28 Januari 2023

Moms, Cari Tahu Nilai Normal MCV dalam Darah di Sini!

MCV adalah jumlah rata-rata hemoglobin yang ada dalam satu sel darah merah

Mungkin istilah MCV atau Mean Corpuscular Volume masih agak jarang kita temui ya, Moms. Nah, MCV adalah jumlah eritrosit atau sel darah merah dalam tubuh kita.

Tinggi atau rendahnya nilai Mean Corpuscular Volume, bisa menunjukkan jenis anemia yang diderita.

Untuk mengetahui berapa banyak ukuran MCV dalam darah adalah dengan tes darah.

Sel darah merah berfungsi mengirimkan oksigen dari paru-paru ke setiap sel di seluruh tubuh.

Sel membutuhkan oksigen untuk tumbuh, menjalani fungsinya, dan tetap sehat.

Apa Itu MCV?

Apa Itu MCV?
Foto: Apa Itu MCV? (Medicalnewstoday.com)

MCV adalah jumlah rata-rata hemoglobin yang ada dalam satu sel darah merah.

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen ke jaringan tubuh.

Mengutip Medline Plus, tes darah ini adalah bagian dari hitung darah lengkap (CBC), tes skrining rutin yang mengukur berbagai komponen darah, termasuk sel darah merah.

Ada 2 jenis Mean Corpuscular Volume yang perlu Moms ketahui, yaitu:

  • Mikrositosis: MCV rendah yang menunjukkan sel darah merah kecil (RBC)
  • Makrositosis: MCV tinggi, menunjukkan sel darah merah yang lebih besar

MCV adalah pengukuran sel darah merah yang bisa mendeteksi berbagai kelainan darah, misalnya penyakit ginjal.

Lantas siapa saja yang memerlukan tes darah ini?

Dokter atau ahli kesehatan mungkin akan merekomendasikan tes MCV, jika Moms memiliki gejala:

  • Kelainan darah
  • Kelelahan
  • Pendarahan atau memar yang tidak biasa
  • Tangan dan kaki dingin
  • Kulit pucat

Mengutip National Library of Medicine, kelainan darah biasanya terdeteksi dari jumlah sel darah putih yang tidak normal atau jumlah trombosit dalam darah.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kadar Hemoglobin Normal Ibu Hamil

Nilai Normal MCV dalam Darah

Nilai Normal MCV dalam Darah
Foto: Nilai Normal MCV dalam Darah (Orami Photo Stocks)

Ketika Moms mengikuti tes darah untuk mengukur MCV, prosesnya akan sangat mudah.

Dokter akan mengambil sampel darah dari pembuluh darah di lengan dengan menggunakan jarum kecil.

Setelah jarum dimasukkan, sejumlah darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau vial.

Moms mungkin merasa sedikit perih saat jarum masuk atau keluar. Ini biasanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.

Nah, setelah itu bagaimana mengukur nilai Mean Corpuscular Volume dalam darah?

Cara melihat nilai normal dalam darah adalah dengan rumus medis. Kisaran nilai normal adalah sekitar 27,5 dan 33,2 pikogram (pg).

Ada berbagai hal yang menyebabkan tinggi atau rendahnya kadar MCV dalam darah.

Nilai MCV yang dihitung di bawah 27,5 pg dianggap sel darah merah yang rendah.

Mengutip E-Medicine Medscape, adapun cara mengukur kadar normal MCV adalah dengan menggunakan satuan femtoliters, antara lain:

  • Untuk orang lansia, dewasa dan anak-anak kadar nilai normalnya adalah 80-95 fl
  • Untuk bayi baru lahir, kadar nilai normalnya adalah 96-108 fl

Baca Juga: Jumlah Trombosit Normal pada Anak, Harusnya Berapa, Ya?.

Risiko Penyakit MCV Tidak Normal

Risiko Penyakit MCV Tidak Normal
Foto: Risiko Penyakit MCV Tidak Normal (Orami Photo Stock)

Jika hasil menunjukkan sel darah merah lebih kecil dari biasanya, ini mungkin manandakan beberapa hal, seperti:

  • Anemia

Anemia adalah suatu kondisi di mana darah memiliki jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari biasanya.

