26 Februari 2022

Panduan Membuat CV Taaruf, Cek di Sini untuk Tahu Apa Saja yang Harus Dicantumkan

Dalam proses taaruf, calon pasangan perlu saling bertukar CV

Salah satu proses penting dalam taaruf adalah bertukar biodata atau CV taaruf. Namun, apakah Moms sudah tahu apa saja yagn harus diisi dalam CV (Curriculum Vitae) tersebut?

Isi CV taaruf adalah data diri beserta informasi penting lain yang perlu diketahui oleh calon pasangan. Maka, CV taaruf yang dibuat tak boleh asal-asalan.

Mari simak panduan membuat CV taaruf yang sesuai dengan syariat Islam.

Baca Juga: Taaruf dan Prosesnya dalam Islam

Isi Biodata atau CV Taaruf

isi CV Taaruf
Foto: isi CV Taaruf (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dimasukkan dalam CV atau biodata taaruf, sebaiknya pahami dahulu makna Taaruf.

Dalam Agama Islam, istilah taaruf disebutkan pada Alquran surat Al-Hujurat ayat 13 dari kata "Arafa" yang berarti mengenal. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujurat ayat 13)

Saling mengenal ini dengan tujuan mengenal kepribadian, latar belakang sosial, budaya, pendidikan, keluarga, maupun agama.

Lalu, apa sajakah isi CV atau biodata taaruf yang perlu disiapkan oleh kedua belah pihak agar proses mengenal menuju jenjang pernikahan berjalan dengan baik?

Berikut ketentuannya menurut syariat yang dikutip dari laman Islampos.com.

1. Data Pribadi

Isi CV taaruf yang pertama ialah data pribadi. Data pribadi yang dimaksud meliputi:

  • Pas foto
  • Nama lengkap
  • Nama panggilan
  • Tempat & tanggal lahir
  • Tinggi badan & berat badan
  • Pekerjaan
  • Status
  • Suku
  • Nama ayah
  • Nama ibu
  • Izin menikah dari orang tua: (sudah ada/belum ada)
  • Alamat sekarang
  • Alamat asal
  • Nomor telepon
  • Alamat e-mail
  • Akun media sosial, seperti Facebook, Twitter, atau website atau blog pribadi

Baca Juga: 5 Pasangan Artis yang Menikah dengan Taaruf Selain Dinda Hauw dan Rey Mbayang

2. Riwayat Pendidikan

riwayat pendidikan
Foto: riwayat pendidikan

Foto: Orami Photo Stock

Riwayat pendidikan juga penting untuk dicantumkan dalam CV taaruf. Biasanya berisi nama sekolah atau perguruan tinggi serta tahunnya yang meliputi seluruh jenjang.

Mulai dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, Perguruan Tinggi dan juga pendidikan non formal jika ada.

3. Catatan Prestasi

Selain riwayat pendidikan, pria dan wanita yang akan menjalani proses taaruf juga hendaknya mencantumkan catatan prestasi. Prestasi yang dimaksud ini boleh dari hal akademik maupun non akademik.

Cantumkan jenis prestasi, predikat, dan tahun penyelenggaraannya, ya.

Baca Juga: 12 Kewajiban Suami Terhadap Istri dalam Islam, Wajib Tahu!

4. Profil Diri

profil diri dalam CV Taaruf
Foto: profil diri dalam CV Taaruf (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Selanjutnya, cantumkan profil diri dalam CV taaruf. Profil ini memang sedikit mirip dengan data diri, tetapi sebenarnya berbeda.

Profil diri meliputi:

  • Motto hidup
  • Hobi
  • Makanan & minuman favorit
  • Hal-hal yang disukai
  • Hal-hal yang dibenci
  • 5 karakter positif
  • 5 karakter negatif
  • Riwayat penyakit & cacat fisik
  • Afiliasi pergerakan atau organisasi

5. Profil Keluarga

Profil keluarga dalam biodata atau CV taaruf juga tak kalah penting untuk dicantumkan. Hal ini berguna untuk memberitahukan calon suami atau calon istri yang akan dinikahi.

Profil keluarga meliputi ayah, ibu, kakak, adik, anak (jika berstatus janda maupun duda).

Baca Juga: 5 Kewajiban Istri Terhadap Suami dalam Islam, Sudahkan Moms Lakukan?

6. Aktivitas dan Kebiasaan Harian

informasi aktivitas harian dan kebiasaan dalam CV Taaruf
Foto: informasi aktivitas harian dan kebiasaan dalam CV Taaruf

Foto: Orami Photo Stock

Isi CV atau biodata taaruf berikutnya adalah aktivitas dan kebiasaan harian. Hal-hal yang termasuk dalam aktivitas dan kebiasaan harian, yakni:

  • Pekerjaan yang biasa dilakukan
  • Aktivitas harian dan kebiasaan yang dilakukan
  • Apakah merokok atau tidak
  • Tidur & istirahat
  • Tilawah quran & jumlah hafalan
  • Ibadah sunnah lainnya
  • Pengajian rutin yang diikuti
  • Pemanfaatan waktu luang
  • Sosialisasi dengan lingkungan

7. Visi dan Misi Pernikahan

Dalam melakukan proses taaruf, penting bagi pria maupun wanita untuk mengetahui visi dan misi pernikahan calon pasangannya.

Maka, penting untuk memberikan informasi terkait apa saja tujuan serta motivasi menikah dalam CV taaruf.

Baca Juga: 7 Cara dan Kumpulan Doa Disayang Suami Menurut Islam, Moms Wajib Tahu!

8. Kriteria Calon Pasangan

kriteria calon pasangan
Foto: kriteria calon pasangan (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Tak ada salahnya juga mencantumkan kriteria calon pasangan yang meliputi kriteria fisik, kriteria non fisik (seperti pendidikan, usia, sifat, domisili, status), serta kriteria tambahan dari orang tua jika ada.

9. Rencana Setelah Menikah

Setelah visi dan misi pernikahan, pria dan wanita yang hendak taaruf juga disarankan mencantumkan rencana-rencana setelah menikah, yang meliputi:

  • Rancangan kehidupan rumah tangga
  • Tempat tinggal
  • Karir & pekerjaan
  • Keturunan & pendidikan anak
  • Pengelolaan keuangan keluarga
  • Dakwah di keluarga dan lingkungan
  • Target jangka pendek dan target jangka panjang.

Baca Juga: 11+ Tips Membangun Keluarga Harmonis menurut Islam, Yuk Amalkan!

10. Informasi Penting Lainnya

Jika hal-hal di atas sudah dicantumkan, boleh juga ditambahkan dengan informasi lain yang sekiranya dianggap penting untuk diketahui calon pasangan.

Dengan demikian, calon suami atau calon istri pun benar-benar mengenal diri kita sebelum menikah.

Dalam praktik proses taaruf, pertukaran CV taaruf ini dilakukan melalui perantara pihak ketiga. Jadi, pria dan wanita yang hendak taaruf terhindar dari khalwat yang berpotensi zina dan maksiat.

Larangan zina dan maksiat ini telah diterangkan dalam Alquran surat Al Isra ayat 32, Allah berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”

Itulah isi biodata atau CV taaruf yang sebaiknya dicantumkan. Semoga bermanfaat, ya.

  • http://ejournal.staidarussalamlampung.ac.id/index.php/assalam/article/view/103/156
  • https://www.islampos.com/tips-membuat-cv-taaruf-yang-praktis-228679/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.