Kesehatan Umum

18 Oktober 2021

Mengalami Alergi Udang? Begini Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasinya

Menderita alergi udang? Begini langkah mengatasinya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nevy
Disunting oleh Widya Citra Andini

Salah satu makanan yang berpotensi menyebabkan munculnya reaksi alergi udang adalah seafood atau makanan laut.

Ada 2 jenis hewan laut yang bisa disebut sebagai seafood, yaitu ikan dan hewan bercangkang, termasuk udang.

Dilansir dari Australian Society of Clinical Immunology and Allergy, alergi udang merupakan kondisi yang terjadi saat kekebalan tubuh bereaksi terhadap protein pada udang.

Kekebalan tubuh penderita alergi udang akan bereaksi saat tubuh terpapar protein yang dinilai membahayakan.

Sejumlah gejala tersebut muncul sebagai reaksi dari perlawanan kekebalan tubuh, dengan melepaskan zat bernama histamin.

Nah, histamin ini lah yang memicu sejumlah reaksi alergi. Jika Moms mengalaminya, begini langkah pertolongan pertama dan cara mengatasinya.

Baca juga: Inilah Nutrisi Penting untuk Bantu Atasi Alergi pada Anak

Begini Ciri Khas yang Muncul pada Penderita Alergi Udang

Mengalami Alergi Udang? Begini Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasinya

Foto: Orami Photo Stock

Gejala umum alergi udang pada orang dewasa dan anak tampak sama.

Dilansir dari Cleveland Clinic, gejala alergi dapat terjadi dalam intensitas ringan hingga parah.

Pada beberapa penderita, mereka hanya mengalami gatal-gatal sementara. Sedangkan pada penderita lainnya, reaksi alergi bisa saja mengancam nyawa.

Kondisi tersebut ditandai dengan gangguan pernapasan, serta gejala lain yang memengaruhi kulit, pencernaan, bahkan organ jantung.

Berikut ini beberapa gejala alergi udang yang perlu diwaspadai:

  • Gatal
  • Eksim
  • Kesemutan
  • Pembengkakan pada bibir, lidah atau tenggorokan
  • Sesak pada dada
  • Suara mengi
  • Batuk-batuk
  • Sesak napas hingga kesulitan bernapas
  • Nyeri
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Pusing
  • Denyut nadi lemah
  • Kehilangan kesadaran atau pingsan
  • Kulit menjadi pucat atau kebiruan
  • Reaksi alergi parah yang membahayakan nyawa. Kondisi ini dikenal dengan istilah syok anafilaktik

Seperti pada ulasan sebelumnya, gejala alergi udang pada orang dewasa dan anak terkadang sama.

Hal yang ditakutkan adalah, ketidakmampuan anak dalam mengutarakan apa yang dirasakan, sehingga gejala pun bisa saja berubah semakin parah.

Oleh karena itu, Moms disarankan untuk lebih teliti lagi terhadap apa pun yang diberikan pada anak, serta memantau gejala alergi yang muncul.

Jika sejumlah gejala awal diabaikan, akan muncul reaksi alergi yang mengancam nyawa. Kondisi tersebut memicu anafilaksis.

Anafilaksis harus segera ditangani, karena memicu penurunan tekanan darah drastis, sehingga aliran darah menuju seluruh jaringan tubuh akan terganggu.

Sejumlah gejala anafilaktik dapat muncul dalam hitungan detik atau menit setelah mengonsumsi udang. Gejalanya sendiri meliputi:

Jika Moms menemukan gejala berupa kesulitan bernapas atau pembengkakan tenggorokan, disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit untuk mendapat bantuan.

Baca juga: Alergi pada Si Kecil Ternyata Bisa Pengaruhi Perkembangan Psikologisnya

Bagaimana Langkah Pertolongan Pertama Alergi Udang?

Mengalami Alergi Udang? Begini Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasinya

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari Healthline, dalam kondisi darurat seperti munculnya gejala anafilaktik, pemberian suntikan epinephrine sangat disarankan.

Suntikan tersebut dapat diberikan sebagai upaya penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Ketika ditemukan kondisi tersebut, berikut ini beberapa langkah yang perlu dilakukan sebelum mendapatkan suntikan epinephrine:

  • Mencari tahu apakah penderita membawa alat suntik epinephrine
  • Membantu menenangkan penderita
  • Membantu penderita berbaring
  • Menaikkan posisi kaki penderita 30 cm lebih tinggi dari dada
  • Jika muntah, baringkan penderita dalam posisi miring
  • Pastikan penderita memakai pakaian yang longgar
  • Jangan memberikan makanan atau minuman
  • Jangan mengangkat kepala penderita yang kesulitan bernapas

Bagi penderita yang sudah lama mengalami alergi, dokter biasanya mengizinkan mereka untuk membawa suntikan epinephrine.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi munculnya gejala reaksi alergi berat. Suntikan diberikan di area paha.

Begini Langkah Mengobati Alergi Udang

Untuk memastikan jika gejala yang dialami disebabkan oleh alergi udang, langkah pertama yang dilakukan dokter adalah melakukan tes kulit.

Tes kulit dilakukan dengan menusuk kulit bagian lengan bawah, dan memasukkan alerger ke dalam area kulit tersebut.

Jika memang Moms menderita alergi udah, akan muncul bintik merah yang terasa gatal dalam waktu beberapa detik hingga menit.

Jika ditemukan gejala tersebut, dokter akan merekomendasikan tes darah. Tujuannya adalah mengukur respon kekebalan tubuh terhadap udang.

Tes alergi menjadi satu-satunya langkah efektif untuk mengetahui alergi apa yang Moms alami.

Hingga kini, belum ditemukan obat yang dapat menghilangkan alergi udah sepenuhnya.

Langkah pengobatan pun hanya sebatas untuk mencegah gejala berkembang semakin parah.

Suntikan epinephrine menjadi satu-satunya langkah yang dilakukan untuk mengatasi gejala anafilaksis.

Untuk gejala alergi udang dalam intensitas ringan seperti ruam atau gatal, dokter biasanya akan memberikan obat antihistamin.

Baca juga: Mengenal Alergi Dingin dan Gejala yang Ditimbulkannya

Adakah Langkah Pencegah yang Bisa Dilakukan?

Mengalami Alergi Udang? Begini Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasinya

Foto: Orami Photo Stock

Satu-satunya langkah terbaik dan yang paling efektif untuk mencegah munculnya reaksi alergi adalah dengan menjauhi pemicunya.

Dilansir dari The Telegraph, orang dewasa wanita lebih rentan mengalami reaksi alergi ketimbang pria karena perbedaan genetik antara kedua jenis kelamin.

Sementara pada anak-anak, anak laki-laki lebih rentan mengalaminya ketimbang anak perempuan.

Untuk mencegah reaksi alergi muncul, berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Waspada saat Makan di Luar Rumah

Langkah ini menjadi yang paling sulit dilakukan. Pasalnya, Moms harus memastikan alat masak yang digunakan tidak dipakai untuk memasak udang.

Langkah tersebut dilakukan guna menghindari cross-contamination. Jadi, sebaiknya Moms menghindari makan di tempat makan yang menyediakan makanan laut.

2. Membaca Label Kemasan Sebelum Membeli Makanan

Langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan membaca label kemasan sebelum membeli makanan.

Makanan kemasan yang menggunakan seafood seperti udang memang jarang, tetapi membaca label kemasan merupakan hal penting yang harus dilakukan.

Terlebih jika Moms dan keluarga menderita alergi seafood.

3. Menjaga Jarak dari Alergen

Pada beberapa penderita alergi udang, gejala alergi bisa saja muncul meski hanya berada di sekitar tempat pengolahan udang, tanpa mengonsumsinya.

Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga jarak dari alergen. Jangan menyentuh atau menghirup uap udang yang sedang diproses.

4. Hindari Bahan Non Pangan yang Mengandung Udang

Jika mengalami alergi udang yang parah, Moms juga perlu mewaspadai sejumlah bahan non pangan yang mengandung seafood, seperti makanan hewan peliharaan.

Setiap penderita alergi udang mengalami reaksi alergi dalam intensitas beragam, mulai dari ringan hingga berat.

Jangan lupa untuk memastikan jika Moms adalah penderita alergi udang, dengan melakukan tes alergi di fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan mengetahui pasti apa alergen yang memicu reaksi alergi, maka langkah antisipasi pun dapat dengan tepat dilakukan.

Memiliki alergi udang memang menjadi tantangan tersendiri bagi penderita. Terutama bagi mereka yang menyukai makanan laut atau seafood.

Selain udang, beberapa jenis makanan laut yang perlu dihindari, termasuk lobster, kepiting, kerang, gurita, siput, keong, sotong, dan cumi-cumi.

Hal yang perlu dilakukan adalah, jangan menyepelekan alergi apapun yang dialami, termasuk alergi udang.

Pasalnya, risiko kehilangan nyawa bisa saja dialami jika langkah penanganan telat dilakukan.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/shellfish-allergy/symptoms-causes/syc-20377503#:~:text=Shellfish%20allergy%20symptoms%20generally%20develop,other%20parts%20of%20the%20body
  • https://www.healthline.com/health/allergies/allergic-reaction-treatment
  • https://www.everydayhealth.com/allergies/seafood-allergy-fact-vs-fiction.aspx
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/325559#treatment
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11319-allergies-shellfish
  • https://www.healthline.com/health/first-aid/allergy-attacks
  • https://www.telegraph.co.uk/news/health/10435267/Women-more-prone-to-allergies-than-men-report-finds.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait