Pernikahan & Seks

21 Juni 2021

7 Alasan Harus Nikmati Bulan Madu, Pengantin Baru Wajib Tahu

Harus ada pertimbangan biaya juga, lho!
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Karla Farhana

Setelah mendengar kata pengantin baru, tentu di benak kita tak jarang muncul adalah 'bulan madu'.

Namun sebenarnya apakah istilah dan arti bulan madu untuk pasangan suami-istri? Wajibkah setiap pasangan merasakan pengalaman ini?

Nah, daripada salah arti, lebih baik cari tahu serba-serbi dan alasan Moms harus rasakan bulan madu di bawah ini yuk!

Istilah Bulan Madu

istilah-bulan-madu-meningkat.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Honey yang berarti 'madu', melambangkan manisnya pernikahan di bulan-bulan awal ketika dua cinta bertemu.

Moone atau moon diyakini merujuk pada siklus bulanan orang yang menikah. Bulan-bulan pertama pernikahan biasanya cukup manis dan cerah.

Honey moon juga menunjukkan bahwa tidak semua bulan kehidupan pernikahan harus semanis bulan pertama.

Inilah mengapa Moms akan sering mendengar istilah 'periode bulan madu' di awal-awal kehidupan pasutri.

Bulan madu, sebuah istilah yang digunakan bagi orang yang baru menikah, sehingga cinta mereka tampaknya akan mengalahkan pertengkaran apapun.

Pada masa ini disebut orang-orang biasa sebagai bulan madu. Juga dikatakan bahwa asal usul bulan madu ini berasal dari masa Babilonia.

Sejarah awal mulanya, untuk meningkatkan kejantanan dan kesuburan pasangan yang baru menikah, ayah pengantin perempuan akan memberikan menantunya semua kebutuhan minuman yang berbasis 'madu'.

Ini diminum selama bulan pertama pernikahan mereka.

Pada masa inilah kata bulan madu ini mulai muncul dan menjadi tren hingga saat ini.

Dengan begitu, bulan waktu adalah waktu untuk menjalin ikatan, bersantai, merayakan sebagai pasangan, merenungkan hubungan, dan melihat rencana ke depan apa yang akan datang.

Baca Juga: Inilah 9 Ujian Pernikahan di 5 Tahun Pertama Pernikahan, Hadapi Bukan Hindari!

Kenapa Harus Menikmati Bulan Madu?

Tentu saja bulan madu tidak perlu pergi begitu saja setelah selesai berpesta atau menikah.

Nyatanya, banyak pasangan berencana untuk melakukan perjalanan di akhir tahun atau pada ulang tahun pernikahan pertama mereka.

Bagi pasangan yang baru menikah, bulan madu adalah momen terindah yang bisa didapatkan setelah penat dan lelah menyiapkan semua persiapan pernikahan.

Tapi apa sebenarnya manfaat bulan madu untuk pasutri baru?

1. Waktu untuk Bersantai

bulan-madu-ulang-tahun-pernikahan-untuk-istri,-romantis!.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Ketika fisik dan mental terkuras untuk menyiapkan acara pernikahan, bulan madu saatnya untuk Moms bersantai.

Manfaat bulan madu adalah untuk liburan dan mengosongkan pikiran yang mengganggu.

Moms bisa mendiskusikan dengan pasangan untuk memilih destinasi wisata yang disukai, misalnya pantai, pegunungan ataupun kota.

Bulan madu dimanfaatkan untuk beristirahat sebanyak-banyaknya.

Tak hanya itu, jangan lupa memanjakan diri dengan kegiatan santai lainnya, seperti spa, berenang, dan sebagainya, bersama pasangan.

2. Perayaan Pernikahan

Pernikahan memang menyenangkan dan momen sekali seumur hidup, tetapi bisa sangat merepotkan bagi kedua mempelai.

Bulan madu adalah kesempatan bukan hanya untuk melepas penat, tetapi perayaan atas pernikahan yang telah dilangsungkan.

Tentu rasa bersyukur, suka cita sangat bisa dirasakan bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah.

Nah untuk menyalurkan rasa kebahagaiaan itu, bulan madu adalah sarana yang tepat untuk Moms nikmati dengan pasangan.

Baca Juga: Persiapan Keuangan Sebelum Menikah

3. Semakin Intim dengan Pasangan

Berhubungan seks saat bulan madu.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Mungkin tidak untuk semua orang, namun salah satu alasan untuk melakukan bulan madu adalah untuk berhubungan intim.

Tentu, Moms dapat mencapai ini dengan mudah di rumah, tetapi jika dilakukan di luar rumah dan dalam suasana pasutri baru, tentu lebih mengasyikkan bukan?

Ini adalah momen bagi Moms dan pasangan untuk berduaan tanpa ada gangguan. Bulan madu membuat kita akan punya lebih banyak waktu untuk bermesraan dengan pasangan sebelum kembali ke dunia nyata.

Untuk yang langsung menjalani program kehamilan, ini juga menjadi alasan Moms harus merasakan bulan madu, lho!

4. Mengenal Tempat Baru

Jadikan pengalaman bulan madu pertama sebagai pasutri baru untuk pengalaman yang tak terlupakan.

Pergi keluar dan jelajahi tempat bersama pasangan adalah momen terindah yang tak terbayangkan.

Dengan bulan madu, Moms bisa mengenal berbagai tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Tak hanya itu, bulan madu juga mengajarkan kita untuk belajar tradisi, bahasa, dan kebiaaan tempat itu sendiri.