Anemia defisiensi besi adalah bentuk anemia yang paling umum. Namun, ada jenis anemia lainnya, Moms.

  • Thalasemia

Thalasemia merupakan penyakit bawaan yang dapat menyebabkan anemia berat.

Jika hasil Moms menunjukkan bahwa sel darah merah lebih besar dari biasanya, itu mungkin menunjukkan:

  • Kekurangan vitamin B12
  • Kekurangan asam folat, jenis lain dari vitamin B
  • Penyakit hati
  • Hipotiroidisme

Jadi, nanti dokter akan membantu membacakan hasil Mean Corpuscular Volume dan mendiagnosis penyakit yang Moms derita.

Penyebab Kadar MCV Tidak Normal

Penyebab Kadar MCV Tidak Normal
Foto: Penyebab Kadar MCV Tidak Normal (Orami Photo Stock)

Kadar MCV yang dihitung di bawah 27,5 pg dianggap rendah. Ini berarti ada jumlah hemoglobin yang rendah per sel darah merah.

Nilai yang rendah biasanya menunjukkan adanya anemia defisiensi besi. Zat besi penting untuk produksi hemoglobin.

Tubuh akan menyerap sejumlah kecil zat besi yang diperoleh dari makanan, untuk menghasilkan hemoglobin.

Beberapa penyebab umum kekurangan zat besi termasuk makan makanan yang rendah zat besi, efek samping operasi besar atau trauma, atau kehilangan darah.

Dalam kasus yang lebih jarang, MCV rendah dapat disebabkan oleh kondisi genetik yang disebut talasemia.

Pada kondisi ini mengutip studi dalam Research Gate, produksi hemoglobin menjadi terbatas. Ini berarti tidak cukup banyak sel darah merah yang beredar di aliran darah.

Berbeda dengan kadar MCV yang terlalu tinggi, ini bisa karena Moms memiliki lebih banyak hemoglobin dalam tubuh.

Mean Corpuscular Volume dianggap tinggi apabila jumlahnya di atas 33,2 pikogram.

Ukuran sel darah merah yang bertambah besar dan jumlah hemoglobin tiap sel juga bertambah, ini suatu kondisi yang disebut anemia makrositik.

Ini lebih umum terjadi pada usia lanjut atau lansia. Gaya hidup atau faktor genetik juga bisa menjadi penyebabnya.

Baca Juga: 9 Pantangan Makanan Penderita Anemia, Jangan Dilanggar!

Perawatan Sel Darah Merah Tidak Normal

Perawatan Sel Darah Merah Tidak Normal
Foto: Perawatan Sel Darah Merah Tidak Normal (Orami Photo Stocks)

Perawatan untuk sel darah rendah yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dapat dibantu dengan menambahkan makanan kaya zat besi ke dalam asupan sehari-hari.

Bahkan Moms bisa mengonsumsi suplemen zat besi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ketika tubuh merasa kehilangan darah dalam jumlah banyak, Moms mungkin memerlukan transfusi darah.

Begitu juga untuk pengobatan sel darah merah yang terlalu tinggi, bisa dengan perubahan gaya hidup.

Moms bisa menambahkan makanan yang kaya vitamin B-12 dan asam folat, seperti:

  • Salmon
  • Yogurt
  • Susu
  • Melon
  • Jeruk Nipis
  • Tomat

Bacaa Juga: Apa Itu Perdarahan Subkorionik Selama Kehamilan?

Itu dia Moms penjelasan mengenai fungsi MCV dalam darah. Semoga membantu ya, Moms!

  • https://medlineplus.gov/lab-tests/mcv-mean-corpuscular-volume/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK545275/
  • https://emedicine.medscape.com/article/2085770-overview
  • https://www.researchgate.net/publication/275354736_Mean_corpuscular_volume_of_control_red_blood_cells_determines_the_interpretation_of_eosin-5'-maleimide_EMA_test_result_in_infants_aged_less_than_6_months

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.