Home & Living

30 Oktober 2021

Ikuti Cara Menanam Brokoli untuk Penuhi Kebutuhan Sayur di Rumah

Tanaman penuh nutrisi ini ternyata dapat dengan mudah ditanam di rumah lho Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Tanaman dengan nama latin Brassica oleracea ini masih berkerabat dengan kubis, kale, dan kembang kol. Cara menanam brokoli juga mudah sehingga Moms bisa memenuhi kebutuhan sayur untuk keluarga sendiri di rumah.

Brokoli juga merupakan makanan pembangkit tenaga dengan kandungan nutrisi yang melimpah, mulai dari vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Mengutip SELF Nutrition Data, dalam Satu cangkir (91 gram) brokoli mentah, terdapat nutrisi seperti:

  • Karbohidrat: 6 gram.
  • Protein: 2,6 gram.
  • Lemak: 0,3 gram.
  • Serat: 2,4 gram.
  • Vitamin C: 135 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Vitamin A: 11 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Vitamin K: 116 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Vitamin B9 (Folat): 14 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Kalium: 8 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Fosfor: 6 persen dari rekomendasi konsumsi harian.
  • Selenium: 3 persen dari rekomendasi konsumsi harian.

Brokoli bisa dimakan dimasak atau mentah, keduanya sangat sehat tetapi memberikan profil nutrisi yang berbeda.

Metode memasak yang berbeda, seperti merebus, menggunakan microwave, menumis dan mengukus dapat mengubah komposisi nutrisi nabati, terutama mengurangi vitamin C, serta protein dan gula yang dapat larut.

Mengukus memiliki efek negatif paling sedikit.

Brokoli mentah atau dimasak adalah sumber vitamin C yang sangat baik.

Hanya setengah cangkir saja (78 gram) brokoli yang dimasak menyediakan 84 persen dari rekomendasi konsumsi harian.

Alhasil, brokoli bisa dikatakan lebih unggul daripada jeruk.

Baca Juga: 5 Manfaat Brokoli Untuk Ibu Hamil dan Janin

Cara Menanam Brokoli

Cara Menanam Brokoli

Foto: pixabay.com

Jika Moms hendak menanam brokoli di rumah, ada banyak metode yang bisa dilakukan.

Moms bisa menggunakan cara menanam brokoli hidroponik, menggunakan cara menanam brokoli dari batang, hingga cara menanam brokoli di polybag. Ini semua didasarkan pada kebutuhan Moms.

Yuk simak cara menanam brokoli yang benar berikut ini:

1. Persiapkan Lahan

Lahan yang hendak ditanami terlebih dulu harus Moms dibersihkan dari sisa-sisa pangkal tumbuhan sebelumnya.

Tanah yang telah bersih ini kemudian perlu digemburkan dengan metode dibajak ataupun dicangkul.

Sangat dianjurkan agar pH tanah diatas 5,5 serta bila lebih rendah hendaknya dicoba pengapuran tanah.

Lahan yang sudah siap tersebut setelah itu diberi pupuk kandang dengan jumlah seperlunya sesuai dengan luas lahan.

Ini dilakukan agar tanah jadi lebih produktif sehingga tumbuhan brokoli bisa berikan hasil yang optimal.

2. Cara Menanam Brokoli Hidroponik

Metode hidroponik juga bisa dipilih karena selain media tanamnya yang mendukung bila dibudidayakan di tempat yang rendah, juga karena metode ini sangat bersih sehingga bisa ditanam di dalam rumah.

Metode hidroponik juga ini mampu menghasilkan sayuran yang lebih banyak karena ia bisa dilakukan di tempat yang terbatas,

Dalam usaha budidaya tanaman brokoli dengan sistem hidroponik, ada beberapa langkah kerja yang harus dilakukan sebelum hingga saatnya panen tiba. Begini caranya:

  1. Siapkan bibit brassica oleracea (brokoli) yang akan ditanam secara hidroponik.
  2. Menyiapkan alat dan bahan.
  3. Setelah semuanya siap, potonglah botol bekas air mineral menjadi dua bagian.
  4. Masukkan potongan bagian atas botol ke dalam bagian bawah lalu diberi sumbu kompor, sekam, dan kerikil, lalu kemudian diberi air.
  5. Bibit yang sudah disiapkan sebelumnya kemudian bisa ditanam pada media yang telah dibuat.
  6. Berikan pupuk substrat setiap seminggu sekali.
  7. Setelah itu, lakukan perawatan hingga masa panen tiba.

Baca Juga: Begini Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Bekas

3. Pemilihan Bibit Brokoli

Sebelum masuk ke cara menanam brokoli, Moms bisa mempersiapkan bibit brokoli buat proses penanaman.

Sebab proses pembibitan brokoli wajib memilih bibit yang sangat baik serta tidak busuk.

Jika membeli bibit dari toko, Moms bisa segera merendamnya ke dalam air hangat. Pilihlah bibit yang tenggelam saat direndam.

4. Penyemaian Benih Brokoli

Penyemaian juga bisa dicoba dengan 2 metode, awal disebar di atas bedengan serta kedua dengan menggunakan plastik polybag.

Media semai yang digunakan juga bisa pada kombinasi tanah halus serta ayakan pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:2 ataupun pula 1:1.

Sehabis media semai siap, Moms bisa memasukkan sebagian benih satu persatu ke dalam plastik polybag yang sudah diisi media tanam sedalam hampir 0,2–1 cm serta tutup tipis dengan tanah ataupun pupuk kandang matang.

Moms bisa melakukan penyiraman benih tersebut pada pagi serta sore hari, dan tutuplah dengan daun pisang agar bisa melindungi kelembapan supaya kecambah cepat berkembang. Begitu berkembang kecambah, daun ini bisa dibuang.

5. Perawatan Tumbuhan Brokoli

Moms bisa mengikuti beberapa pedoman perawatan tanaman brokoli ini setelah melalui tahapan cara menanam brokoli.

  • Penyiraman

Penyiraman perlu dicoba secara teratur sebanyak 2 sampai 4 kali dalam seminggu ataupun disesuaikan dengan keadaan lahan.

  • Penyulaman

Saat sebelum tumbuhan brokoli ini berusia 2 minggu, maka lakukan penyulaman pada tumbuhan yang telah mati dengan mengubahnya dengan yang baru.

  • Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap gulma ataupun tumbuhan pengganggu yang lain. Penyiangan awal dicoba saat tumbuhan berusia hampir 7 sampai 10 hari usai ditanam.

Sementara itu, penyiangan kedua dicoba dikala tumbuhan berusia 20 hari sehabis tanam, penyiangan ketiga dicoba dikala tumbuhan berusia hampir 30 sampai 35 hari sehabis tanam. Penyiangan dicoba secara hati-hati bertepatan dengan penggemburan.

  • Perempelan serta Pengikatan

Jalani perempelan pada cabang tumbuhan brokoli secepat mungkin supaya mutu dan dimensi bunga yang hendak tercipta jadi maksimal.

Jika tanaman sudah berbunga, maka ikat daun yang berada disekitar bunga menutupi bunga supaya bunga terlindungi dari matahari.

  • Pemupukan Susulan

Jalani pemupukan susulan pula pada tumbuhan dengan pupuk urea, TSP serta KCl.

Pemupukan tersebut bisa dicoba pada dikala tumbuhan brokoli berusia satu minggu sehabis tanam.

Hampir 3 minggu sehabis tanam serta 5 minggu sehabis tanam dengan dosis yang sama ialah 44 kilogram urea, 93 kilogram TSP serta pula 45 kilogram KCl per hektar lahan.

Metode pemupukan tersebut bisa diberikan dengan cara ditabur di sekeliling tumbuhan dengan jarak 10 cm-15 cm dari batang.

Baca Juga: Tengah Naik Daun, Begini Cara Menanam Porang

Cara Memanen Brokoli

Cara Memanen Brokoli

Foto: pixabay.com

Panen umumnya dilakukan pada hari ke 60 hari hingga 100 hari sehabis tanam, bergantung tipe brokoli yang ditanam.

Sehabis dipanen, berikutnya adalah melakukan penyortiran bersumber pada dimensi bunga brokoli, sehabis itu brokoli dapat disimpan terlebih dulu ataupun langsung didistribusikan.

Itulah cara menanam brokoli di polybag dan cara menanam brokoli hidroponik. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya Moms!

  • https://nutritiondata.self.com/facts/vegetables-and-vegetable-products/2356/2
  • https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-broccoli#TOC_TITLE_HDR_2
  • https://bonnieplants.com/how-to-grow/growing-broccoli/#:~:text=Plant%20your%20broccoli%20where%20it,and%20to%20discourage%20clubroot%20disease.
  • https://www.almanac.com/plant/broccoli
  • https://www.gardeningknowhow.com/edible/vegetables/broccoli/how-to-grow-broccoli.htm
  • https://bibitbunga.com/cara-menanam-brokoli-dalam-pot-di-dataran-rendah/
  • https://bibitbunga.com/cara-menanam-brokoli-secara-hidroponik/
  • https://berkebun.co.id/menanam-brokoli-dari-batang/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait