Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
22 Agustus 2022

Cacar Monyet Masuk Indonesia, Berikut 5 Faktanya!

Pasien ada riwayat ke luar negeri
Cacar Monyet Masuk Indonesia, Berikut 5 Faktanya!

Foto: freepik

Cacar monyet telah menjangkit puluhan negara di dunia hingga akhirnya beberapa hari lalu kasus ini terdeteksi pertama kali di Jakarta.

Virus cacar monyet atau monkeypox memang sedang menyebar di belahan dunia bahkan di lebih dari 70 negara.

Melihat penyebaran virus yang terjadi di puluhan negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus cacar monyet sebagai kondisi darurat kesehatan global sejak Juli 2022.

Terdeteksinya pasien dengan cacar monyet di Jakarta ini menjadi kasus pertama di Indonesia, lho Moms.

Penasaran dengan informasi lengkapnya? Yuk, simak beberapa fakta menarik mengenai kasus cacar monyet di Indonesia berikut ini!

Baca Juga: Waspadai Cacar Monyet, Dinkes DKI Sosialisasi Penanganan di Puskesmas

Fakta Tentang Kasus Cacar Monyet di Indonesia

obat cacar monyet

Foto: obat cacar monyet (freepik/merinademidiuk)

Foto: Fakta Tentang Kasus Cacar Monyet di Indonesia (Orami Photo Stocks)

Berikut ini beberapa fakta serta informasi mengenai kasus pertama cacara monyet di Indonesia yang perlu Moms ketahui.

1. Pasien Asal DKI Jakarta

Melalui video keterangan pers yang disiarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, pasien pertama cacar monyet ini merupakan laki-laki berusia 27 tahun asal Jakarta.

"Pasiennya ada yang satu terkonfirmasi dari DKI Jakarta, seorang laki-laki 27 tahun," jelas Mohammad Syahril juru bicara Kemenkes RI.

2. Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

Pasien yang terkonfirmasi ini memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Semenjak kepulangannya dari luar negeri, pasien mengalami gejala-gejala cacar monyet mulai hari Minggu 14 Agustus 2022.

Baca Juga: Kronologi Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah, Haruskah Waspada?

3. Ruam di Muka dan Genitalia

Pasien mengalami cacar atau ruam di beberapa area tubuh mulai dari muka, telapak tangan dan kaki, area tangan, dan genitalia (alat kelamin).

Namun, meski memiliki ruam di beberapa area tubuh, Syahril mengatakan bahwa pasien berada dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami gejala berat.

4. Melakukan Isolasi Mandiri

Setelah mengetahui positif cacar monyet, pasien kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien dikatakan tidak perlu dirawat di ruang isolasi rumah sakit karena gejalanya ringan.

Beberapa gejala yang dirasakan oleh pasien selain ruam adalah demam. Jadi, pihak dokter mengatakan bahwa pasien berada dalam kondisi baik.

5. Bisa Sembuh Sendiri

Menurut Kemenkes, cacar monyet merupakan penyakit yang bisa sembuh sendiri.

Jika tertular, pasien dapat sembuh setelah masa inkubasi selama 21-28 hari jika tidak ada infeksi atau gejala tambahan.

Namun, karena menjadi salah satu penyakit yang menular, maka disarankan untuk menghindari kontak langsung dengan pasien.

Kontak langsung tersebut seperti berpelukan, salaman, tidur bersama, berhubungan seksual, atau kontak dengan benda yang berada di sekitar pasien.

Baca Juga: Jadi Penyakit Darurat Global, Apakah Sudah Ada Obat Cacar Monyet?

Demikian itulah informasi mengenai fakta akan kasus cacar monyet pertama di Indonesia. Tetap jaga prokes ya dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan masker!