26 April 2019

Bagaimana Cara Membujuk Anak yang Menolak Sikat Gigi?

Begini cara yang bisa diikuti untuk membujuk anak yang menolak sikat gigi

Setiap fase pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Terlebih lagi ketika anak memasuki tahapan tumbuh gigi yang penting dalam hidupnya.

Mengapa dikatakan penting? Begini, Moms. Kesehatan mulut dan gigi anak itu berpengaruh pada sistem pencernaan dalam tubuhnya.

Jadi ketika area mulut dan gigi sehat, maka asupan gizi yang masuk dalam tubuhnya juga tercerna dengan baik. Sebaliknya, ketika area mulut dan giginya bermasalahnya, maka bukan tidak mungkin asupan gizi yang masuk ke dalam tubuhnya juga tidak berproses dengan baik.

Mulut dan gigi bukan saja pemanis senyum saja, tapi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak ke depannya.

Umumnya, anak akan tumbuh gigi pertama kali saat usianya 5-6 bulan, dimulai dari gigi seri bawah terlebih dulu. Lalu, giginya akan bertumbuh lengkap ketika anak berusia sekitar 3 tahun.

Baca Juga: Anak Menelan Pasta Gigi Saat Sikat Gigi, Berbahayakah?

Nah, sejak gigi anak tumbuh pertama kali, ia sudah harus diajarkan untuk sikat gigi. Kebiasaan ini harus diajarkan sejak dini agar ia menjadi terbiasa.

Mungkin awalnya, ia akan memberontak dan sulit untuk diminta sikat gigi, maka di sini adalah peran orangtua untuk bersabar.

Hal ini diungkapkan juga oleh seorang dokter gigi spesialis anak, drg. Rizka Aulia Zaim lewat percakapannya di Kulwap Orami Community pada Kamis (21/2) lalu. Ia menyampaikan juga tips ampuh untuk membujuk anak yang menolak untuk diajak sikat gigi.

Perlu diingat, ya, Moms, kuncinya adalah tidak memaksa anak untuk melakukan seperti yang kita inginkan karena hal tersebut tidak akan efektif.

Baca Juga: Kapan Waktu Tepat untuk Mengganti Sikat Gigi Anak?

Jangan Terlambat Ajarkan Anak Sikat Gigi

child brushing teeth 1024x681
Foto: child brushing teeth 1024x681

Ketika anak memberontak dan menolak saat diajak sikat gigi, pastikan apakah anak telat untuk diperkenalkan pada sikat gigi?

Seharusnya ketika anak tumbuh gigi pertama kali, maka harus segera diajarkan sikat gigi. Jika sudah terlambat usianya, maka akan lebih sulit untuk mengajaknya sikat gigi.

“Ketika anak berusia 1 tahun baru diperkenalkan sikat gigi, memang agak terlambat dan kemungkinan akan berontak menolak semakin besar. Mulai sekarang perkenalkan perlahan tapi tetap harus konsisten dan sabar, itu adalah kuncinya,” ujar dokter yang praktik di Brawijaya Women & Children Clinic Bandung ini.

Di awal-awal percobaan untuk mengajak anak sikat gigi, ia menolak sudah biasa karena tidak mudah untuk mengajarkan perubahan pada anak.

Namun, dengan konsistensi dan kesabaran, maka kebiasaan sikat gigi menjadi rutinitas sehingga anak akan meminta sikat gigi tanpa diminta lagi.

Cara lain yang dapat dicoba adalah jadikan momen menyikat gigi menjadi momen yang menyenangkan.

Selain meminta anak untuk sikat gigi, Moms bisa ikut memberi contoh dengan juga menyikat gigi. Seorang anak biasanya akan mencontoh orangtuanya sehingga hal tersebut lebih memudahkan anak untuk mau sikat gigi.

Baca Juga: Apa Penyebab Gigi Anak yang Rapat dan Tonggos?

Pasta Gigi yang Dipakai Anak

92275687 wide
Foto: 92275687 wide

Pertanyaan yang juga sering ada dalam benak ibu, apakah pasta gigi yang cocok untuk anak yang masih kecil?

Nah, sebelumnya pastikan anak sudah bisa berkumur sendiri. Jika belum bisa, lebih tak menggunakan pasta gigi.

“Jika anak sudah bisa berkumur, pastikan anak memakai pasta gigi yang mengandung fluoride, ya. Namun jika anak belum bisa berkumur, tak perlu pakai pasta gigi, namun ajarkan berkumur setelah sikat gigi dengan menggunakan air mata agar kalau tertelan tetap aman,” ujar drg. Rizka.

Nah, jadi tidak bingung lagi dalam membujuk anak untuk sikat gigi, kan, Moms? Selalu ingatkan pada anak kalau sikat gigi itu penting bagi kesehatannya, ya!

(DG/INT)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.