Kesehatan

12 Mei 2021

5 Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Mudah, Dijamin Hilang!

Kutu hilang, kulit kepala dan rambut akan jadi sehat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kutu tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Jika anak mulai terlihat sering menggaruk kepala atau rambut, Moms harus segera mencari cara menghilangkan kutu rambut. Sebab, kondisi itu selain tidak membuat nyaman, juga berisiko bagi kesehatan Si Kecil.

Selain menggunakan obat penghilang kutu rambut, ada beberapa cara menghilangkan kutu rambut yang bisa menjadi pilihan. Moms bahkan bisa memanfaatkan bahan alami untuk membasmi kutu rambut di kepala.

Baca Juga: Kenapa Ada Kutu di Rambut Anak?

Mengenal Kutu Rambut

SciSource_SA6025_4x3.jpg

Foto: Babycentre.com

Sebelum membahas cara menghilangkan kutu rambut, Moms terlebih dahulu harus mengetahui apa itu kutu rambut. Kutu rambut merupakan parasit kecil yang mengisap darah di kulit kepala. Meski lebih sering terjadi pada anak-anak, orang dewasa juga bisa tertular kutu rambut.

Kutu adalah sejenis serangga kecil yang memakan darah. Tiga jenis utama kutu yang memakan darah manusia adalah: kutu rambut, kutu tubuh, dan kutu kemaluan. Jenis kutu yang berbeda ini diberi nama sesuai bagian tubuh yang kemungkinan besar akan mereka infeksi.

“Penularan terjadi saat rambut Anda bersentuhan dengan rambut penderita kutu rambut. Selain itu, penularan kutu rambut juga terjadi karena menggunakan benda yang sama, misalnya sisir, jepit rambut, atau topi,” ucap Mike Merchant, PhD, seorang Profesor entomologi di Texas A&M University di Dallas.

Dikutip dari International Journal of Infectious Disease, beberapa keluhan yang sering dirasakan saat ada kutu rambut di kepala, termasuk rasa gatal di kulit kepala, telinga, dan leher. Dan akan memuncak seteah kutu rambut berada di kepala selama 2-6 minggu.

“Rasa gatal merupakan respons dari gigitan kutu dan reaksi alergi terhadap air liur kutu rambut,” tambah Prof. Merchant.

Kutu sebenarnya hanya dapat merangkak dan bertahan hidup di luar kepala selama 24 jam, kebanyakan kutu datang dari kontak langsung dari kepala ke kepala.

Hanya kutu tubuh yang diketahui menyebarkan penyakit. Sebaliknya, Moms tidak bisa tertular penyakit dari kutu rambut, yang merupakan jenis penyakit yang paling umum menyerang anak-anak.

Dalam kebanyakan kasus, kutu rambut hanya menimbulkan gejala ringan dan sedikit menimbulkan risiko kesehatan. Infeksi kutu rambut secara teknis disebut ‘pedikulosis’.

Berlawanan dengan kepercayaan yang banyak dikenal, adanya kutu di kulit kepala tidak menunjukkan bahwa rambut anak kotor atau memiliki kebersihan yang buruk. Orang terbersih di dunia dapat terkena kutu rambut jika bersentuhan dengan seseorang yang memiliki kutu atau berbagi barang pribadi dengannya.

Si Kecil bisa terkena kutu rambut jika:

  • Mendekatkan kepala atau rambutnya dengan orang yang memiliki kutu rambut,
  • Memakai topi atau syal yang pernah dikenakan oleh seseorang yang memiliki kutu rambut,
  • Menggunakan sisir atau sikat yang pernah digunakan oleh orang yang memiliki kutu rambut,
  • Berbagi barang pribadi lainnya, seperti jepit rambut, ikat rambut, bantal, selimut, waslap, atau handuk dengan seseorang yang memiliki kutu rambut

Kutu rambut tidak memiliki sayap dan tidak dapat terbang atau melompat. Mereka hanya bisa merangkak. Telur atau ‘telur kutu’-nya juga tidak terlalu bergerak, karena kutu merekatkannya ke batang rambut.

Akibatnya, beberapa bentuk kontak dekat diperlukan agar kutu dapat berpindah dari kepala satu orang ke orang lain. Karena mereka hanya meminum darah manusia, tidak ada risiko tertular kutu rambut dari hewan peliharaan atau hewan lain.

Ada yang percaya bahwa kutu tidak bisa hidup di rambut pendek. Faktanya, kutu tidak terlalu peduli dengan gaya atau panjang rambut. Kutu menempelkan diri sekitar 1/4 inci dari kulit kepala. Artinya, kutu bisa bertahan hidup di kepala kebanyakan orang.

Moms bisa mencurigai diri atau anak terserang kutu rambut saat:

  • Kulit kepala yang terasa gatal
  • Merasakan sensasi seperti ada sesuatu yang merayap di kulit kepala,
  • Merasakan bintik-bintik kecil darah di kulit kepala yang dapat terinfeksi
  • Risiko infeksi lebih tinggi jika anak sering menggaruk kulit kepalanya.

Jika Moms menduga anak mungkin memiliki kutu, gunakan kaca pembesar untuk memeriksa kulit kepala dan rambutnya. Menyinari kepala mereka juga dapat membantu. Kutu cenderung menghindari cahaya terang, yang dapat membuatnya lebih mudah dikenali saat mencoba menjauh.

Kutu dan telur kutu kemungkinan besar ditemukan di sekitar belakang telinga anak, di sepanjang garis rambut, dan di lehernya. Moms dapat menggunakan sisir kutu pada rambut anak untuk memeriksa telur kutu dan kutu rambut.

