26 Oktober 2022

7 Induksi Alami untuk Memicu Kontraksi Persalinan, Wajib Tahu!

Konsultasikan dulu dengan dokter bila ingin melakukannya, ya, Moms

Mengalami induksi alami saat persalinan semakin dekat adalah hal yang didambakan oleh setiap ibu hamil.

Induksi dibutuhkan bagi ibu hamil untuk memicu dan menguatkan terjadinya kontraksi pada proses persalinan.

Mengutip Mayo Clinic, salah satu faktor penting dalam memprediksi kemungkinan induksi persalinan yang berhasil adalah terjadinya pematangan serviks.

Induksi biasanya diberikan pada ibu hamil yang sudah lewat bulan, namun belum merasakan kontraksi atau tanda-tanda mau melahirkan.

Lalu, seperti apa induksi alami yang bisa dilakukan untuk memicu kontraksi menjelang persalinan?

Baca Juga: Mengenal Induksi Ovulasi, Alternatif Program Hamil Selain Bayi Tabung

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr. Putri Deva Karimah, Sp.OG menjelaskan bahwa jika ketuban pecah dan kontraksi belum kuat atau tidak ada, maka induksi harus segera dilakukan untuk mencegah infeksi.

"Namun, tidak semua ibu hamil dapat dilakukan induksi. Harus diperhatikan kriteria kelayakan atau persyaratan untuk induksi yang akan dinilai oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan terlebih dahulu," jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Putri mengatakan bahwa sebenarnya metode induksi yang paling disarankan adalah sesuai dengan prosedur medis.

Sebab, metode induksi medis sudah terbukti secara ilmiah dan aman untuk proses persalinan.

"Metode alami seperti merangsang puting, berhubungan seks, akupuntur, olahraga, atau berenang, memang memberikan efek untuk memicu terjadinya kontraksi. Akan tetapi, bukti ilmiah belum cukup kuat," tegasnya.

Baca Juga: 3 Tahap Kontraksi Sebelum Melahirkan yang Moms Perlu Tahu

Berbagai Cara Induksi Alami

Meski belum terbukti, induksi alami bisa menjadi solusi untuk merangsang kontraksi awal pada kehamilan tanpa infeksi di usia 37-40 minggu.

Tentunya, hal ini harus tetap dalam pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, ya, Moms!

Berikut ini beberapa bentuk induksi alami untuk memicu kontraksi persalinan yang bisa dilakukan.

1. Merangsang Puting

Merangsang Puting
Foto: Merangsang Puting (https://www.hypnobirthing.ruhr/)

Merangsang puting memang dapat memicu kontraksi persalinan.

Namun, harus dalam kondisi penilaian jalan lahir berdasarkan bishop score yang baik dan dapat lahir, serta harus dalam pengawasan dokter.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, bishop score digunakan untuk menilai kesiapan serviks dalam melakukan persalinan dengan rentang angka 0-13.

Jika bishop score kurang dari 6, berarti serviks tersebut mungkin tidak siap untuk persalinan.

Karena kecepatan kontraksi sewaktu-waktu dapat berubah dan dapat membahayakan janin, induksi alami ini juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Faktanya, jika Moms memilih untuk menyusui Si Kecil setelah melahirkan, stimulasi yang sama bisa membantu rahim untuk kembali ke ukuran aslinya.

Moms bisa melakukan stimulasi puting bersama dengan Dads atau menggunakan pompa ASI.

Dalam sebuah jurnal Pub Meds, stimulasi puting bisa berguna untuk:

  • Induksi alami
  • Menghindari induksi medis
  • Menurunkan risiko perdarahan pasca melahirkan

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Kontraksi Palsu dan Tanda Akan Melahirkan

2. Berhubungan Seks

Berhubungan Seks
Foto: Berhubungan Seks (https://www.babyinfo.com.au/)

Dalams sebbuah jurnal Iranian Red Crescent Medical Journal, disebutkan aktivitas seksual dapat membantu induksi, dengan cara:

  • Mempercepat timbulnya persalinan
  • Mencegah kehamilan yang berkepanjangan
  • Mengurangi kebutuhan induksi persalinan

Cara ini bisa menjadi induksi alami untuk memicu kontraksi persalinan.

"Berhubungan seks dapat mendorong pelepasan hormon oksitosin, yaitu hormon yang diperlukan untuk memulai persalinan dan kontraksi. Cairan sperma dan air mani mengandung hormon prostaglandin, yang dapat membantu melenturkan dan mematangkan serviks/leher rahim," jelas dr. Putri.

Selama Moms dan Dads berhati-hati, melakukan hubungan seks sebagai induksi alami itu aman.

Tetapi perlu diingat, hindari melakukan hubungan seks jika ketuban sudah pecah, karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

Baca Juga: Persalinan Caesar Berpengaruh pada ASI, Benarkah?

3. Akupuntur

Akupunktur saat Hamil
Foto: Akupunktur saat Hamil (https://babycaremag.com/)

Akupuntur juga dapat membantu melunakkan serviks atau leher rahim hingga terjadi kontraksi. Ini bisa menjadi induksi alami untuk memicu kontraksi lainnya.

Namun, karena metode akupuntur berhubungan dengan penusukan jarum dan pemijatan, maka perlu tenaga yang ahli, paham, dan dilakukan di tempat yang bersih.

Baca Juga: Tidak Ingin Melahirkan Caesar, Ini 3 Persiapan Melahirkan Normal yang Harus Dilakukan

4. Berolahraga Santai

Ibu Hamil Berenang (Orami Photo Stocks)
Foto: Ibu Hamil Berenang (Orami Photo Stocks) (bodiesforbirth.com)

Moms dapat melakukan olahraga santai sebagai bentuk induksi alami agar dapat memicu kontraksi untuk persalinan. Misalnya, dengan olahraga berenang.

"Berenang dapat membantu merilekskan otot dan membuat adanya tekanan lembut dari air saat berenang. Kegiatan ini dapat membantu bayi bergerak lebih mudah di dalam rahim," terang dr. Putri.

Aktivitas olahraga ini akan membuat bayi lebih mudah menemukan jalan lahir, dengan adanya pijatan dan tekanan lembut dari air saat Moms berenang.

Baca Juga: 7 Manfaat Kurma Ajwah, Salah Satunya Membantu Persalinan Normal!

5. Makan Kurma

Kurma (Orami Photo Stocks)
Foto: Kurma (Orami Photo Stocks)

Salah satu induksi alami yang bisa Moms lakukan selanjutnya adalah makan kurma. Ya, buah kurma ternyata membantu proses melahirkan menjadi lebih cepat.

Dalam sebuah jurnal berjudul Journal of Midwifery Reproductive Health, kurma memiliki manfaat untuk Moms yang tengah hamil besar, antara lain:

  • Meningkatkan pematangan dan pelebaran serviks
  • Mengurangi kebutuhan penggunaan pitocin selama persalinan

Baca Juga: 11 Makanan Penambah Massa Otot untuk Melengkapi Program Diet, Yuk Coba!

6. Akupresur

Akupresur
Foto: Akupresur (Twowander.com)

Beberapa praktisi menganggap akupresur adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk memancing induksi alami.

Meski demikian, jangan melakukannya secara sembarangan ya, Moms! Moms perlu meminta bantuan profesional untuk melakukan praktik ini.

Jika akupresur tidak juga membuahkan hasil, praktik ini bisa menjadi cara yang baik untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman ketika persalinan.

Baca Juga: Manfaat Pijat Bayi Baru Lahir dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

7. Mengonsumsi Minyak Jarak

Minyak Jarak
Foto: Minyak Jarak (Lovingessentialoils.com)

Salah satu cara induksi alami yang lain adalah dengan mengonsumsi minyak jarak. Ya, minum minyak jarak ternyata bisa memancing induksi, Moms!

Meski demikian, Moms tidak perlu meminumnya terlalu banyak. Dilansir dari Healthline, Moms hanya perlu mengonsumsinya sebanyak 29,5-59 ml saja.

Minyak jarak membantu menstimulasi perilisan prostaglandin yang bisa membantu pembukaan serviks menjadi lebih mudah.

Meski demikian, prakitk ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan di bawah pengawasan bidan atau dokter.

Moms tidak boleh mengonsumsinya terlalu sering atau banyak, ya!

Baca Juga: Menyelami Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Pascamelahirkan

Tentunya, masih banyak metode induksi alami lain untuk merangsang kontraksi persalinan.

Terlepas dari itu, induksi alami tetap harus dilakukan di bawah pengawasan dokter yang ahli.

Hal ini penting, agar kesehatan Moms dan Si Kecil dalam kandungan tetap terjaga.

Moms juga harus segera berobat ke dokter kandungan apabila kontraksi tidak kunjung terjadi hingga lebih dari 40 minggu, atau merasakan gerakan janin berkurang.

Semoga Moms dan Si Kecil selalu terjaga kesehatannya, ya!

  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/labor-induction/about/pac-20385141
  • https://www.acog.org/patient-resources/faqs/labor-delivery-and-postpartum-care/labor-induction
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16034897/
  • https://jmrh.mums.ac.ir/article_2772.html
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/natural-ways-to-induce-labor#castor-oil

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.