21 September 2022

Ini Aturan Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung dari Pagi hingga Malam

Patuhi aturannya mulai dari sarapan agar tidak sering kambuh

Salah satu penyebab asam lambung naik adalah terkait pola makan. Karena itu sangat penting memperhatikan jadwal jam makan yang baik untuk penderita asam lambung dalam proses pengobatannya.

Asam lambung atau dikenal dengan istilah gastritis adalah peradangan pada lapisan asam lambung.

Peradangan yang terjadi menimbulkan rasa perih dibagian perut, kembung dan sensasi panas di dada atau heartburn dan terkadang disertai dengan pusing.

Kondisi tersebut tentu membuat rasa tidak nyaman pada kondisi kesehatan tubuh yang juga berdampak terganggunya aktivitas sehari-hari.

Ada banyak cara untuk mencegah asam lambung kambuh. Salah satunya adalah mengatur jadwal pola makan yang baik.

Lalu, seperti jadwal jam makan yang baik untuk penderita asam lambung? Berikut pembahasannya.

Baca Juga : 11 Minuman dan Makanan yang Dihindari Penderita Asam Lambung

Jadwal Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Penyebab naiknya asam lambung biasanya diawali oleh pola makan yang tidak baik sehingga memicu terjadi peradangan pada lambung.

Pola makan tersebut salah satunya terkait masalah jadwal atau frekuensi makan.

Frekuensi makan dalam sehari terdiri dari makan pagi (sebelum pukul 09.00), makan siang (jam 12.00–13.00), dan makan malam (jam 18.00–19.00).

Jadwal makan ini disesuaikan dengan waktu pengosongan lambung yakni 3–4 jam. Berikut jam makan yang baik untuk penderita asam lambung.

Baca Juga : Ciri-Ciri Asam Lambung Naik ke Paru-paru dan Cara Mengatasinya

Sarapan Pagi: 06.0009.00

Oatmeal
Foto: Oatmeal (Healthline.com)

Beragam alasan terkadang melewatkan sarapan. Padahal salah satu manfaat dari sarapan adalah untuk mencegah kambuhnya asam lambung.

Sarapan menetralisir asam lambung setelah sekian jam kosong karena istirahat malam atau tidur.

Waktu sarapan baiknya dilakukan sebelum jam 09.00 pagi hari, namun idealnya sekitar 07.00–08.00.

Pilihlah makanan rendah lemak seperti oatmeal, sereal atau mengabungkan dengan buah pisang dan apel tanpa mengiritasi lambung.

Selain rendah lemah, probiotik juga dapat membantu memperbaiki tukak lambung. Sarapan dengan yoghurt plain adalah pilihan yang baik bisa Moms lakukan.

Snack Pagi: 09.3011.30

Roti Gandum
Foto: Roti Gandum (Freepik.com/jcomp)

Di pagi hari, jam makan yang baik untuk penderita asam lambung terbagi 2, untuk sarapan dan camilan.

Sarapan adalah salah satu sumber energi dalam menjalankan aktivitas. Saat menjalankan aktivitas, sumber energi tersebut juga berkurang.

Untuk itu perlu mengonsumsi snack agar perut tidak terlalu kosong sembari menunggu jadwal waktu makan siang.

Untuk snack pagi buah buah kaya serat seperti pepaya dan melon.

Selain itu, juga dapat konsumsi roti gandum dan kentang rebus untuk mengembalikan energi yang sudah berkurang seraya menanti jadwal makan siang.

Mengemil di waktu ini memiliki peran dalam mencegah makanan yang berlebih pada saat makan siang.

Makan Siang 12.0013.00

makan siang
Foto: makan siang (Freepik.com/free-photo)

Setelah snack, dilanjut makan siang. Jam makan yang baik untuk penderita asam lambung pada saat makan siang adalah pada pukul 12.00–13.00 dan jangan sampai terlambat.

Pada waktu ini, Konsumsi makanan dengan gizi seimbang sesuai pola makan yang disarankan oleh kemenkes yaitu "perhatikan piringmu".

Penuhi kebutuhan protein dan karbohidrat, dan sumber vitamin yang terdapat pada makanan.

Makanlah secukupnya dalam porsi tidak banyak agar perut tidak begah.

Contoh menu makan siang adalah 30% dari isi piring berupa nasi sebagai sumber karbohidrat, sisanya sayuran dan protein seperti ikan, ayam, daging atau telor.

Hindari makan terburu-buru, kunyah makan dengan perlahan agar dapat tercerna dengan baik.

Snack Sore: 16.00

Bubur Kacang Hijau
Foto: Bubur Kacang Hijau (Endeus.tv)

Jika perut merasa lapar, sebaiknya konsumsi makanan ringan agar perut tidak kosong. Pilihan bisa konsumsi kacang-kacangan, bubur kacang hijau dan air kelapa.

Mengonsumsi makanan dengan jeda waktu yang tepat, yaitu sekitar 3–4 jam sekali, membantu agar perut tidak kosong terlalu lama sehingga mencegah naiknya asam lambung.

Makan Malam 18.0019.00

menu makan malam
Foto: menu makan malam (Freepik.com/denamorado)

Hindari makan terlalu malam dan mendekati jam waktu tidur.

Beri jeda antara makan malam dan waktu istirahat minimal sekitar 2 jam agar lambung bisa bekerja mengiling makanan.

Makanlah makanan yang mudah dicerna seperti kentang rebus atau sup.

Hindari makanan gorengan atau protein daging yang membutuhkan kinerja lambung dalam mengolahnya.

Baca Juga :Adakah Bahaya Jahe untuk Asam Lambung?

Aturan Umum Pola Makan Penderita Asam Lambung

Asam lambung
Foto: Asam lambung (Freepik.com/benzoix)

Selain menerapkan jadwal pola makan yang teratur, adapun beberapa aturan umum terkait pola makan yan perlu dihindari oleh penderita asam lambung.

Sebagaimana mengutip Medicalnewstoday, berdasarkan hasil penelitian yang melibatkan 526 orang, berikut pola makan yang memperburuk gejala asam lambung :

  • Makan terlalu cepat
  • Waktu makan tidak teratur
  • Ukuran makan atau porsi makan yang tidak teratur

Adapun pemicu terjadinya asam lambung yaitu :

  • Makanan pedas
  • Makanan asin
  • Daging
  • Makanan barbekyu
  • Gorengan
  • Makanan asam

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mengonsumsi Makanan bagi Penderita Asam Lambung

segelas kopi
Foto: segelas kopi (Freepik.com/stockking)

Mengutip laman Lybrate, berikut ini adalah beberapa aspek dasar pola makan yang harus diperhatikan oleh penderita asam lambung.

Yang Sebaiknya Dihindari:

  • Hindari minuman berkafein dan berkarbonasi serta minuman beralkohol. Karena dapat mengiritasi lapisan perut dan memperburuk gejala asam lambung. Sebaliknya, konsumsi teh hijau disarankan karena rendah kafein dan anti-inflamasi.
  • Makanan yang bersifat basa dan rendah keasaman seperti sayuran harus dikonsumsi. Hindari makan makanan asam tinggi seperti tomat dan buah jeruk seperti lemon dan jeruk.

Yang Dianjurkan:

  • Makanan seperti apel, brokoli, wortel, kacang-kacangan dan oatmeal yang tinggi serat sangat dianjurkan sedangkan makanan berlemak dan gorengan harus benar-benar dihindari dan diganti dengan makanan rendah lemak seperti ikan dan ayam.
  • Makanan yang kaya anti-oksidan yang tinggi seperti vitamin A dan C dan flavonoid dapat mengurangi peradangan pada lambung. Moms dapat mengonsumsi buah beri dan sayuran hijauh.

Baca Juga :7+ Penyakit Akibat Akibat Pola Makan Tidak Teratur, Bisa Jantungan!

Itulah informasi dan penjabaran mengenai jam makan yang baik untuk penderita asam lambung yang sebaiknya dipatuhi.

Semoga dapat menjadi referensi bagi Moms dalam mengubah pola makan yang baik dan teratur.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/gastritis-diet#foods-to-eat
  • https://www.livestrong.com/article/77521-foods-not-irritate-gastric-ulcers/
  • https://www.lybrate.com/topic/gastritis-diet

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb