Scroll untuk melanjutkan membaca

2-3 TAHUN
13 Februari 2022

Gondongan pada Anak, Cari Tahu Gejala hingga Cara Mencegahnya

Gondongan pada balita bisa dicegah dengan imunisasi
Gondongan pada Anak, Cari Tahu Gejala hingga Cara Mencegahnya

Moms pasti sudah familiar dengan gondongan pada anak.

Gondok atau gondongan pada balita adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus.

Virus ini memang sering menyerang anak dan balita, terutama menyerang kelenjar penghasil air liur (saliva) yang terletak di dekat telinga.

Moms juga mungkin sudah tahu kalau ciri khas penyakit ini adalah munculnya benjolan di leher.

Di Amerika Serikat, gondongan memang umumnya menyerang anak-anak, terutama pada Si Kecil yang berusia 5-9 tahun.

Namun sekarang sudah lebih berkurang berkat adanya vaksin gondongan.

Walau sering dianggap tidak berbahaya, gondongan pada balita sebenarnya perlu segera ditangani sebelum berujung pada masalah kesehatan yang lebih serius, seperti:

Nah, informasi berikut ini adalah serba-serbi mengenai gondongan pada anak. Disimak yuk, Moms!

Gejala Gondongan pada Anak

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 2.jpg

Foto: Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 2.jpg (Blog.ochsner.org)

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin sudah tahu kalau gejala yang jadi ciri khas gondongan adalah munculnya pembengkakan di sekitar pipi, mulut, dan atas leher.

Pembengkakan ini kerap kali membuat Si Kecil merasa sakit saat mengunyah atau menelan.

Namun menurut About Kids Health, sebenarnya gejala gondongan sudah bisa terlihat sebelum kelenjar parotis membengkak, seperti:

  • Sakit kepala dan nyeri otot
  • Mulut kering
  • Kehilangan nafsu makan dan mudah merasa lelah
  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat
  • Pembengkakan salah satu atau kedua kelenjar parotis di depan telinga dan menyilang ke sudut rahang
  • Batuk atau pilek
  • Mudah kelelahan

Baca Juga: 3 Pertanyaan Seputar Masalah Imunisasi yang Paling Sering Ditanyakan

Dalam beberapa hari, kelenjar parotis bisa membengkak dan terasa nyeri. Ini membuat pipi terlihat sembab.

Rasa sakit bertambah parah saat anak menelan, berbicara, mengunyah, atau minum jus asam (seperti jus jeruk). Salah satu atau kedua kelenjar parotis bisa membengkak.

Terkadang yang satu membengkak beberapa hari sebelum gejala yang lain.

Mengutip Kids Health, meskipun jarang terjadi, namun mereka yang terinfeksi gondongan juga mungkin mengalami:

  • Ensefalitis atau meningitis
  • Orkitis (radang testis)
  • Ooforitis (radang ovarium)
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Gangguan pendengaran

Hubungi dokter jika anak Moms mengalami gejala gondongan atau pernah berada di dekat seseorang yang menderita gondongan.

Dokter mungkin memberi Moms instruksi khusus sebelum mengunjungi dokter anak, agar tidak menularkannya pada orang lain.

Dokter akan melakukan pemeriksaan, menanyakan gejala, dan memeriksa apakah anak Moms mendapat vaksin gondongan.

Dokter anak terkadang mengirimkan sampel air liur atau sampel darah untuk diuji lebih lanjut.

Baca Juga: Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Anak, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Penyebab Gondongan pada Anak

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 1.jpg

Foto: Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 1.jpg (Checkupnewsroom.com)

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Julio Orkin, dokter anak di Toronto’s Hospital for Sick Children, gondongan terjadi akibat kelenjar parotis terkena infeksi Paramyxovirus A.

Kelenjar parotis sendiri terletak di bagian depan dan bawah setiap telinga, dan berfungsi untuk menghasilkan air liur.

Si Kecil bisa terkena virus dari paparan air liur atau cairan hidung orang lain, misalnya terkena bersin atau berbagi gelas dan peralatan makan dengan orang yang sudah terinfeksi.

Berita baiknya, menurutCenters for Disease Control and Prevention, risiko anak dan balita terkena gondongan bisa ditekan sampai 99% dengan 2 kali imunisasi MMR.

Gondongan itu penyakit yang menular, Moms. Melansir National Health Service, berikut cara virus gondongan pada anak menyebar:

  • Batuk atau bersin dan melepaskan tetesan kecil air liur yang terkontaminasi, yang kemudian dapat dihirup oleh orang lain
  • Menyentuh hidung atau mulutnya, kemudian memindahkan virus ke suatu benda
  • Berbagi peralatan, seperti cangkir, sendok garpu atau piring dengan orang yang terinfeksi

Seseorang dengan gondongan akan menular dari 2 hari sebelum gejala mulai hingga 5 hari setelah mereka selesai.

Siapa pun yang terinfeksi dapat menularkan penyakit tersebut, meskipun mereka tidak menunjukkan gejala.

Gondongan paling sering terjadi pada anak usia sekolah dan mahasiswa. Wabah terjadi ketika banyak orang dari satu daerah terserang penyakit yang sama.

Sebagian besar orang yang menderita gondongan tidak pernah mendapatkannya lagi.

Baca Juga: Mengapa Anak Perlu Mendapatkan Imunisasi Ulang?

Mengatasi Gondongan pada Anak

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 3.jpg

Foto: Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 3.jpg (Newsbeezer.com)

Foto: Orami Photo Stock

Karena virus gondongan sangat menular sampai dengan 9 hari setelah munculnya gejala, hal pertama yang harus Moms lakukan adalah menjauhkan Si kecil dari pasien gondongan.

Bukan hanya itu saja, berikut adalah beberapa tip kunci untuk membantu Moms mengatasi gondongan pada anak secara alami dan dengan obat.

1. Istirahat yang Cukup

Untuk membantu menghentikan penyebaran virus bantulah perkuat sistem kekebalan tubuh Si Kecil.

Biarkan Si Kecil tetap di rumah selama mengalami gejala-gejala gondongan tersebut.

Ini bisa berarti menghindari kontak dengan orang selama antara tujuh hingga 20 hari tergantung pada seberapa parah virusnya.

Istirahat sepenuhnya di tempat tidur biasanya tidak diperlukan, tetapi penting untuk tidur setidaknya delapan hingga sembilan jam setiap hari untuk Si Kecil.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan anak-anak tinggal di rumah dan berhenti sementara dari kegiatannya di sekolah setidaknya selama 5 hari.

Moms juga harus meminta izin sakit kepada pihak sekolah Si Kecil, hingga gejala mereda.

Mengutip Kids Health, berikan obat penurun demam atau pereda nyeri, seperti asetaminofen atau ibuprofen, jika anak Si Kecil merasa tidak nyaman.

Namun Moms, ingat untuk jangan pernah memberikan aspirin kepada anak yang memiliki penyakit virus, karena penggunaan tersebut terkait dengan sindrom Reye.

Baca Juga: Jika Anak Susah Tidur, Ikuti 4 Langkah Ini Agar Dia Cepat Mengantuk!

2. Minum Lebih Banyak Cairan dan Konsumsi Elektrolit

Gondongan pada anak dapat menyebabkan sakit di tenggorokan dan membuat Si Kecil kesulitan menelan atau mengunyah makanan secara normal.

Hal ini akhirnya membuat Si Kecil kehilangan nafsu makan dan mengonsumsi sedikit kalori atau cairan.

Untuk membantu menjaga sistem kekebalan anak tetap kuat dan mencegah gejala memburuk, penting untuk minum cukup air dan mencegah ketidakseimbangan elektrolit.

Makanan dan minuman yang bermanfaat untuk meredakan gejala gondongan pada anak antara lain:

Moms juga dapat mencoba menggunakan pengobatan alami dengan menyesap air panas yang menenangkan dengan lemon, madu, dan kayu manis.

Atau Moms bisa membuat teh jahe buatan sendiri dengan madu mentah yang meningkatkan kekebalan tubuh.

3. Sanitasi Rumah Kita untuk Mengatasi Penyebaran Virus

Ketika seseorang dalam keluarga berada dalam masa inkubasi akibat gondongan, berhati-hatilah untuk meminimalkan kontak dengan mereka.

Cara untuk mempraktikkan kebersihan yang baik dan mengendalikan virus, meliputi:

  • Membersihkan permukaan secara menyeluruh menggunakan minyak esensial antivirus alami (seperti lemon dan minyak oregano)
  • Mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut orang yang terinfeksi saat bersin atau batuk
  • Tidak berbagi tempat tidur
  • Menghindari berbagi minuman atau peralatan sampai gejala hilang

Baca Juga: Awas! 4 Tempat Main di Area Publik Ini Berpotensi Tularkan Virus dan Penyakit Lainnya pada Anak

4. Kendalikan Rasa Sakit dan Atasi dengan Alami

Jika gejalanya menjadi sangat tidak nyaman, obat penghilang rasa sakit tanpa resep, seperti ibuprofen dapat membantu.

Namun Moms juga harus konsultasikan itu ke dokter dulu ya.

Ada juga cara alami untuk mengatasi rasa sakit dan meredakan gejala, seperti:

  • Menggunakan minyak esensial
  • Menggunakan kompres es

Baca Juga: Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu

Moms bisa mencoba mengoleskan obat gosok otot buatan sendiri yang mengandung minyak peppermint ke area tubuh anak yang nyeri.

Kompres es atau kompres dingin juga dapat digunakan untuk melawan kelenjar yang membengkak untuk mengurangi peradangan dan nyeri pada Si Kecil.

Jika otot atau area tertentu membuat anak kesulitan, Moms bisa coba beralih menggunakan kompres panas karena dapat membantu meredakan nyeri juga.

Obat alami lainnya adalah mandi dengan garam Epsom.

Encerkan 2 cangkir ke dalam satu galon air, lalu tuangkan ke dalam bak mandi anak dan tambahkan minyak esensial untuk membantu Si Kecil merasa lebih baik.

5. Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak Melalui Makanannya

Jika anak didiagnosis menderita gondongan, Moms mungkin berpikir sudah terlambat untuk mulai mengkhawatirkan pola makan yang sehat.

Tetapi makanan kaya nutrisi yang tepat membantu menurunkan risiko komplikasi gondongan seperti infeksi serius lainnya atau kerusakan telinga pada anak.

Cobalah menghaluskan atau memasak makanan dengan antioksidan tinggi seperti buah dan sayuran untuk membuat smoothie dan sup yang disukai Si Kecil.

Makanan probiotik, seperti sayuran yang dibudidayakan, yogurt, dan kombucha, juga merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan kesehatan usus anak

Ini sangat berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cobalah untuk menghindari makanan inflamasi yang dibuat dengan tambahan gula, aditif sintetis seperti pemanis buatan, atau daging dengan bahan kimia tidak alami.

6. Obat Pereda Nyeri

Beberapa obat penurun demam juga efektif untuk meredakan nyeri pada anak yang sedang gondongan.

Moms dapat menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas jika Si Kecil mengalami nyeri otot akibat pembengkakan kelenjar parotis.

Namun konsultasikan lagi dengan dokter anak ya, Moms.

Baca Juga: 5 Manfaat Grapefruit Bagi Anak, Bagus untuk Kekebalan Tubuh!

Mencegah Gondongan pada Anak

mencegah gondongan pada anak

Foto: mencegah gondongan pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Untuk mencegah gondongan pada anak, bisa Moms lakukan dengan memberikan vaksin kombinasi campak, gondok, dan rubella (MMR).

Vaksin MMR ini akan memberikan kekebalan bagi sebagian besar penerimanya. Anak-anak yang menderita gondongan akan kebal seumur hidup.

Vaksin MMR diberikan dalam 2 dosis. Dosis pertama diberikan antara umur 12-15 bulan.

Dosis kedua diberikan antara usia 4 dan 6. Dosis kedua harus diberikan setidaknya 4 minggu setelah dosis pertama.

Terkadang anak yang telah divaksinasi masih terkena gondong. Tetapi gejala mereka akan jauh lebih ringan daripada jika mereka tidak mendapatkan vaksin.

Selama terkena gondong pada anak, dokter mungkin merekomendasikan lebih banyak suntikan vaksin MMR untuk beberapa orang yang lebih mungkin terkena gondong.

Untuk membantu mencegah penyebaran gondongan ke orang lain, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Jauhkan anak dari sekolah atau tempat penitipan anak sampai gejalanya hilang, agar tidak menular
  • Cuci tangan Moms dengan baik sebelum dan sesudah merawat anak yang sakit
  • Pastikan anggota keluarga rumah lainnya sering mencuci tangan, terutama sebelum makan atau memegang sesuatu
  • Minta anak Moms untuk menutupi mulut dan hidungnya saat bersin atau batuk
  • Bersihkan permukaan keras, mainan, dan gagang pintu dengan disinfektan
  • Pastikan pusat penitipan anak menganjurkan untuk mencuci tangan

Baca Juga: Awas! 4 Tempat Main di Area Publik Ini Berpotensi Tularkan Virus dan Penyakit Lainnya pada Anak

Ada beberapa masalah yang sering terjadi dengan penyakit gondongan. Ini bisa mengkhawatirkan, tetapi jarang serius dan biasanya membaik saat infeksi berlalu.

Namun bila Si Kecil mengalami pembengkakan testikel, meningitis, pancreatitis, maka perlu adanya penanganan dokter lebih lanjut dan intensif.

Itulah beberapa hal yang harus Moms ketahui tentang gondongan pada anak termasuk cara untuk mengatasi gondongan pada anak. Semoga membantu!

  • https://www.cdc.gov/mumps/index.html#:~:text=However%2C%20disease%20symptoms%20are%20milder,See%20Mumps%20Cases%20and%20Outbreaks.&text=MMR%20(measles%2C%20mumps%2C%20and,way%20to%20protect%20against%20mumps.
  • https://www.aboutkidshealth.ca/Article?contentid=753&language=English
  • https://www.nhs.uk/conditions/mumps/complications/
  • https://kidshealth.org/en/parents/mumps.html
  • https://www.childrenshospital.org/conditions-and-treatments/conditions/m/mumps/symptoms-and-causes