Kesehatan Umum

18 Oktober 2021

Penyebab Telapak Kaki Panas dan Cara Efektif Mengatasinya

Penyebab telapak kaki panas bisa disertai dengan kesemutan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Debora

Moms mungkin pernah mengalami telapak kaki panas saat malam hari.

Sensasi kaki panas bisa datang dari berbagai kondisi.

Saat telapak kaki panas, biasanya disertai dengan kesemutan, mati rasa, kemerahan, dan bengkak.

Penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi telapak kaki terasa panas akan dijelaskan dalam artikel berikut ini.

Yuk, disimak, ya, Moms!

Baca juga: Ketahui 7 Penyebab Telapak Kaki Gatal dan Cara Mengatasinya

Penyebab Telapak Kaki Panas

Penyebab Telapak Kaki Panas.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa penyebab telapak kaki panas, antara lain jamur kaki seperti kutu air atau sepatu yang terlalu ketat.

Jika disebabkan oleh hal itu, Moms dapat mengatasinya dengan mudah.

Namun, ada beberapa penyebab telapak kaki panas yang tidak diketahui juga lho Moms.

Berikut ini penjelasan selengkapnya:

1. Kekurangan Nutrisi

Saraf membutuhkan nutrisi tertentu untuk berfungsi dengan benar.

Jika tubuh tidak dapat menyerap nutrisi, maka risiko kerusakan saraf, seperti telapak kaki panas dapat meningkat.

Kekurangan asupan folat, vitamin B6, dan vitamin B-12 dapat menyebabkan neuropati.

Menurut jurnal Neurological Clinic malnutrisi dan defisiensi nutrisi berhubungan dengan penyalahgunaan alkohol, gangguan makan, tunawisma, ekonomi rendah, lansia, dan kehamilan.

2. Neuropati Diabetik

Salah satu penyebab paling umum dari telapak kaki panas adalah neuropati diabetik.

Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf dan merupakan komplikasi dari diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Seiring dengan sensasi terbakar, gejalanya termasuk nyeri, kesemutan, dan mati rasa di lengan, tangan, dan kaki.

3. Kehamilan

Wanita yang sedang hamil mungkin mengalami telapak kaki panas karena perubahan hormonal yang meningkatkan suhu tubuh.

Peningkatan beban pada kaki karena kenaikan berat badan alami dan peningkatan cairan tubuh total juga berperan dalam kaki panas selama kehamilan.

4. Menopause

Menopause adalah bagian alami dari penuaan yang biasanya terjadi antara usia 45 dan 55 tahun, karena tingkat estrogen wanita menurun.

Kondisi ini bisa menyebabkan perubahan hormonal yang menyebabkan peningkatan suhu tubuh dan telapak kaki panas.

5. Infeksi Jamur

British Medical Journal Clinical Evidence menjelaskan 15 hingga 25 persen Moms memiliki infeksi jamur atau kutu air.

Perawatan yang cepat dari infeksi ini penting karena dapat menyebar ke area lain dari tubuh, serta ke orang lain.

6. Terkena Paparan Logam Berat

Terkena logam berat seperti arsenik, timbal, atau merkuri, dapat menyebabkan sensasi terbakar di kaki dan tangan.

Jika kadar zat ini menumpuk di dalam tubuh, mereka dapat mencapai tingkat racun dan mulai mengganggu fungsi saraf.

Baca juga: Lakukan 11 Gerakan Ini Agar Otot Kaki Kuat dan Fleksible

7. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan untuk kanker.

Metode ini menghancurkan sel-sel yang tumbuh dengan cepat di dalam tubuh.

Namun, hal itu bisa mengakibatkan kerusakan saraf dan gejala terkait seperti rasa terbakar dan kesemutan pada kaki dan tangan.

8. Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT)

Pada beberapa orang, bentuk neuropati herediter ini dapat menyebabkan telapak kaki panas atau kesemutan.

Kondisi ini mempengaruhi 1 dari setiap 2.500 orang di Amerika Serikat, CMT adalah salah satu gangguan neurologis yang paling sering diturunkan.

9. Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis atau uremia, terjadi akibat kerusakan pada ginjal.

Organ-organ tersebut tidak lagi mampu mengeluarkan racun dari tubuh melalui urine.

Seiring waktu, penumpukan racun dapat menyebabkan neuropati atau sensasi telapak kaki panas.

10. Hipotiroidisme

Memiliki kadar hormon tiroid yang atau hipotiroidisme dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, atau nyeri pada kaki, tungkai, lengan, atau tangan.

Sensasi ini terjadi karena kadar hormon tiroid tubuh yang rendah secara konsisten menyebabkan kerusakan saraf.

11. HIV dan AIDS

Salah satu gejala AIDS atau HIV stadium lanjut adalah neuropati perifer, dan telapak kaki panas atau terbakar.

Kerusakan saraf diperkirakan memengaruhi hampir sepertiga ODHA (orang dengan HIV/AIDS).

Dilansir dari Foundation for Peripheral Neuropathy, beberapa obat AIDS juga menyebabkan neuropati.

12. Penyalahgunaan Alkohol

Penyebab umum lainnya dari kaki panas, asupan alkohol yang berlebihan, dapat menyebabkan kerusakan saraf di kaki dan bagian tubuh lainnya.

Kondisi ini juga dikenal sebagai neuropati alkoholik.

Kerusakan saraf ini terjadi karena alkohol mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap dan menggunakan nutrisi tertentu yang penting untuk fungsi saraf yang tepat.

Kondisi ini juga terjadi karena alkohol beracun bagi saraf di dalam tubuh.

Baca juga: 6 Cara Melatih Kelenturan Tubuh dan Otot Kaki

13. Sindrom Guillain-Barre (GBS)

Sindrom Guillain-Barré disebabkan ketika sistem kekebalan menyerang sistem saraf tepi.

Gejalanya meliputi berbagai tingkat mati rasa, kesemutan, dan kelemahan pada tungkai dan kaki, dan melibatkan batang tubuh dan lengan.

GBS adalah gangguan langka yang mempengaruhi 1 dari setiap 100.000 orang.

Baik pria maupun wanita sama-sama rentan terhadap GBS.

14. Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy (CIDP)

Gangguan neurologis ini ditandai dengan gangguan fungsi sensorik dan kelemahan progresif pada kaki dan lengan dalam jangka waktu yang lama.

Kondisi ini bisa menyebabkan kesemutan atau sensasi terbakar di kaki dan tangan.

15. Eritromelalgia

Erythromelalgia adalah kondisi langka yang terutama memengaruhi kesehatan kaki.

Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit yang hebat, kemerahan, dan sensasi panas di kaki dan tangan.

Gejala dapat terjadi secara terus-menerus atau berkala.

16. Vaskulitis

Kondisi ini, yang ditandai dengan peradangan pembuluh darah, dapat menyebabkan rasa sakit dan kesemutan di kaki karena darah tidak dapat mengalir dengan bebas ke ekstremitas.

Vaskulitis dapat mengakibatkan kerusakan jaringan sehingga perlu segera mendapatkan penanganan.

17. Sarkoidosis

Dalam kondisi peradangan ini, kelompok kecil sel radang, disebut granuloma, yang tumbuh di tubuh.

Jika kulit atau sistem saraf terpengaruh, kaki bisa terbakar atau terasa panas.

18. Gaya Hidup

Berbagai kebiasaan, seperti alas kaki yang buruk dan berdiri atau berjalan dalam waktu lama, terutama di suhu panas, dapat menyebabkan kaki panas atau terbakar.

Baca juga: 4 Langkah Perawatan Luka di Telapak Kaki Balita untuk Mencegah Infeksi

Cara Mengatasi Telapak Kaki Panas

Cara Mengatasi Telapak Kaki Panas.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Perawatan untuk telapak kaki panas bervariasi dan tergantung pada penyebab gejala yang mendasarinya.

Berikut ini perawatan dapat mencakup untuk mengatasi telapak kaki panas, yaitu:

1. Mengatasi Kondisi Medis yang Mendasarinya

Ketika telapak kaki panas disebabkan oleh neuropati diabetik, maka pengaturan kadar gula darah dapat meredakannya.

Telapak kaki panas yang disebabkan oleh kondisi peradangan dan kronis dapat diobati dengan mengelola kondisi dan mengikuti rejimen pengobatan yang ditentukan.

2. Mengganti Obat

Terkadang mengganti obat dapat membantu, seperti dalam kasus obat HIV yang menyebabkan neuropati.

Penting untuk hanya mengganti obat dengan berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Fungsi Tulang Jari Tangan dan Kaki, Ternyata Beda!

Pengobatan Rumahan untuk Telapak Kaki Panas

Pengobatan Rumahan untuk Telapak Kaki Panas.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penting untuk menemui dokter untuk mengetahi penyebab dan cara mengarasi telapak kaki panas.

Namun, Moms juga bisa melakukan pengobatan di rumah sebagai langkah awal mengatasi telapak kaki panas.

1. Rendam Kaki

Rendam kaki Moms dalam air dingin atau mandi es selama beberapa menit.

Namun, ini tidak dianjurkan untuk orang dengan eritromelalgia. Ini dapat merusak kulit mereka.

Moms juga bisa melakukan perendaman dengan tambahan garam Epsom atau larutan sari apel.

Jika Moms menderita diabetes, tanyakan kepada dokter sebelum mencoba obat ini.

2. Ramuan Herbal

Ramuan herbal juga dinilai mampu menjadi salah satu perawatan telapak kaki panas, salah satunya adalah kunyit.

Kandungan yang terdapat dalam kunyit dapat meredakan nyeri saraf.

Kurkumin diketahui memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba pelindung.

Kurkumin juga dianggap sebagai untuk membantu gejala neurologis.

Solusi jahe atau kunyit buatan sendiri juga bisa digunakan.

Satu studi menemukan bahwa patch lidokain efektif dalam menghilangkan rasa sakit akibat eritromelalgia.

3. Pijat Kaki

Langkah yang paling mudah untuk mengatasi telapak kaki panas adalah memijat.

Cara ini dapat membantu kaki Moms meningkatkan aliran dan sirkulasi darah.

Itulah penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi telapak kaki panas.

Semoga beberapa cara tersebut membantu Moms dalam mengatasi masalah ini, ya!

  • https://www.healthline.com/health/burning-in-feet#home-remedies
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/319911#treatment
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait