Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Rupa-rupa | Nov 29, 2018

Bikin Surabaya Jadi Mirip Jepang, Ini 4 Fakta Tentang Bunga Tabebuya

Bagikan


Kota Surabaya kini semakin indah dan asri dengan banyaknya pohon tabebuya di sejumlah jalan protokol.

Bunga yang memiliki aneka ragam warna ini tidak hanya membuat Surabaya semakin cantik namun juga mirip dengan negara Jepang.

Pasalnya, meski berbeda memang bunga tabebuya ini mirip dengan bunga sakura yang banyak di jumpai di Jepang.  

Tak lain tak bukan, ide ini rupanya datang dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Bahkan menurut informasi, beliau sudah mencetuskan ide ini jauh sebelum menjadi Wali Kota. Luar biasa sekali, bukan?

Yuk Moms kita simak lebih jauh seputar fakta tentang bunga tabebuya:

Berasal Dari Amerika

Bunga tabebuya atau pohon terompet merah muda adalah pohon asli dari Amerika kemudian didistribusikan dari Meksiko utara selatan ke Argentina utara.

Pohon ini adalah pohon biasa di Paraguay, dan juga di wilayah timur laut Argentina, serta di Bolivia tenggara.

Baca Juga: 5 Tanaman yang Bisa Membersihkan Udara di Dalam Rumah

Tidak Mudah Menumbuhkannya

Pohon ini cenderung kecil atau tidak teratur ketika muda. Karenanya, butuh tanah yang dikeringkan dengan baik untuk merespon proses pemupukan.

Meski sebenarnya, semua proses dalam penanaman pohon ini sangat berguna untuk memberi aksesn warna.

Ketika pohon sudah tumbuh besar, memang akan cocok untuk tanaman di jalan besar. Sedangkan yang masih kecil memang lebih baik menjadi hiasan di pekarangan rumah.

Musim Tumbuhnya Berbeda Di Setiap Negara

Di Indonesia, bunga ini bermekaran sekitar bulan maret dan april. Sedangkan di belahan selatan, bunga terumpet merah muda ini mekar antara Juli dan September.

Di belahan bumi utara seperti India, musim berbunga adalah Desember hingga Januari, setelah daunnya berguguran.

Bunganya besar, berbentuk tabung dan bagian dalamnya berwarna merah muda atau magenta. Selain itu juga ada empat benang sari dan satu staminode.

Baca Juga: 5 Tanaman Ini Banyak Manfaatnya Lho Jika Ditaruh di Meja Kerja

Miliki Banyak Manfaat

Tanaman ini juga digunakan sebagai tanaman madu, dan banyak ditanam sebagai pohon hias di taman, alun-alun dan jalan-jalan umum karena penampilannya yang mengesankan dan penuh warna seperti bunga.

Tak hanya itu, kulit bagian dalamnya dapat digunakan sebagai obat tradisional. Dikeringkan, diparut, dan kemudian direbus, membuat teh berwarna kecoklatan pahit dikenal sebagai lapacho atau taheebo.

Kulitnya biasanya digunakan sebagai obat selama flu dan musim dingin dan untuk meredakan batuk perokok.

Melihat banyaknya manfaat serta keindahan yang dihasilkan oleh bunga ini, tentunya Moms akan semakin penasaran bukan melihat langsung bagaimana indahnya bunga ini bermekaran di Surabaya?

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.