dan lain sebagianya.

Alat musik Papua merupakan salah satu seni yang legendaris di Indonesia. Mereka memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan alat musik dari daerah lain.

Sayangnya alat musik Papua mungkin hanya diketahui oleh orang Papua saja, padahal semua rakyat Indonesia juga harus mengenalnya sebagai bukti kecintaan terhadap tanah air.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mainan Alat Musik untuk Anak, Banyak Manfaatnya!

Berbagai Jenis Alat Musik Papua

Jika Moms ingin mengetahui lebih dalam mengenai jenis-jenis alat musik Papua, Moms bisa mengetahuinya berikut ini:

1. Tifa

alat musik tifa asal indonesia timur

Foto: Orami Photo Stcok

Jika membicarakan alat musik Papua, maka yang paling terkenal adalah tifa. Cara memainkan alat musik Papua ini adalah dengan dipukul atau ditabuh.

Namun sebenarnya tidak hanya Papua yang memiliki alat musik ini, Maluku juga memilikinya.

Namun, tifa dari Papua dan Maluku memiliki sedikit perbedaan. Untuk tifa yang berasal dari Maluku, biasanya lebih pendek dari tifa asal Papua dan bentuknya melebar.

Selain itu, tifa asal Papua umumnya memiliki pegangan di salah satu bagian alat musiknya sementara tifa dari Maluku tidak.

Alat musik ini umumnya dibuat dari kayu paling kuat dan biasanya jenis kayu Lenggua dengan kulit hewan sebagai membran pada bagian atas.

Kulit hewan tersebut akan diikat dengan rotan secara melingkar sehingga kencang dan kemudian bisa menghasilkan suara yang indah.

Besar kecilnya suara yang keluar dari tifa tergantung dari ukuran alat musiknya. Tak hanya itu, pada bagian tubuhnya, alat musik ini juga terdapat ukiran khas Papua.

Secara umum, alat musik Papua ini digunakan untuk mengiringi acara penyambutan tamu, pesta adat, tari-tarian, seperti Perang, Asmat, dan juga Gatsi.

Selain disebut sebagai alat pengiring tarian, tifa juga mempunyai makna sosial berdasarkan fungsi dan bentuk hiasan ukiran pada badan tifa tersebut.

Misalnya pada suku Malin Anim, untuk setiap klan mempunyai bentuk dan motif serta nama tersendiri untuk masing-masing tifa.

Demikian pula dengan suku Biak, Waropen yang memiliki ukiran yang berbeda.

Ukiran-ukiran serta motif yang ada pada tifa ini menunjukkan status pemiliknya apakah ia petinggi adat atau masyarakat biasa.

2. Pikon

Alat Musik Papua - Pikon

Foto: wikiveria.com

Alat musik Pikon ini umumnya digunakan oleh kaum pria dari suku Dani. Alat musik Papua ini memiliki bentuk bulat lonjong dan terbuat dari sebilah bambu yang ukurannya sangat kecil.

Selain itu, pada bagian tengah alat terdapat seutas tali yang dipasang kencang dan terikat pada sepotong lidi yang berfungsi sebagai penggetar.

Untuk memainkannya, cukup menarik lidi bagian pangkal sehingga kemudian potongan penggetar akan bergetar dan menghasilkan suara yang khas.

Baca Juga: Apa Manfaat Balita Belajar Bermain Alat Musik Sejak Dini?

3. Triton

Alat Musik Papua - Triton

Foto: backpackerjakarta.com

Selanjutnya ada alat musik triton yang umumnya dibuat dari kulit kerang yang berada di pantai.

Untuk mendapatkannya, kerang tersebut bisa ditemukan di seluruh pantai di Papua. Namun paling sering ditemukan di daerah Biak, Yapen, Nabire, Waropen, dan Wondama.

Sebelum menjadi alat musik, triton awalnya juga digunakan sebagai alat panggil dan pemberi tanda. Cara memainkan alat musik Papua ini cukup mudah, yakni dengan meniup satu sisi kulit kerang.

Dahulu, alat musik triton mempunyai fungsi sebagai alat komunikasi seperti untuk mengumpulkan penduduk kampung, akan tetapi kini hanya digunakan sebagai hiburan saja.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Rumah Adat Papua, Jenis, dan Keunikannya

4. Yi

Alat Musik Papua - Yi

Foto: dictio.id

Alat musik Papua lainnya yang juga cukup unik dan mungkin tidak banyak orang tahu adalah yi.

Alat musik ini fungsinya sama dengan Triton di masa lalu, yakni untuk mengumpulkan penduduk di satu tempat.

Karena fungsinya seperti itu, yi juga lebih umum dipakai oleh ketua adat ketika akan ada acara adat atau ketika pengumuman akan disampaikan kepada warga kampung.

Alat musik ini umumnya dibuat dari kayu gelondongan yang bagian tengahnya berongga.

Alat musik ini juga cukup mirip dengan kentongan karena cara memainkannya adalah dengan memukulnya dengan keras.

5. Kecapi Mulut

Alat Musik Papua - Kecapi Mulut

Foto: dictio.id

Jika di tanah Jawa alat musik kecapi dimainkan dengan cara dipetik, di Papua Moms akan menemukan alat musik kecapi dengan cara ditiup.

Kecapi mulut ini cara memainkannya sangat mirip dengan Pikon, yakni dengan meniup dan menarik talinya.

Kecapi mulut juga umumnya dibuat dari bambu wuluh kecil.

Kini fungsi dari alat musik ini adalah sarana hiburan dan dimainkan secara individu karena suaranya tidak terlalu nyaring.

Alat musik ini juga ternyata berasal dari suku Dani di lembah Baliem, Jaya Wijaya.

Baca Juga: 4 Manfaat Terapi Musik untuk Balita Autis, Seru dan Menyenangkan!

6. Atowo

Sayangnya alat musik atowo termasuk ke dalam alat musik yang sudah cukup sulit untuk ditemukan.

Bentuk atowo ini umumnya panjang, bulat, kecil serta lumayan ringan saat dipegang.

Cara memainkan alat musik ini juga tergolong mudah, yakni dengan menggunakan kedua tangan dengan memukul sehingga terdengar bunyi yang indah.

7. Krombi

Alat musik Papua yang terbuat dari bambu adalah Krombi. Seperti arti di balik namanya, cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik sehingga ia akan menghasilkan suara yang indah.

Alat musik ini juga digunakan bersamaan dengan fuu hingga tifa untuk tujuan hiburan, pengiring upacara adat, atau untuk acara keagamaan lainnya.

8. Fuu

Alat Musik Papua - Fuu

Foto: indonesiakaya.com

Alat musik tradisional Papua yang terakhir adalah fuu yang merupakan alat musik yang terbuat dari kayu atau bambu.

Umumnya, alat musik fuu digunakan bersamaan dengan alat musik lain, seperti tifa.

Perpaduan bunyi alat musik ini akan menghasilkan paduan yang harmonis.

Cara memainkan alat musik Papua ini adalah dengan meniup bagian yang terbuka atau berlubang.

Alat musik tradisional ini juga bisa digunakan untuk memanggil penduduk untuk berkumpul.

Namun, ia juga sering digunakan untuk mengiringi tarian khas suku Asmat.

Baca Juga: 4 Manfaat Istimewa Musik Untuk Perkembangan Anak

Sebagai salah satu daerah yang sangat kaya akan adat istiadat, jenis alat musik di Papua jelas cukup banyak.

Selain alat musik di atas, mungkin masih banyak jenis alat musik lainnya yang tidak kalah unik, tetapi belum diketahui secara luas.

Kalau Moms termasuk penikmat musik atau malah bisa memainkannya, tidak ada salahnya untuk memiliki alat musik tersebut di rumah. Alat musik tersebut bisa menjadi media belajar untuk anak di rumah.

Terlebih bermain musik juga dikatakan bisa menstimulasi kecerdasan anak.

Jadi tak hanya membantu anak belajar, Moms juga telah berusaha menjaga kesenian tradisional Indonesia.

Dengan begitu, generasi selanjutnya masih mengenal bahkan bangga dengan alat musik tradisional milik bangsa Indonesia.

  • https://kapabar.com/2020/12/12/alat-musik-tradisional-papua-lengkap-sejarahnya/2/
  • https://kumparan.com/berita-update/5-alat-musik-tradisional-khas-papua-yang-jarang-diketahui-1vBeBePFoGW/full
  • https://www.blibli.com/friends/blog/alat-musik-papua-16/
  • https://travel.detik.com/travel-news/d-5168062/alat-musik-tradisional-papua-lengkap-sejarahnya
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait