Scroll untuk melanjutkan membaca

PERNIKAHAN & SEKS
22 Juni 2022

44 Topik Obrolan Deep Talk dengan Pasangan agar Semakin Saling Terbuka dan Memahami

Deep talk bisa menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas hubungan
44 Topik Obrolan Deep Talk dengan Pasangan agar Semakin Saling Terbuka dan Memahami

Deep talk atau deep conversation umumnya dilakukan oleh seseorang yang sudah dalam tahap akrab atau ingin mengenal orang lain lebih jauh.

Kegiatan ini penting untuk dilakukan ketika seseorang ingin memiliki hubungan yang lebih serius atau sekedar ingin mengenal seseorang lebih jauh.

Topik yang dibicarakan pun beragam namun akan meninggalkan kesan.

Namun, bukan hanya untuk mereka yang baru mulai saling mengenal, deep talk juga bisa dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah, agar hubungan semakin dekat dan erat.

Jadi, apa sih deep talk itu? Yuk bahas di sini!

Baca Juga: 55 Kata-Kata Bijak untuk Suami agar Hubungan Langgeng

Apa itu Deep Talk?

Apa Itu Deep Talk?

Foto: Apa Itu Deep Talk? (dreamstime.com)

Foto: apa itu deep talk? (Orami Photo Stock)

Deep talk adalah salah satu cara mengenal seseorang lewat pembicaraan atau obrolan. Deep talk juga bisa dilakukan dengan keluarga, sahabat, bahkan teman dekat.

Tujuannya dari obrolan mendalam ini biasanya untuk mengetahui perasaan terjujur atau mengenal seseorang lebih jauh lewat cara pandang atau topik obrolannya.

Dilansir dari Baby Center, deep talk terjadi ketika Moms memiliki obrolan dengan lawan bicara lebih dalam dari biasanya.

Jika biasanya Moms hanya membicarakan tentang kegiatan harian, obrolan mendalam ini bisa membawa Moms lebih serius.

Lawan bicara atau bahkan Moms bisa mencurahkan perasaan atau memberikan cara pandang Moms secara jujur.

Baca Juga: Moms, Ini Perasaan Suami Jika Istri Menolak Berhubungan Serta Hukumnya dalam Islam!

Manfaat Deep Talk

Manfaat Deep Talk

Foto: Manfaat Deep Talk

Foto: pasangan sedang deep talk (Orami Photo Stock)

Kegiatan deep conversation ini sedang banyak diperbincangkan di media sosial.

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, ketika kita membuka obrolan yang serius dan mendalam, hal ini bisa membuat hubungan kita dengan orang lain pun semakin akrab.

Jadi, tidak heran ketika dua orang yang saling tertarik ingin melakukan kegiatan ini.

Terlebih, kita juga bisa mengerti apa yang ada di benak pasangan ketika kita melakukan obrolan serius.

Hal-hal yang ia rasakan dan ada di kepala akhirnya bisa disampaikan dengan baik.

Jadi, kenapa sih deep talk itu diperlukan? Dan apa lagi manfaatnya? Yuk, simak di sini!

Baca Juga: Mengenal Meditasi, Cara Mudah dan Cepat Menghilangkan Stres, Yuk Coba!

1. Membuat Jadi Lebih Bahagia

Salah satu manfaat deep talk adalah membuat kita menjadi lebih bahagia.

Dilansir dari studi di jurnal Psychological Science, melakukan obrolan mendalam menjadi salah satu indikasi seseorang bahagia.

Ketika seseorang secara rutin melakukan deep talk atau berbicara dengan orang lain, maka kualitas hidupnya juga akan meningkat dan menjadi lebih bahagia.

Obrolan menarik, penuh makna dan kompleks bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa kesepian.

2. Memiliki Hubungan yang Lebih dekat dan Erat

Tak bisa dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk sosial.

Ketika obrolan menjadi semakin bermakna, hal itu bisa mempererat hubungan dan menghilangkan rasa kesepian.

Meski seseorang memiliki kepribadian introver, hal itu tak membuat mereka menjadi tak butuh berinteraksi.

Orang dengan kepribadian introver pun butuh melakukan sosialisasi seperti kepribadian ekstrover dan ambivert.

Ketika bertemu dengan seseorang yang satu frekuensi, kita bisa memulai untuk mencari topik pembicaraan yang sama-sama bermakna untuk kedua belah pihak.

Misalnya, Moms adalah orang tua baru yang memiliki grup dengan keadaan serupa.

Moms bisa mulai pembicaraan dengan topik berapa jam mereka tidur setelah punya anak, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 7 Cara Bikin Suami Puas Saat Berhubungan Badan, Sudah Coba?

3. Hadirnya Dukungan Emosional

Membagikan cerita atau pengalaman dengan orang lain membuat lawan bicara menjadi mengerti kita lebih dalam.

Dengan mendengarkan orang lain, kita juga bisa memahami kesulitan hidup mereka, sifat mereka, cara mereka berpikir dan lain sebagainya.

Terlebih, ketika kita terbuka, maka kita bisa mendapatkan dukungan emosional atau dukungan moral dari orang lain yang mengerti.

Tentunya hal ini bisa membuat kita lebih lega dan beban kehidupan menjadi terasa lebih ringan.

Tak sampai di sana, ketika kita menemukan seseorang dengan permasalahan hidup, pengalaman, atau kisah yang sama, kita tidak akan merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan.

4. Mengurangi Risiko Terkena Gangguan Mental

Seperti yang sudah disebutkan, manusia adalah makhluk sosial.

Memiliki perasaan stres, kesepian, dan toxic relationship menjadi beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami gangguan mental.

Agar hal ini bisa dihindari, kita memerlukan support system yang baik dan bisa mengerti cara pandang kita.

Melalui percakapan yang sehat, jujur, dan terbuka orang yang dipercaya, Moms tentu akan lebih mudah untuk terbuka.

Sikap terbuka ini bisa membuat Moms merasa bahwa diterima dan tentunya lebih lega.

Obrolan mendalam dengan orang terdekat bisa menjadi salah satu cara menghilangkan stres, Moms!

Baca Juga: Ini 3 Tips Berdiskusi Masalah Fertilitas dengan Pasangan

Langkah-Langkah Melakukan Deep Talk dengan Pasangan

Langkah-Langkah Melalukan Deep Talk dengan Pasangan

Foto: Langkah-Langkah Melalukan Deep Talk dengan Pasangan (buildyourmarriage.com)

Foto: pasangan yang mesra (Orami Photo Stock)

Jika Moms merasa selama ini kurang melakukan quality time bersama dengan pasangan, deep talk bisa menjadi sebuah solusi.

Dengan melakukan hal ini, kita jadi lebih mengerti perasaan Dads dan bisa menemukan jalan keluarnya bersama-sama.

Berikut langkah-langkah melakukan deep talk dengan pasangan!

1. Tanyakan Kabar

Ketika kurang melakukan waktu berkualitas, tentu kita hanya melihat keseharian tanpa mengetahui secara pasti isi hatinya.

Hindarilah pertanyaan dengan jawaban ya atau tidak. Moms bisa mencoba mengawali deep talk dengan menanyakan kabar Dads.

Tanyakan apa yang membuat dia sibuk dan apa yang terjadi di kantor sehingga kurang bisa meluangkan waktu di rumah.

Pekerjaan di kantor yang menumpuk terkadang membuat kita terlalu lelah sehingga ingin langsung beristirahat ketika sampai di rumah.

2. Mulai Cerita Terlebih Dahulu

Terkadang akan terasa menegangkan jika kita tiba-tiba menanyakan sesuatu pada pasangan. Ada baiknya jika Moms mulai bercerita terlebih dahulu.

Mulailah dengan menceritakan kegiatan seru harian atau perkembangan Si Kecil. Atau Moms juga bisa bercerita tentang kesulitan yang tengah Moms hadapi.

Pastikan suasana nyaman ketika sedang mulai bercerita. Ciptakanlah "zona aman" agar Moms dan Dads bisa saling mengerti lebih dalam.

Pastikan Dads juga tidak dalam keadaan terlalu lelah atau emosional sehingga bisa menjadi pendengar yang baik.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuka Obrolan dengan Ibu Teman Anak?

3. Menanyakan Pandangan

Jika Moms ingin memutuskan sesuatu namun tidak yakin, Moms bisa menanyakan pandangan pasangan tentang hal tersebut.

Misalnya jika Moms perlu memutuskan mengenai sekolah yang baik untuk anak. Keputusan ini tentunya tidak bisa dilakukan sebelah pihak saja.

Menanyakan pandangan pasangan adalah hal yang wajib. Keputusan serius ini pun perlu dilakukan lewat obrolan serius.

Cobalah untuk berdiskusi ringan mengenai hal ini. Moms bisa memberikan pandangan mengenai pilihan sekolah yang Moms buat.

Meski demikian, Moms juga perlu mendengarkan pendapat Dads. Jangan sampai perbedaan pandangan membuat Moms dan Dads bertengkar, ya!

Deep talk sendiri dimaksudkan agar kedua belah pihak lebih memahami cara berpikir masing-masing.

Baca Juga: 6 Cara Berdiskusi Tentang Keuangan Rumah Tangga Bersama Suami

Topik Deep Talk

Topik Deep Talk

Foto: Topik Deep Talk (universa.uol.com.br)

Foto: topik deep talk (Orami Photo Stock)

Berikut ini beberapa topik deep talk yang bisa Moms dan pasangan coba bicarakan.

1. Pengenalan Pribadi

Topik ini sangat cocok bagi yang masih dalam status hubungan pacaran atau belum menikah.

1. Apa perjalanan terbaik yang pernah kamu lakukan?

2. Jika kamu bisa tinggal di mana saja, di mana kamu akan tinggal?

3. Apakah Kamu menganggap dirimu lucu?

4. Apa hal yang selalu membuatmu semangat?

5. Karakter film atau TV apa yang paling kamu sukai?

6. Siapa gebetan selebriti masa kecilmu?

7. Apa yang paling kamu hargai dari seorang teman?

8. Berapa umur kamu ketika pertama kali naksir seseorang?

9. Apakah kamu dekat dengan keluargamu?

10. Seperti apa saudara-saudaramu atau bagaimana rasanya menjadi anak tunggal?

11. Love language-mu apa?

12. Apa pendapatmu tentang pernikahan?

13. Apa yang memotivasimu dalam berkarier?

14. Seberapa penting uang bagimu?

15. Apa kesan pertamamu tentangku?

16. Apa sesuatu yang ingin kamu tanyakan kepadaku tetapi takut?

Baca Juga: 5 Menu Masakan Harian untuk Suami, Mudah dan Lezat Dijamin Bikin Suami Makin Cinta!

2. Pengenalan Lebih Mendalam

Mengutarakan pertanyaan-pertanyaan yang lebih mendalam dapat memperkuat hubungan suatu pasangan.

"Terkadang Anda tidak membutuhkan alasan apa pun untuk melakukan deep talk selain dengan tujuan memperkuat hubungan." ungkap Megan Fleming, PhD, psikolog klinis, New York, dilansir dari Womens Health Mag.

Berikut contoh topik pertanyaan untuk mengenali pasangan lebih jauh.

17. Siapa orang terpenting dalam hidupmu?

18. Apa momen paling memalukan yang pernah kamu alami?

19. Apa bagian tersulit dari masa kecilmu?

20. Apa patah hati terbesar yang pernah kamu alami?

21. Apa kontribusi terbesarmu bagi dunia dan apa yang kamu harapkan?

22. Apa yang masih membuatmu merasa bersalah?

Baca Juga: 13 Cara Memuaskan Pasangan dari Jarak Jauh untuk Pasangan LDR

3. Topik Romantis untuk Deep Talk Bersama Pasangan

Kalau untuk topik berikut ini dapat ditanyakan kepada pasangan, baik itu pacar, tunangan, atau pasangan menikah.

23. Apa yang awalnya membuatmu tertarik padaku?

24. Bagaimana kamu tahu bahwa kamu jatuh cinta denganku?

25. Apakah ada sesuatu tentang hubungan kita yang terasa sangat unik bagimu?

26. Apa arti pernikahan bagimu?

27. Menurutmu bagaimana hubungan kita akan berubah jika kita menikah?

28. Apa artinya menjadi pasangan yang baik?

29. Apa film paling romantis yang pernah kamu tonton?

30. Apa lagu yang mengingatkanmu tentang hubungan kita?

31. Apakah kamu percaya pada cinta pada pandangan pertama?

32. Saat kita berpisah, apa yang paling kamu rindukan dariku?

33. Apa ingatanmu yang paling berharga tentangku?

34. Apa yang paling kamu sukai dari kehidupan sehari-hari kita bersama?

35. Hal apa yang akan kita lakukan 10 tahun dari sekarang? Dua puluh tahun dari sekarang?

36. Apa yang akan kita lakukan di masa tua bersama?

4. Topik Deep Talk yang Lucu

Biar tidak terlalu serius, beberapa topik lucu berikut ini bisa dicoba.

37. Apa kencan terburuk atau teraneh yang pernah kamu jalani?

38. Jika kamu adalah seekor binatang, kamu akan menjadi seperti apa?

39. Apa alamat email pertamamu?

40. Apakah kamu percaya pada hantu?

41. Pernahkah kamu memiliki pengalaman yang tidak dapat dijelaskan atau supernatural?

42. Jika kamu adalah seorang influencer media sosial, kamu akan dikenal karena apa?

43. Hal aneh apa yang kamu sukai dalam waktu yang sangat lama?

44. Apakah kamu akan selamat dari serangan zombie?

Nah, itu dia Moms definisi deep talk, manfaat, serta topik yang bisa Moms bahas bersama pasangan. Semoga hubungan Moms dan Dads semakin lengket dan erat, ya!

  • https://www.babycenter.com/family/motherhood/how-to-have-deeper-conversations-with-other-parents_40007078#:~:text=Deep%20talk%20happens%20when%20you,other%20new%20or%20expecting%20parents.
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2861779/
  • https://socialpronow.com/blog/deep-conversations/
  • https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-secret-lives-introverts/201706/why-we-need-have-deeper-conversations
  • https://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/a37051626/deep-conversation-starters/
  • https://www.mindbodygreen.com/articles/conversation-starters-for-couples