15 December 2023

Geguritan Bahasa Jawa: Makna, Ciri Khas, dan Contohnya!

Biasanya tersirat makna yang dalam

Geguritan bahasa Jawa adalah salah satu bentuk seni sastra yang sangat khas dalam tradisi sastra Jawa.

Kata "geguritan" sendiri berasal dari bahasa Jawa Kawi yang berarti puisi atau syair.

Geguritan bahasa Jawa memiliki tempat yang istimewa dalam budaya Jawa dan telah menjadi warisan sastra yang kaya akan sejarah dan nilai-nilai budaya.

Geguritan sering digunakan untuk mengungkapkan gagasan-gagasan filsafat, mitologi, agama, cinta, dan berbagai tema lainnya.

Karya sastra geguritan bahasa Jawa memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari bentuk sastra lainnya.

Sesuai dengan nama dan sejarahnya, bahasa yang digunakan dalam geguritan adalah bahasa Jawa Kawi, yang memiliki tata bahasa dan kosakata yang berbeda dari bahasa Jawa modern.

Penasaran apa penjelasan geguritan bahasa Jawa dan contohnya? Simak penjelasannya di bawah ini, ya.

Baca Juga: Cek Silsilah Keluarga dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa

Makna Geguritan Bahasa Jawa

Menulis Puisi
Foto: Menulis Puisi (Freepik.com/rawpixel-com)

Geguritan dalam bahasa Jawa adalah bentuk seni sastra yang memiliki makna mendalam dalam budaya Jawa.

Puisi ini tidak hanya sekadar kumpulan kata-kata indah, tetapi juga merupakan wadah untuk menyampaikan pesan budaya, nilai-nilai moral, serta ekspresi sentimen dan pemikiran penyair.

Makna geguritan mencakup berbagai aspek kehidupan, nilai-nilai kebijaksanaan yang terkandung dalam kalimat-kalimat bijak, serta cerminan dari norma-norma sosial dan religius yang dianut dalam masyarakat Jawa.

Selain itu, geguritan juga memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya Jawa.

Bahasa Jawa Kawi yang digunakan dalam geguritan adalah bagian dari warisan bahasa dan sastra klasik yang harus dijaga.

Puisi ini seringkali digunakan dalam upacara adat dan ritual agama, menjadikannya sebagai bagian integral dari perayaan budaya Jawa.

Baca Juga: 135 Kata-Kata Caption IG Simple dan Aestethic, Banjir Like!

Ciri Khas Geguritan Bahasa Jawa

Ilustrasi Geguritan Bahasa Jawa (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Geguritan Bahasa Jawa (Orami Photo Stock)

Geguritan dalam bahasa Jawa adalah bentuk puisi atau sastra yang mengikuti aturan metrum dan rima tertentu.

Bentuk puisi ini sangat khas dalam tradisi sastra Jawa dan memiliki beberapa ciri khas:

1. Bahasa Jawa Kawi

Geguritan ditulis dalam bahasa Jawa Kawi, yang merupakan bentuk bahasa Jawa klasik.

Bahasa ini memiliki kosakata, tata bahasa, dan ejaan yang berbeda dari bahasa Jawa modern.

2. Metrum dan Rima

Geguritan mengikuti pola metrum (jumlah suku kata dalam setiap baris) dan rima (persamaan bunyi akhiran kata) tertentu.

Pola metrum dan rima ini menciptakan irama yang khas dalam puisi geguritan.

3. Penggunaan Tema Tradisional

Geguritan sering mengangkat tema-tema tradisional seperti mitologi Hindu, cerita epik Ramayana dan Mahabharata, agama, cinta, dan kebijaksanaan.

Puisi ini sering digunakan untuk menyampaikan pesan budaya, moral, dan agama.

4. Kreativitas dalam Bahasa

Meskipun mengikuti aturan tertentu, geguritan memberikan ruang bagi penyair untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam penggunaan bahasa, perumpamaan, dan gaya bahasa.

5. Peran dalam Budaya Jawa

Geguritan memiliki peran penting dalam budaya Jawa.

Sastra ini digunakan dalam upacara adat, perayaan agama, serta sebagai bentuk ekspresi budaya dan identitas Jawa.

6. Warisan Sastra Klasik

Geguritan adalah salah satu bentuk warisan sastra klasik Jawa yang masih dihargai dan dipelajari hingga saat ini, meskipun penggunaannya mungkin tidak seumum dulu.

Baca Juga: 10 Resep Es Buah Segar, Nikmat Diminum saat Dahaga!

Setelah mengetahui makna dan ciri khas dari geguritan bahasa Jawa, berikut ini beberapa contohnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb