28 Juli 2022

4 Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak di Era Pandemi dan Cara Mengatasinya!

Simak caranya untuk membantu Si Kecil tumbuh optimal di masa new normal, ya Moms
4 Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak di Era Pandemi dan Cara Mengatasinya!

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, apakah Si Kecil mengalami gangguan tumbuh kembang anak selama masa pandemiCovid-19? Jika ya, simak penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Masa pandemi merupakan fase yang berat untuk semua orang tak terkecuali bagi Si Kecil.

Bahkan, di masa ini terdapat hal-hal yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak, lho Moms.

Situasi pandemi Covid-19 yang terjadi selama kurang lebih 2,5 tahun ini memberikan dampak yang buruk bagi semua sektor tak terkecuali tumbuh kembang Si Kecil.

Dalam acara Bebelac Rayakan Hari Anak Hebat Nasional, Nadya Pramesrani, M.Psi, Psikolog Keluarga Rumah Dandelion, menjelaskan bahwa ada beberapa gangguan yang terjadi pada anak selama masa pandemi.

Karena di tengah kondisi pandemi ini dapat berpotensi menghambat tumbuh kembang si Kecil dalam berbagai aspek seperti motorik, bahasa, dan sosial emosional.

Untuk mengetahui informasi lanjut perihal gangguan tumbuh kembang anak di masa pandemi dan tantangan yang dihadapkan pada Si Kecil di era new normal, Moms perlu menyimak artikel ini hingga akhir.

Baca Juga: 5 Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Usia 2-3 Bulan

Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak di Masa Pandemi

tumbuh kembang 02
Foto: tumbuh kembang 02

Foto: Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak di Masa Pandemi (Orami Photo Stocks)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tanpa disadari pandemi Covid-19 yang menimpa dunia ini berpotensi menghambat tumbuh kembang Si Kecil.

Pskolog Nadia mengungkapkan bahwa selama 2 tahun ke belakang, banyak ditemukan kasus-kasus keterlambatan perkembangan, terutama di aspek sosial emosional dan motorik pada anak-anak.

Ia juga menjelaskan bahwa anak-anak yang lahir pada masa pandemi Covid-19 memiliki perkembangan yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak di luar masa pandemi.

Hal ini juga disebut sebagai hambatan yang dialami secara global.

Psikolog Nadia kemudian menyebutkan bahwa terdapat beberapa gangguan yang mungkin terjadi pada tumbuh kembang anak selama pandemi seperti:

1. Kurangnya Stimulasi

Salah satu masalah yang mungkin dapat menghambat tumbuh kembang Si Kecil adalah kurangnya stimulasi yang mereka dapat karena keterbatasan.

“Kita menemukan penelitian yang berbeda lagi, mengatakan bahwa dominannya keterlambatan ini disebabkan oleh kurangnya stimulasi yang diberikan pada Si Kecil,” ujar Psikolog Nadia.

2. Rasa Stres yang Dirasakan Anak dan Orang Tua

Selain kurang stimulasi, hal yang dapat berpotensi menghambat tumbuh kembang anak adalah rasa stres yang dirasakan baik oleh anak atau orang tua.

“Hal lainnya yang memengaruhi adalah respons stres, baik stres yang dialami anak maupun stres yang dialami oleh lingkungan sekitarnya atau dari orang tuanya,” tambah Psikolog Nadia.

3. Anak Mudah Cemas dan Sulit Berpisah dari Orang Tua

Hal yang dapat menghambat tumbuh kembang anak selanjutnya adalah anak cenderung menjadi mudah cemas.

Selain mudah cemas, anak juga terlihat sulit berpisah dengan orang tua.

”Secara umum, masalah yang sering ditemui adalah mereka menjadi sangat cemas dan sulit berpisah dari orang tua,” tambah Psikolog Nadia.

Kondisi ini mungkin terjadi karena Si Kecil tidak pernah bertemu dengan orang lain dan sering menghabiskan waktu bersama orang tua lebih banyak di rumah.

Karena keterbatasan yang membuat Si Kecil jarang bertemu dengan orang lain juga menyebabkan mereka menjadi mudah takut.

Buruknya lagi, kondisi ini dapat menghambat tumbuh kembang anak ketika mereka harus berinteraksi dengan orang baru.

”Ketika anak berinteraksi dengan orang baru, mereka jadi takut, menarik diri, ada yang responnya sampai cukup ekstrim seperti mereka menangis dan tantrum,” jelas Psikolog Nadia.

4. Kurangnya Aktivitas Fisik

Masalah lain yang mungkin dapat menjadi pemicu keterlambatan tumbuh kembang anak di masa pandemi adalah kurangnya aktivitas fisik.

“Masalah lain yang juga dialami adalah penurunan aktivitas fisik diiringi dengan peningkatan screen time,” kata Psikolog Nadia.

Ketika orang tua harus bekerja dari rumah dan tidak memiliki banyak waktu bersama Si Kecil, membuat kegiatan screen time meningkat.

Tanpa disadari ternyata meningkatnya waktu screen time dapat menurunnya aktivitas fisik yang dilakukan Si Kecil dan membuat anak menjadi mudah rewel atau cranky, lho Moms.

“Perilaku dan suasana hatinya tuh antara bisa naik dan turun sangat cepat atau ketika mereka badmood itu lebih sulit bagi mereka untuk kembali kepada happy moodnya,” tambah Psikolog Nadia.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Aplikasi untuk Pantau Tumbuh Kembang Anak

Yuk, pantau berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala Si Kecil sesuai dengan usianya, dengan tools Pertumbuhan dari Orami Apps.

Fitur ini akan memudahkan para orang tua untuk memastikan buah hati tumbuh sehat sekaligus dapat mendeteksi gangguan pertumbuhan sejak dini.

Tips untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Tetap Optimal

Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 2.jpeg
Foto: Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 2.jpeg

Foto: Tips untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Tetap Optimal (Orami Photo Stock)

Setelah pandemi Covid-19 mereda, orang tua mungkin merasa khawatir karena anak akan pertama kali kembali berinteraksi dengan orang lain.

Karena beberapa perubahaan kondisi yang terjadi juga dapat memberikan respons yang tidak baik oleh Si Kecil.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa terdapat beberapa masalah yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak membuat orang tua semakin khawatir di masa transisi seperti saat ini.

Dengan begitu, Psikolog Nadia memberikan beberapa tips kepada orang tua untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak di era new normal.

1. Orang Tua Harus Peka

Psikolog Nadia mengatakan untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak di era new normal, orang tua harus peka terhadap Si Kecil.

“Orang tua perlu peka terlebih dahulu, misalnya hal yang menjadi tantangan utama di si kecil apa ya sehingga tindakan yang bisa dilakukan atau diberikan,” kata Psikolog Nadia.

2. Pemberian Nutrisi yang Seimbang

Tips selanjutnya yang orang tua perlu lakukan adalah pemberian nutrisi yang seimbang. Hal ini menjadi tips yang sangat penting dan perlu dilakukan oleh orang tua.

“Orang tua bisa membantu mereka mengejar keterlambatan atau mengatasi kesulitannya dengan pemberian nutrisi, karena sebelumnya Si Kecil mengalami penurunan aktivitas fisik yang membuat tubuh menjadi rentan sakit,” jelas Psikolog Nadia.

Pemberian nutrisi yang seimbang ini diperlukan untuk mencegah Si Kecil terkena paparan virus.

3. Mencptakan Struktur atau Rutinitas Baru

Selama kurang lebih 2,5 tahun pandemi Covid-19 yang terjadi, mengharuskan Si Kecil berkegiatan di rumah membuat anak merasa terkejut jika harus kembali berinteraksi sosial.

Jadi, tips selanjutnya yang harus Moms lakukan adalah menciptakan struktur atau rutinitas baru.

“Dengan memberikan rutinitas serta struktur yang baru sangat dibutuhkan supaya anak merasa lebih aman dan ketika mereka harus berinteraksi dengan orang lain mereka lebih nyaman,” jelas Psikolog Nadia.

4. Libatkan Dalam Aktivitas Fisik

Tips terakhir yang Moms bisa lakukan adalah dengan melibatkan anak dengan stimulasi kreatif atau aktivitas fisik.

“Jadi, libatkan si kecil pada kegiatan bermain yang menyenangkan dan terstruktur, tujuannya adalah untuk menguatkan kemampuan anak berinteraksi dengan orang lain dan meningkatkan daya tahan tubuhnya,” tutup Psikolog Nadia.

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, melibatkan anak pada aktivitas fisik juga dapat menstimulasi rangsangan yang diterima oleh otaknya dan membantu mereka untuk belajar lebih efektif.

Baca Juga: Pentingnya Asupan Serat untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Itulah informasi mengenai penyebab gangguan tumbuh kembang anak di masa pandemi serta tipsnya yang bisa Moms lakukan. Semoga membantu!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.