11 Juli 2020

5 Produk Kewanitaan Ini Sebenarnya Tidak Diperlukan Lho, Moms

Vagina sebenarnya memiliki cara sendiri untuk membersihkan diri tanpa produk-produk kewanitaan
5 Produk Kewanitaan Ini Sebenarnya Tidak Diperlukan Lho, Moms

Foto: Orami Photo Stocks

Kini banyak produk di pasaran yang menjual berbagai perlengkapan dan kebutuhan untuk area kewanitaan. Mulai dari sabun pembersih vagina, pewangi vagina, hingga penyeimbang pH vagina.

Namun, sebenarnya apakah produk kewanitaan tersebut dibutuhkan? Cari tahu penjelasannya berikut ini.

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan

Lauren Streicher, asosiasi profesor klinis obstetri dan ginekologi di Universitas Northwestern, menyebut bahwa apa yang ditawarkan produk-produk tersebut tak ada kaitannya dengan vagina.

"Vagina tidak sama dengan vulva, apapun yang berada di area luar kewanitaan disebut vulva, vagina berada di dalam vulva," jelasnya mengutip Shape.

Dengan begitu, produk-produk yang mengklaim mampu membersihkan vagina adalah salah karena produk itu sebenarnya dirancang untuk area vulva bukan vagina.

Jadi, produk-produk kewanitaan tersebut sebenarnya tidak bisa membantu membersihkan atau menyeimbangkan pH seperti yang dikatakan pada iklan produk.

"Ini sangat membingungkan dan menyesatkan. Seperti memiliki permasalahan bau mulut, tapi memakai pencuci muka dan mengklaim bisa mengatasi bau mulut. Tentu ini tak akan membantu," ujar Streicher.

Hal ini menyedihkan, karena wanita mudah percaya dengan iklan produk tersebut ketimbang mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Padahal, produk itu tak ada kaitannya dengan vagina bahkan tidak bisa memberikan fungsi seperti yang diinginkan.

Nah, agar Moms tidak salah langkah, berikut ini 5 produk kewanitaan yang sebenarnya tidak diperlukan.

1. Douche

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 1.jpeg
Foto: Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 1.jpeg

Foto: unsplash.com

Douche merupakan cairan pembersih kimia yang mengandung berbagai zat kimia seperti air, baking soda, cuka, pewangi, dan antiseptik. Perawatan kewanitaan seperti douche ini diklaim mampu membersihkan vagina dan membuatnya menjadi lebih wangi.

Padahal, area kewanitaan tidak perlu dibersihkan karena pada dasarnya vagina memiliki cara membersihkan areanya sendiri yang lebih aman dan terhindar dari bakteri jahat.

Jika vagina Moms memiliki bau tak sedap atau keputihan, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Sebab, douche tidak dapat membersihkan vagina.

Douche hanya memberikan sugesti bahwa vagina terasa lebih bersih usai melakukan douche. Faktanya, terlalu sering douche bisa berakibat level pH meningkatkan dan rentan pada penyakit seperti bakteri dan jamur.

Terlebih untuk bau vagina, memang seharusnya vagina tidak berbau wangi parfum. Setiap orang memiliki bau vagina yang berbeda-beda dan itu normal. Namun, perlu diwaspadai apabila vagina Moms mengeluarkan bau amis atau tidak sedap diikuti keputihan berwarna kecokelatan.

Baca Juga: Benarkah Memakai Cairan Pembersih Kewanitaan Setiap Hari Membuat Vagina Kering?

2. Kapsul Glitter

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 2.jpeg
Foto: Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 2.jpeg

Foto: unsplash.com

Pada tahun 2017, kapsul glitter menjadi tren di masyarakat. Benda ini dipromosikan pertama kali oleh Paltrow Goop di sebuah situs majalah gaya hidup.

Produk kewanitaan kapsul glitter ini diklaim mampu memberikan orgasme dan pengalaman berbeda ketika berhubungan seks. Selain itu, Goop juga menyebut bahwa produk kewanitaan ini juga bisa menyeimbangkan hormon dan memberikan energi feminin pada wanita.

Nyatanya, bahan-bahan yang digunakan pada kapsul glitter ini sangatlah berbahaya.

Melansir dari Huffington Post, bahan-bahan kapsul glitter ini tak hanya membuat vagina gatal, namun juga nyeri bahkan infeksi. Selain itu, kapsul glitter juga bisa mengubah keseimbangan kadar pH pada vagina sehingga rentan terkena penyakit berbahaya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mariya L. Petrova pada jurnal National Library of Medicine, menyebutkan bahwa vagina memiliki mikrobiota baik dan berfungsi untuk melindungi vagina dari bakteri atau virus asing.

Meski begitu, jika vagina dimasukkan kapsul glitter kemungkinan terjadi peradangan pada dinding vagina akan semakin besar dan membahayakan.

3. Ratus Vagina

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 3.jpeg
Foto: Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 3.jpeg

Foto: unsplash.com

Di klinik-klinik kecantikan seperti spa dan salon, banyak yang menawarkan perawatan ratus vagina, yakni menguapi bagian kewanitaan menggunakan rempah-rempah atau herbal berupa kayu secang, akar wangi, bunga-bunga, kunyit, hingga kayu manis.

Meski ratus vagina masih menimbulkan pro dan kontra, tetapi menurut Dr. Jennifer Gunter, dokter spesialis OB-GYN menyebut bahwa perawatan kewanitaan ratus vagina tak diperlukan dan berbahaya bagi organ intim kewanitaan.

"Ratus vagina dilakukan tidak berdasarkan rekomendasi fisiologi. Ratus vagina tak dianjurkan menyentuh vagina karena berisiko terbakar akibat uap panas dan akan menyakiti organ intim. Uterus Anda tidak seharusnya dibersihkan. Mereka punya caranya sendiri untuk membersihkan vagina," ujar Dr. Gunter mengutip BuzzFeed.

Baca Juga: 5 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Vagina

4. Minyak Penghilang Rambut Kemaluan

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 4.jpeg
Foto: Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 4.jpeg

Foto: unsplash.com

Bagi sebagian wanita, bulu kemaluan adalah hal yang harus dihilangkan. Mulai dari laser hingga waxing, rela dilakukan untuk menjaga keindahan bentuk vagina. Selain itu, cara lain untuk menghilangkan bulu kemaluan ialah dengan minyak bulu kemaluan atau pube oil.

Mengutip Healthline, rambut kemaluan mampu mengurangi gesekan saat berhubungan seks dan mencegah penularan bakteri jahat.

Sebenarnya, Moms tidak memerlukan minyak atau produk-produk kewanitaan lain untuk menghilangkan rambut kemaluan karena bagian tersebut berfungsi baik untuk kesehatan alat reproduksi.

Memiliki rambut atau tidak memiliki rambut kemaluan tak akan mengurangi keindahan bentuk vagina seseorang. Setiap orang punya pilihan masing-masing. Namun, bagaimana pun juga kesehatan dan perlindungan vagina jangan sampai dilupakan.

5. Detox Pearl

Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 5.jpeg
Foto: Produk Kewanitaan yang Tidak Dibutuhkan 5.jpeg

Foto: unsplash.com

Pada tahun 2016, detox pearl ramai menjadi perbincangan publik. Seperti namanya, detoks vagina ini merupakan produk kewanitaan dengan memasukkan bola-bola kecil sebesar mutiara yang dipercaya bisa membuat vagina harum dan mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh.

Meski begitu, gagasan mendetoksifikasi vagina adalah hal yang salah kaprah. Detox pearl di Kanada bahkan dilarang beredar setelah mengklaim mampu membantu penggunanya sembuh dari trauma seksual.

Melansir Vice, Dr. Jen Gunter menyebut bahwa gagasan detoks vagina bisa menyembuhkan trauma seksual adalah hal yang berbahaya dan tidak dibenarkan.

Terlebih lagi, salah satu bahan yang terkandung dalam detox pearl ini adalah borneol yang menyebabkan iritasi kulit, iritasi mata, mual, dan pusing jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.

"Anda tidak perlu detoksifikasi. Apa pun itu sama sekali tidak perlu. Tidak ada saluran reproduksi yang perlu didetoksifikasi. Seluruh organ penting dalam diri Anda punya peran dan bisa melakukan detoks sendiri," lanjutnya.

Nah Moms, itulah lima produk kewanitaan yang banyak beredar di masyarakat namun sebenarnya tidak dibutuhkan. Dari kelima produk ini manakah yang pernah Moms coba dan tak lagi berniat membelinya?

Baca Juga: 5 Cara Alami Hilangkan Gatal Pada Vagina

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.