Baca Juga: Gara-Gara Digigit Kutu, Bocah Ini Mengalami Kelumpuhan

Mengobati Kutu Rambut

Cara Menghilangkan Kutu Rambut -1.jpg

Foto: Healthychildren.org

Jika anak memiliki kutu rambut atau telur kutu, penting untuk segera menanganinya agar tidak menyebar ke anggota keluarga lain di rumah. Segera laksanakan cara menghilangkan kutu rambut untuk menurunkan risiko penularan.

Sebagian besar kasus kutu rambut dapat diobati dengan menggunakan obat bebas atau resep yang dikenal sebagai pedikulisida. Setelah mengoleskan obat, periksa kepala anak secara menyeluruh.

Selain itu, sisir rambut mereka dengan sisir kutu untuk menghilangkan telur kutu dan kutu yang tersisa setiap dua hingga tiga hari. Moms mungkin perlu menerapkan dosis obat lain sekitar seminggu setelah putaran pertama.

Penting juga untuk membersihkan barang-barang yang mungkin membawa kutu rambut. Misalnya, jika anak memiliki kutu rambut atau telur kutu, ingatlah untuk selalu mencuci topi, syal, aksesoris rambut, pakaian, sarung bantal dan tempat tidur, handuk, dan sebagainya.

Kutu dan telur kutu bisa mati jika terpapar suhu panas dalam waktu lama. Oleh karena itu, cuci mesin dengan air panas yang mungkin terserang infeksi, dan keringkan dengan udara panas.

Jika Moms tidak dapat mencuci pakaian, rendam dalam air panas selama lima hingga 10 menit, keringkan, atau tutupi dalam kantong plastik selama dua minggu untuk membunuh kutu dan telur kutu yang mungkin terbawa.

Anggota keluarga lain di dalam rumah juga harus diperiksa, siapa tahu kutu sudah menyebar. Hanya orang yang ditemukan memiliki kutu yang perlu diobati dengan pedikulisida.

Baca Juga: Organ Intim Bisa Terkena Kutu Kemaluan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Cara Menghilangkan Kutu Rambut Ala Rumahan

Unknown-1.jpeg

Foto: Amazon.com

Jika sudah terlanjut tertular kutu rambut, ada kemungkinan Si Kecil tertular dari temannya, Moms harus cepat-cepat mengatasinya jika tidak ingin kutu berkembang biak. Berikut ini adalah cara mengatasi kutu rambut secara alami yang bisa Moms coba.

1. Sisir Kutu

Cara menghilangkan kutu rambut yang pertama adalah dengan sisir kutu. Murah meriah! Moms hanya memerlukan sisir yang rapat, seperti sisir serit yang memiliki jarak antar gigi sekitar 0,2 mm. Tujuannya agar dapat mengangkat lebih banyak kutu dan telur kutu, bahkan hingga yang berada dekat kulit kepala.

Saat memakai sisir serit, sebaiknya rambut dalam kondisi basah. Karena kutu akan bergerak lebih lambat dan juga lebih mudah terlihat, sehingga Moms akan bisa mendapatkan lebih banyak kutu.

2. Minyak Zaitun

Cara menghilangkan kutu rambut yang selanjutnya adalah dengan minyak zaitun. Cukup oleskan minyak zaitun ke rambut secara merata sebelum tidur. Setelah itu, tutup rambut menggunakan shower cap dan diamkan semalaman. Keesokan paginya, sisir rambut agar telur kutu yang menempel di dekat kulit kepala dapat terangkat.

Ini merupakan kebiasaan tradisional saat anak atau orang dewasa merasakan banyak kutu di kepalanya. Dengan cara ini, kutu akan terperangkap dan memudahkan Moms untuk mencari dan membersihkannya.

3. Petroleum Jelly

Cara menghilangkan kutu rambut yang selanjutnya adalah dengan petroleum jelly. Mirip dengan penggunaan minyak zaitun, Moms cukup mengoleskan petroleum jelly ke rambut secara merata. Kemudian, tutup rambut menggunakan shower cap dan diamkan selama semalaman.

Penelitian menunjukkan bahwa petroleum jelly dapat mengatasi kutu rambut, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai efektivitasnya.

4. Cuka

Cara menghilangkan kutu rambut selanjutnya adalah menggunakan cuka. Sifat asam pada cuka akan mengatasi kutu rambut dengan cepat. Namun Moms harus berhati-hati saat menggunakannya, agar kulit kepala tidak teriritasi.

Caranya, campurkan cuka dengan minyak kelapa hingga rata, kemudian aplikasikan ke kulit kepala sebelum tidur menggunakan shower cap. Besoknya, segera keramas menggunakan shampo hingga bersih.

5. Minyak Kelapa

Cara menghilangkan kutu rambut yang selanjutnya adalah dengan minyak kelapa. Cara ini bisa dibilang efektif. Sebab, minyak kelapa dapat membuat kutu lemas dan tidak berdaya. Caranya, Moms bisa memijatkannya ke kulit kepala dan tunggu hingga meresap. Setelah itu, keramas menggunakan sampo sampai bersih.

Kemudian gunakan sisir serit untuk mendapatkan kutu beserta telurnya agar tidak ada lagi kutu yang berkeliaran di atas kepala. Lakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil terbaik.

Nah, itulah cara menghilangkan kutu rambut yang bisa Moms coba. Jangan sampai terkena lagi, ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/lice/how-to-kill-head-lice#after-treatment
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait