Trimester 1

7 Maret 2021

Ibu Hamil Minum Soda, Ketahui 11 Bahayanya!

Pemanis buatan pada soda dapat berkontribusi pada perkembangan alergi dan asma pada pada Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Sangat wajar bila ibu hamil memerhatikan segala asupan makanan dan minuman, karena apa yang Moms makan akan berdampak langsung pada pertumbuhan Si Kecil dalam kandungan. Bahkan, jenis minuman tertentu mungkin memengaruhi perkembangan Si Kecil. Lalu, bagaimana bila ibu hamil minum soda? Apakah aman bagi kandungan?

Sebuah penelitian dari Departemen Kebidanan dan Kandungan, Rumah Sakit Universitas Sahlgrenska, mengungkapkan bahwa minum lebih dari satu minuman yang dimaniskan dengan gula buatan setiap hari selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Temuan ini tidak pasti, tetapi untuk berada di sisi yang aman, Moms mungkin ingin membatasi jumlah soda yang diminum.

Studi oleh American College of Obstetricians dan Gynecologists menunjukkan bahwa seorang wanita hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein per hari.

Satu porsi soda mengandung antara 32-42 mg kafein. Karenanya, jika Moms membatasi konsumsi soda harian hingga satu porsi per hari, maka masih dalam batas aman.

Apa saja bahaya yang bisa terjadi jika ibu hamil minum soda secara berlebihan? Cari tahu penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Jumlah Soda yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil, Seberapa Banyak?

Bahaya Ibu Hamil Minum Soda

Bahaya Ibu Hamil Minum Soda

Foto: unsplash.com

Setelah mengetahui jumlah batasan ibu hamil minum soda dalam sehari. Maka, apa bahaya ibu hamil minum soda bila melebihi bahkan setiap hari mengonsumsinya? Berikut ulasannya.

1. Pengaruh pada Indeks Massa Tubuh Bayi

Bahaya ibu hamil minum soda yang pertama adalah pengaruh pada indeks masa tubuh bayi.

Sebuah studi yang dirilis JAMA Pediatrics menunjukkan minuman bersoda yang menggunakan pemanis buatan yang dikonsumsi selama kehamilan dapat memberikan Si Kecil dua kali lebih besar peluang kelebihan berat badan pada 1 tahun.

"Sepengetahuan kami, hasil kami memberikan bukti manusia pertama bahwa konsumsi pemanis buatan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan anak usia dini," para peneliti menyimpulkan.

Mengingat epidemi obesitas saat ini dan meluasnya konsumsi pemanis buatan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Dalam studi mereka, peneliti kesehatan anak-anak yang terkait dengan University of Manitoba di Kanada dan sekolah penelitian lainnya menggunakan data yang dikumpulkan dari 2.413 wanita hamil.

Hampir 30 persen dari ibu hamil ini melaporkan minum minuman manis buatan dan sekitar 5 persen melaporkan mengkonsumsinya setiap hari.

Para peneliti menemukan anak-anak yang lahir dari ibu yang minum minuman manis buatan memiliki risiko dua kali lipat kelebihan berat badan pada usia 1 tahun.

Efek ini, kata para peneliti, tidak dijelaskan oleh indeks massa tubuh ibu (BMI), kualitas makanannya, asupan energi total, atau faktor risiko obesitas lainnya.

2. Nihil Nutrisi

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah nihil nutrisi. Moms, minum soda menawarkan sangat sedikit bahkan tidak ada nutrisi yang dikandungnya. Hal ini berarti mereka tidak memberi nilai tambah pada kesejahteraan ibu hamil.

Tetapi, minum soda dapat meningkatkan kadar kalori tubuh Moms. Singkatnya, minuman berkarbonasi ini tidak akan menawarkan vitamin atau mineral apa pun, yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil dalam kandungan.

Jika ibu hamil terobsesi minum soda, maka satu atau dua tegukan saja karena tidak akan membahayakan Anda maupun Si Kecil.

3. Sebabkan Alergi dan Asma

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah sebabkan alergi dan asma.

Sumber Pusat Pemrograman Janin, Departemen Epidemiologi, Statens Serum Institute, Copenhagen, mengungkapkan juga peningkatan minum soda yang dimaniskan secara artifisial oleh ibu hamil dapat berkontribusi pada perkembangan alergi dan asma pada pada Si Kecil.

Menurut peneliti, pada usia 18 bulan, mereka menemukan bahwa ibu yang mengonsumsi minum soda yang lebih manis secara buatan 1,23 persen kali lebih mungkin melaporkan diagnosis asma anak dibandingkan dengan bukan konsumen.

Bahkan, ibu-ibu tersebut juga melaporkan rinitis alergi selama 7 tahun pertama masa tindak lanjut.

Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi minuman ringan yang dimaniskan secara artifisial selama kehamilan dapat berperan dalam perkembangan penyakit alergi anak.

Baca Juga:Hati-Hati Soda Diet Berpotensi Membahayakan Kesehatan Juga

4. Picu Adrenalin Jantung

Ibu hamil minum soda dapat menyebabkan jantung terbakar atau terpicu adrenalin terutama selama trimester ketiga.

Jika Moms mengalami sensasi terbakar di daerah dada atau tepat di bawah tenggorokan setelah beberapa menit mengonsumsi minuman bersoda, langsung hentikan.

Bila Moms ingin menikmati minuman bersoda tetapi ingin tetap sehat pada saat yang sama, cobalah untuk menggabungkan air berkarbonasi dengan jus buah segar murni untuk memuaskan keinginan dan memberi bayi sejumlah vitamin, mineral, potasium, dan zat besi yang cukup.

Lebih baik lagi, cobalah menghindari minuman ringan selama kehamilan dan beralih ke jus sehat

5. Pengaruh Perkembangan Otak Si Kecil

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah pengaruhi perkembangan otak bayi.

Sebuah studi yang diterbitkan American Journal of Preventive Medicine pada 2008 menunjukkan adanya hubungan negatif antara mengonsumsi soda selama kehamilan dan perkembangan otak bayi.

Studi ini menemukan bahwa ketika calon ibu mengkonsumsi lebih banyak gula selama kehamilan, terutama dalam bentuk soda, anak-anak mereka tumbuh dengan keterampilan non-verbal dan pemecahan masalah yang buruk bersama dengan ingatan yang buruk.

Studi ini juga menunjukkan bahwa efeknya sama buruknya dengan soda diet, mengkonsumsinya selama kehamilan terkait dengan kemampuan motorik visual, spasial, dan motorik yang lebih buruk pada bayi.

6. Kehilangan Kalsium

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah kehilangan kalsium. Konsumsi soda saat hamil bisa membuat Moms kehilangan kalsium dari tulang karena asam karbonat dan asam fosfat (agen perasa).

Baca Juga: Ketahui Batasan Mengonsumsi Minuman Bersoda

7. Peningkatan Tekanan Darah

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah peningkatan tekanan darah karena adanya natrium dalam air berkarbonasi

Studi oleh para peneliti Inggris dan AS yang muncul dalam jurnal Hypertension menyebutkan bahwa para ilmuwan percaya terlalu banyak gula dalam darah mengganggu pembuluh darah dan kadar garam dalam tubuh. Ini yang akan memicu peningkatan tekanan darah.

8. Menyebabkan Cacat Bawaan

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah menyebabkan cacat bawaan.

Meskipun sebagian kecil bahan buatan tidak akan membahayakan kesehatan bayi Moms, penelitian mengungkapkan bahwa sejumlah besar minuman ringan yang memiliki rasa atau warna buatan tidak disarankan.

Kehadiran sakarin dalam minuman ringan akan menyebabkan cacat lahir pada bayi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aspartam atau sucralose tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah kecil oleh ibu hamil.

Pastikan untuk membaca label minuman ringan yang Moms beli untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya yang tidak baik untuk Si Kecil.

9. Bayi Lahir Gemuk

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah bayi lahir gemuk. Konsumsi gula dan pemanis buatan yang berlebihan dapat menyebabkan bayi kelebihan berat badan.

Baca Juga: Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion?

10. Risiko Keguguran

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah risiko keguguran. Salah satu alasan mengapa Moms harus menghindari minum minuman bersoda selama kehamilan adalah karena mengandung kafein.

Studi yang dilakukan oleh American Pregnancy Association mengungkapkan bahwa ketika seorang wanita hamil mengkonsumsi lebih dari 300 mg kafein, itu dapat menyebabkan keguguran. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk membatasi asupan.

11. Memicu Heartburn

Bahaya ibu hamil minum soda yang selanjutnya adalah memicu heartburn. Minuman berkarbonasi selama dapat menyebabkan heartburn atau memperburuknya, jika Moms sudah memilikinya.

Studi mengatakan, terutama selama trimester ketiga, kehadiran kafein dalam minuman ini akan membuat heartburn lebih buruk.

Jika Moms mengalami sensasi terbakar di daerah dada atau tepat di bawah tenggorokan setelah beberapa menit mengonsumsi minuman soda, jangan langsung meminumnya.

Bila Moms ingin menikmati minuman bersoda tetapi ingin tetap sehat pada saat yang sama, cobalah untuk menggabungkan air berkarbonasi dengan jus buah segar murni untuk memuaskan keinginan dan memberi bayi sejumlah vitamin, mineral, potasium, dan zat besi.

Lebih baik lagi, cobalah menghindari minuman ringan selama kehamilan dan beralih ke jus sehat.

Soda mungkin merupakan pengganti minuman beralkohol yang menyegarkan, tetapi tidak sepadan dengan risikonya pada Moms atau Si Kecil di dalam kandungan.

Jadi, membatasi konsumsi soda memastikan pertumbuhan anak yang sehat dan juga mencegah cacat bawaan pada anak selama persalinan. Minum banyak air selama kehamilan adalah ide yang bagus.

Jus buah segar dan susu juga merupakan pilihan yang baik untuk hidrasi dan nutrisi.

Baca Juga: Minum Soda Saat Haid? Ketahui Dampaknya Berikut Ini

Kandungan pada Soda yang Perlu Diwaspadai

kandungan baha dalam minum soda

Foto: freepik.com

Dilansir dari jurnal The American Journal of Clinical Nutrition, tidak aman bagi ibu hamil minum soda. Soda memang menyegarkan dan rasanya manis. Tapi efek buruknya tidak semanis rasanya.

Berikut 5 bahan dalam segelas soda yang harus Moms ketahui untuk diwaspadai.

1. Kandungan Kafein, Berbahaya Bagi Janin

Kandungan kafein dalam soda membuat Moms merasa segar, tetapi juga berbahaya bagi bayi yang belum lahir.

Sebuah studi yang dilakukan oleh American College of Obstetricians dan Gynecologists menunjukkan bahwa seorang wanita hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein per hari.

Satu porsi soda mengandung 32-42 mg kafein. Karenanya, jika ibu hamil minum soda secara harian satu porsi saja, maka tidak apa-apa jika dilihat dari kandungan kafein.

2. Gula, Sebabkan Kadar Insulin Meledak

Ibu hamil minum soda juga perlu tahu bahwa kandungan gulanya dapat menyebabkan kadar insulin meledak. Padahal, tingkat insulin yang stabil sangat penting untuk pertumbuhan bayi yang optimal.

Gula yang terkandung dalam soda meningkatkan kadar gula darah, karenanya dapat menyebabkan insulin meledak.

Konsumsi gula yang tinggi juga dapat menyebabkan obesitas, dan memengaruhi kesehatan bayi. Mulai dari cacat bawaan hingga keguguran.

Tetap batasi konsumsi gula ya Moms, karena gula tidak hanya berasal dari soda.

Baca Juga: Soda dan Risiko Kanker yang Bisa Serang Tubuh Kita

3. Air Berkarbonasi, Bisa Sebabkan Sakit Punggung

Soda dibuat dari karbonasi air bertekanan tinggi dan karbon dioksida. Air berkarbonasi dalam soda mengandung karbon dioksida sebagai bahan utama yang menimbulkan gelembung bersoda.

Jika air berkarbonasi memasuki aliran darah Moms, itu artinya kalsium dari tulang Moms ikut terserap. Ini membuat ibu hamil minum soda tidak dapat menopang perut besar dengan baik.

Kekurangan kalsium juga menyebabkan sakit punggung yang parah.

4. Pemanis Buatan, Risiko Lahirkan Prematur

Sebelum ibu hamil minum soda, perlu tahu dulu kandungan pemanis buatan pada produk tersebut.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui pemanis buatan untuk digunakan dalam makanan dan minuman. Yaitu, acesulfame potassium, aspartame, sakarin, sucralose, dan neotame.

Jika dikonsumsi ibu hamil, pemanis buatan ini dapat meningkatkan risiko ibu melahirkan bayi prematur. Bahkan, dalam beberapa kasus, minum soda berlebihan selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran.

Baca Juga: Bisa Jadi Tanda Kelahiran Prematur, Ini Penyebab Kontraksi Dini saat Hamil

Bolehkah Ibu Hamil Minum Soda Diet?

ibu hamil minum soda diet

Foto: unsplash.com

Setelah tahu bahaya ibu hamil minum soda berlebihan, timbul pertanyaan selanjutnya, bagaimana bila minum soda diet, bukankah jenis soda tersebut lebih sehat?

Jawabannya tidak, Moms. Penelitian pada tahun 2017 menunjukkan bahwa wanita yang minum soda diet memiliki 60 persen kemungkinan melahirkan bayi dengan berat badan berlebih dibanding wanita yang tidak minum soda diet selama kehamilan.

Sedangkan, anak dengan ibu yang minum air putih selama hamil memiliki 17 persen kemungkinan tidak mengalami kegemukan di usia 7 tahun.

"Dalam jangka waktu 7 tahun, anak-anak, terutama anak laki-laki memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami kelebihan berat badan dan obesitas," jelas Salena Zanotti, M.D., dari Cleveland Clinic.

Dr. Zanotti menjelaskan ibu hamil berpikir bahwa soda diet tidak bermasalah bagi kesehatan, padahal anjuran makanan bagi ibu hamil adalah makanan tinggi protein, rendah lemak, dan seimbang.

"Bila terkadang Anda ingin minum soda, boleh saja minum satu kali dalam sehari," ujarnya. Namun, ia tetap menekankan bahwa air putih adalah minuman terbaik selama kehamilan.

Baca Juga: Menggunakan Gula Diet Buatan Selama Hamil, Aman atau Tidak?

Dr. Zanotti menjelaskan terlalu banyak gula, baik gula murni maupun pengganti gula akan menambah berat badan ibu hamil.

Kondisi tersebut membuat janin kelebihan berat badan, sehingga kemungkinan harus melakukan operasi caesar pun akan makin tinggi.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait