08 April 2024

Filosofi Warna Putih Berdasarkan Psikologi dan Feng Shui

Apa ya Moms arti filosofinya?

Filosofi warna putih adalah kemurnian, kepolosan dan kelengkapan.

Penting diingat bahwa filosofi warna berbeda antara satu budaya dengan budaya lain, karena arti warna sering ditentukan oleh konteks budaya.

Dalam budaya Barat, warna putih sering dikaitkan dengan pernikahan, rumah sakit, dan malaikat.

Beberapa masyarakat barat percaya, kalau warna putih menyampaikan rasa kemurnian, kebersihan, dan kedamaian.

Warna ini juga dipandang sebagai representasi kesederhanaan dan ketenangan, menawarkan perasaan kedamaian dan ketenangan yang mendalam.

Lalu, di budaya timur, filosofi warna putih sering dikaitkan dengan kesedihan dan kematian.

Jadi, jangan heran kalau banyak orang timur menggunakan pakaian serba putih dalam acara pemakaman atau ritual berkabung lainnya.

Baca juga: 10 Tips Warna Rambut Ash Grey Awet dan Tahan Lama, Catat!

Filosofi Warna Putih Berdasarkan Psikologi

Filosofi warna putih
Foto: Filosofi warna putih

Dalam ilmu psikologi warna, putih merupakan simbol dari awal yang baru.

Banyak orang menggunakan warna putih sebagai pengingat masa muda dan kepolosan mereka.

Putih juga disebut sebagai warna yang mewakili aspek keseimbangan, yaitu negatif dan positif.

Karena warna ini sering dijadikan sebagai pemisah dalam percampuran sebuah warna.

Beberapa makna positif yang dapat disampaikan putih antara lain kebersihan, kesegaran, dan kesederhanaan.

Di sisi negatif, putih bisa tampak mencolok, dingin, dan terisolasi.

Tak hanya itu, masih ada filosofi warna putih menurut buku psikologi yang perlu Moms ketahui.

Simak penjelasannya berikut ini.

1. Lambang Kemurnian

Filosofi warna putih melambangkan kemurnian dan kepolosan, sering digunakan untuk gaun pernikahan sebagai simbol keperawanan.

Tidak hanya putih, warna biru juga pernah menjadi warna tradisional yang dikenakan oleh pengantin wanita untuk melambangkan kesucian.

2. Membuat Ruang Lebih Luas

Putih sering dianggap sebagai warna yang cerah dan dapat menciptakan kesan dalam sebuah ruangan atau menambahkan highlights.

Tak heran, kalau banyak desainer interior sering menggunakan warna putih untuk membuat ruangan terlihat lebih besar dan lebih luas.

3. Dingin, Hambar, dan Steril

Filosofi warna putih dapat berbeda berdasarkan pengaplikasiannya.

Kamar berwarna putih mungkin terasa lebih luas, namun dapat terkesan kosong dan kurang menyambut.

Sementara warna putih yang digunakan pada rumah sakit memberikan kesan steril.

4. Siklus Hidup

Filosofi warna putih juga sering dihubungkan dengan selesainya sebuah siklus hidup.

Moms mungkin memilih pakaian putih saat memulai babak baru dalam hidup.

Misalnya, Moms yang merencanakan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kali, atau pindah rumah setelah sekian lama di satu tempat, atau dalam mencari hubungan baru atau arah karier baru.

Dalam psikologi warna, putih sering dianggap sebagai simbol kesederhanaan dan kejelasan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.