Bagi Moms pecinta kuliner, ini jadi poin tambahan yang bisa dinikmati bersama pasangan.

5. Membuat Rencana Keluarga

bina-keluarga-ketika-bulan-madu.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Selain itu, manfaat bulan madu dan liburan memberi pasangan sedikit waktu tenang untuk merencanakan masa depan.

Kebanyakan pasangan yang akan menikah menghabiskan satu tahun atau lebih untuk merencanakan sesuatu.

Bahkan, tidak memiliki cita-cita atau perencanaan setelah pernikahan dapat menyebabkan depresi besar pasca pernikahan, lho.

Maka mencegah hal itu, manfaatkan waktu bulan madu untuk membicarakan hal-hal seperti ini dan merencanakan masalah kedepannya.

Baca Juga: Waspada Masalah Infertilitas Jika Belum Hamil Setelah Satu Tahun Menikah

6. Momen Kenangan

Bulan madu memberikan momen tak terlupakan pertama sebagai pasangan suami istri baru.

Momen ini mungkin akan jarang Moms nikmati apalagi jika harus kembali ke rutinitas bekerja.

Maka dari itu, momen liburan dan senang-senang dengan pasangan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Belum lagi beberapa kenangan indah bulan madu ini akan membantu menjaga percikan hubungan tetap hidup dan mesra, Moms.

7. Mencegah Stres atau Depresi

Kenali Depresi Setelah Menikah, Mungkinkah Terjadi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Sering dikatakan bahwa pernikahan itu akan selalu dihampiri berbagai masalah kehidupan.

Meski pernikahan terlihat bahagia, di balik itu ada banyak rintangan yang perlu dilalui sebagai pasangan suami istri baru.

Jadi setelah melangsungkan acara pernikahan, tak heran banyak pasangan memilih bulan madu untuk meredakan stres akibat kelelahan mengurus hal-hal kecil atau karena perdebatan dengan keluarga.

Pasangan baru membutuhkan waktu untuk pulih, bersantai, serta menghidup udara segar untuk mencegah stres setelah menikah.

Baca Juga: 4 Tips Keuangan Aman untuk Pasangan yang Baru Menikah, Ikuti, Yuk!

Durasi dan Waktu Terbaik Bulan Madu

3 Seks Rutin Ketika Bulan Madu.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Merencanakan pernikahan bisa sangat menegangkan dan melelahkan.

Bulan madu seharusnya menjadi solusi dalam melepas semua kepenatan yang dialami 'newly weds'.

Begitu banyak pekerjaan dan masalah kecil masuk ke dalam pernikahan, jadi bulan madu adalah cara yang bagus untuk bersantai setelah menikah.

"Oleh karena itu, waktu yang ideal untuk pergi adalah beberapa hari setelah pernikahan karena ini adalah cara terbaik untuk melanjutkan perayaan secara intim dan pribadi sebagai seorang pasangan baru," kata Dr. Jane Greer, terapis pernikahan dan keluarga.

Ketika tidak memungkinkan untuk langsung pergi, rencanakan beberapa bulan setelahnya selagi pernikahan masih terasa fresh dan baru, sebelum Moms kembali dalam rutinitas sehari-hari.

Untuk bulan terbaik, pilihlah berdasarkan pertimbangan cuaca di destinasi wisata yang dituju.

Misalnya jika Moms ingin berlibur ke Eropa, pilhlah bulan-bulan dengan iklim sejuk untuk merasakan dingin dan suasana salju yang tak ada di Indonesia. Biasanya ini terjadi di bulan Desember hingga Februari.

Telitiliah agar Moms mendapatkan informasi yang akurat tentang kondisi cuaca.

Baca Juga: 3 Financial Planner yang Rajin Sharing tentang Keuangan Keluarga

Tips Berlibur Setelah Menikah

4 Tips Keuangan Aman untuk Pasangan yang Baru Menikah, Ikuti, Yuk!.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika membayangkan destinasi eksotis, apakah itu artinya resor mewah di pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya? Atau apakah Moms berpikir tentang negara asing yang jauh dan ingin merasakan dinginnya salju?

Bicarakan dengan pasangan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya Moms inginkan ketika berbulan madu.

Jika Moms menginginkan pihak ketiga untuk merencanakan bulan madu, agen perjalanan dapat membantu.

Saat ini sudah banyak agen perjalanan destinasi yang membantu Moms mengurus kepentingan, mulai dari tiket perjalanan, tempat penginapan serta destinasi wisata yang menarik.

Tak jarang, mereka memiliki pengetahuan lebih dalam tentang penawaran dan diskon sehingga Moms jauh lebih hemat, lho.

Bicara soal dana, Moms harus mengalokasikan dana bulan madu terpisah dengan dana acara pernikahan ya.

Rata-rata, upacara dan resepsi pernikahan berlangsung enam hingga delapan jam, sementara bulan madu berlangsung dari tujuh hingga 10 hingga bahkan 14 hari.

Sehingga ini harus dikaji ulang dan diperhitungkan agar tak terlalu boros, tapi juga bisa menikmati indahnya pergi bersama pasangan.

Baca Juga: 7+ Ide Dekorasi Akad Nikah, Dari Minimalis Hingga yang Mewah

Jadi sekarang Moms sudah tahu kan manfaat berbulan madu untuk pasangan baru menikah. Jadi, tunggu apalagi? Yuk nikmati momen terhangat dengan pasangan!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait