Rupa-rupa

RUPA-RUPA
12 Oktober 2020

Bisa Jadi Pertanda Buruk, Ini 5 Arti Mimpi Bertengkar dengan Suami

Moms, berikut ini arti mimpi bertengkar dengan suami yang perlu dipahami
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Setiap dari kita pasti setuju kalau hubungan dalam rumah tangga memang tidak selalu berjalan harmonis dan romantis setiap saat.

Konflik dapat terjadi dan pertengkaran suami istri tidak dapat dihindari. Munculnya emosi negatif berbentuk rasa marah yang dapat membuat pertengkaran semakin runyam.

Namun, apa jadinya kalau Moms justru hanya bermimpi bertengkar dengan suami?

Nah, hal ini bisa menjadi pertanyaan besar terlebih lagi apabila hubungan Moms dan pasangan sedang baik-baik saja.

Baca Juga: Hati-hati Jadi Bertengkar! Ini 3 Kesalahan saat Diskusi dengan Suami

Faktanya, menurut studi dari Scientific Reports, mimpi adalah pengalaman subjektif yang terjadi selama tidur dan bermimpi adalah proses mengalami pengalaman tersebut.

Arti Mimpi Bertengkar dengan Suami

Berikut ini beberapa arti mimpi bertengkar dengan suami yang penting untuk Moms ketahui:

1. Rasa Marah yang Dipendam

rasa marah yang dipendam

Foto: Orami Photo Stock

Masih menurut studi dari di atas, rasa cemas atau perasaan negatif lainnya sangat berperan ke dalam mimpi kita sendiri.

Nah, mimpi bertengkar dengan suami dapat mewakili keresahan dalam diri sendiri.

Mimpi bertengkar dengan suami bisa dikaitkan dengan situasi kehidupan nyata, misalkan ketidakmampuan Moms untuk mengekspresikan diri.

Mungkin saja, saat ini Moms dan pasangan sedang terlibat dalam sebuah konflik dan tidak tahu jalan keluarnya.

Moms, sebenarnya tidak yang salah untuk mengekspresikan rasa marah pada pasangan, asalkan bukan berteriak histeris tanpa alasan yang jelas.

Nyatanya, memendam amarah hanya akan memupuk emosi negatif, yang ujung-ujungnya bisa meledak juga pada akhirnya.

Kehidupan berumah tangga memang sarat akan konflik. Jika Moms membutuhkan waktu untuk sendiri dulu, hal ini bisa dikomunikasikan dengan pasangan. Sebab, tidak semua masalah bisa diselesaikan saat itu juga.

“Tidak ada salahnya bilang kepada pasangan bahwa kita membutuhkan ruang sendiri atau pasangan yang membutuhkannya. Jangan ‘menghukum’ mereka dengan memaksakan semua harus selesai saat itu juga. Sebaiknya, redakan emosi maka setelahnya bisa membahas masalahnya lagi,” ungkap Rachel A. Sussman, psikoterapis dan ahli pakar hubungan di New York.

Baca Juga: 6 Konflik dalam Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai

2. Memiliki Insecure dalam Hubungan

merasa insecure dalam pernikahan

Foto: Orami Photo Stock

Setiap istri pasti pernah merasa insecure dalam hubungannya. Hal ini sebenarnya sama saja dengan yang dialami oleh para suami.

Mungkin saat ini Moms merasa insecure tentang banyak hal, seperti bentuk badan yang berubah setelah melahirkan anak atau kulit yang tidak semuda dulu lagi. Tanpa sadar, hal ini menimbulkan rasa khawatir.

Dilansir dari Psychology Today, rasa insecure dalam sebuah hubungan dapat terwujud dalam sebuah mimpi.

Pertengkaran dengan suami bisa memicu keretakan rumah tangga apabila tidak segera ditangani dengan baik.

Maka dari itu, Moms bisa saja bermimpi bertengkar dengan suami karena takut terjadi pernikahan tidak lagi seharmonis dulu. Atau bisa saja, Moms bermimpi pertengkaran dengan suami dipicu oleh kehadiran orang ketiga.

Semua mimpi tersebut bisa berasal dari rasa insecure yang tidak segera ditangani dengan baik.

Penting untuk diingat, karakter dalam mimpi Moms bisa berasal dari pikiran Moms sendiri. Bermimpi bertengkar dengan suami hanya menunjukkan bahwa Moms memiliki kekhawatiran tentang hubungan ini.

Nyatanya, menyadari dan mendiskusikan isi mimpi dan emosi bisa menjadi cara yang berharga untuk mengatasi rasa insecure dalam hubungan pernikahan.

Seiring berjalannya waktu, setelah membahas dan menghadapi rasa insecure ini, hubungan Moms dan pasangan bisa menjadi lebih intim.

Baca Juga: 5 Tanda Suami Tidak Sayang Istri, Adakah pada Dads?

3. Peristiwa yang Traumatis

peristiwa traumatis

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms sering bermimpi bertengkar dengan suami, maka hal ini bisa menjadi pertanda yang cukup serius.

Dilansir dari laman HelpGuide, trauma emosional dan psikologis bisa berasal dari peristiwa yang sangat menegangkan dan menghancurkan rasa aman dalam diri Moms. Beberapa peristiwa traumatis yang bisa menjadi pemicu, seperti:

  • Trauma masa kecil, misalnya orang tua yang dulu sering bertengkar atau hingga bercerai.
  • Mengalami kekerasan fisik dan emosional saat masih kecil.
  • Pernah mengalami pertengkaran hebat dengan mantan kekasih.
  • Pernah mengalami kekerasan emosional oleh pasangan.

Sering kali, seseorang tidak menyadari bahwa pengalaman traumatis bisa sangat berdampak untuk kehidupan saat ini.

Faktanya, pengalaman traumatis ini bisa menjadi ancaman terhadap kehidupan atau keselamatan, sehingga bisa mengganggu kesehatan mental.

Mungkin saja dari luar Moms terlihat baik-baik saja, namun sebenarnya Moms mengalami trauma cukup mendalam.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Tentunya, trauma tidak bisa langsung disembuhkan dalam sekejap mata.

Namun, ada baiknya Moms meminta bantuan profesional yang ahli di bidangnya. Jangan sampai trauma masa lalu mengganggu kualitas hubungan Moms dan pasangan saat ini.

Baca Juga: 8 Penyebab Utama Masalah Komunikasi dalam Pernikahan

4. Ekspektasi yang Terlalu Tinggi pada Pasangan

ekspektasi terlalu tinggi

Foto: Orami Photo Stock

Bila Moms mimpi bertengkar dengan suami, yang disertai dengan suara yang histeris, maka hal ini bisa menandakan betapa besar ekspektasi Moms terhadap pasangan.

Mengapa demikian? Selama ini, Moms mengharapkan suami untuk lebih romantis, lebih pandai berkomunikasi, tidak egois, dan lebih membimbing. Namun, kenyataannya suami tentunya tidak selalu bersikap demikian.

Ekspektasi yang tidak tercapai pada pasangan akhirnya bisa masuk sampai ke alam bawah sadar Moms ketika sedang tertidur di malam hari.

Sebaiknya, perlu dipahami bahwa ekspektasi terlalu tinggi pada pasangan bisa menjadi sumber masalah dalam rumah tangga.

Buang jauh-jauh gambaran pasangan yang ideal dan diukurkan pada suami. Kenyataannya, tidak ada manusia yang benar-benar bisa seratus persen memenuhi harapan kita.

Studi yang diterbitkan oleh Harvard Business mengungkapkan, pasangan tidak boleh saling berasumsi bahwa satu sama lain saling mengerti kebutuhan masing-masing.

Penting untuk mengelola harapan dalam sebuah hubungan untuk mencegah kekecewaan yang akhirnya nanti bisa menjadi sumber konflik di dalam rumah tangga.

Jika Moms saat ini juga bertengkar dengan suami, berhenti untuk berharap bahwa pasangan akan mengerti kalau kita hanya diam saja. Sebaiknya, utarakan perasaan masing-masing dan cari solusinya di tengah.

Baca Juga: Bertengkar dengan Suami, Begini 4 Cara Mengelola Emosi

5. Komunikasi yang Buruk dengan Suami

komunikasi yang buruk dengan pasangan

Foto: Orami Photo Stock

Moms, coba ingat-ingat kembali, kapan terakhir kali mengobrol secara intens dengan pasangan? Atau, apakah Moms dan suami hanya melakukan rutinitas tanpa pernah lagi memiliki waktu berkualitas berdua? Nah, hati-hati, hal ini juga bisa menjadi pemicu munculnya mimpi bertengkar dengan suami.

Jika kita punya komunikasi yang buruk dengan suami, maka segala sesuatunya pasti akan berantakan ke depannya.

Selain itu, komunikasi yang buruk rentan membuat konflik dengan suami. Suami dan istri tentunya akan memiliki pendapat yang berbeda tentang suatu hal.

Menurut Rachel Becker-Warner, ahli terapi hubungan dan seks di Universitas Minnesota mengatakan bahwa mendapatkan hubungan suami istri yang berkualitas dengan menjaga komunikasi dengan baik.

Coba luangkan kembali waktu untuk bisa mengobrol berdua dengan pasangan, tanpa harus mencampurkan dengan urusan rumah tangga dan anak-anak.

Anggaplah Moms dan pasangan masih pacaran, sehingga pembicaraan akan lebih tentang mengenal masing-masing pribadi.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi arti mimpi bertengkar dengan suami. Siapa tahu, setelahnya Moms dapat mengoreksi kembali bagaimana hubungan dengan suami selama beberapa waktu terakhir. Jangan putus harapan, ya, Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait