Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
21 September 2022

Kenali Fase Demam Berdarah agar Tidak Terlambat Penanganan

Kenali juga perbedaannya dengan demam biasa
Kenali Fase Demam Berdarah agar Tidak Terlambat Penanganan

Moms, apakah sudah tahu apa saja fase demam berdarah?

Memahami fase-fasenya membantu kamu membedakan demam berdarah, dengan penyakit lain yang menyebabkan demam.

Lebih jelas, berikut ulasan lengkapnya!

Baca Juga: Demam Berdarah saat Hamil, Bahayakah Bagi Janin?

Mendalami Fase Demam Berdarah

Fase Demam Berdarah

Foto: Fase Demam Berdarah (Istock Photo)

Demam berdarah terjadi akibat gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.

Di Indonesia teridentifikasi ada tiga jenis nyamuk yang bisa menularkan virus dengue, yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus, dan Aedes scutellaris.

Penyakit ini menyebabkan demam menggigil, gangguan pencernaan, dan nyeri otot.

Yang membedakan demam berdarah dengan demam lain, adanya fase demam yang dialami oleh setiap pasien, yaitu:

Fase 1 (Fase Akut)

Fase ini ditandai dengan demam yang terjadi pada hari pertama hingga hari kelima.

Pasien dewasa yang mengalami fase ini akan demam tinggi (39-40 derajat Celcius), disertai gejala berikut:

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Muntah

Paracetamol dan antipiretik (antimuntah) penting diberikan untuk menurunkan suhu tubuh dan mencegah dehidrasi.

Sirkulasi cairan untuk pasien akan digantikan oleh rehidrasi dengan makanan dan cairan elektrolit.

Pada anak, kondisi ini bisa ditandai kondisi tubuh lemah dan tidak nafsu makan.

Baca Juga: 10 Daftar Minuman Penurun Demam yang Alami

Fase II (Fase Kritis)

Fase Demam Berdarah 2

Foto: Fase Demam Berdarah 2 (Inrat)

Pada fase demam berdarah ini, ditunjukkan dengan menurunnya suhu tubuh pada hari kelima hingga hari ketujuh.

Selain itu, plasma (bagian cairan dari komponen darah) bocor dan tekanan darah akan turun.

Gejala yang ditunjukkan pada fase kritis, di antaranya:

  • Merasa lemah
  • Gelisah
  • Kulit terasa dingin dan lembap
  • Denyut nadi cepat

Pada kasus yang parah dengan trombosit menjadi sangat rendah, sehingga dapat menyebabkan perdarahan, seperti:

Bahkan, bisa menyebabkan kematian karena kegagalan sirkulasi atau kegagalan pernapasan akibat perdarahan internal atau retensi cairan.

Agar kondisi ini tidak terjadi, pasien harus mendapatkan cairan intravena yang tepat.

Baca Juga: Demam Rematik: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Fase III (Fase Pemulihan)

Fase Demam Berdarah 3

Foto: Fase Demam Berdarah 3 (Whole Some Kids)

Fase demam berdarah ini menandakan bahwa tubuh mampu melewati fase kritis.

Artinya, pasien sedang dalam masa pemulihan.

Biasanya dibutuhkan beberapa hari bagi pasien untuk kembali normal.

Pada tahap ini, pasien menunjukkan beberapa tanda-tanda berikut:

  • Nafsu makan kembali membaik
  • Denyut nadi yang lebih lambat
  • Muncul ruam DBD di kaki dan lengan.

Setiap orang dapat menunjukkan gejala yang berbeda-beda, termasuk pada orang dewasa dan anak-anak.

Gejala yang disebutkan di atas adalah gejala yang paling umum terjadi.

Baca Juga: Beda dengan DBD, Kenali Demam Kuning yang Bisa Sebabkan Jaundice

Kapan Harus ke Dokter?

Melansir dari situs Mayo Clinic, demam berdarah yang parah dapat menyebabkan pendarahan internal dan kerusakan organ.

Tekanan darah bisa turun ke tingkat yang berbahaya, menyebabkan syok.

Pada beberapa kasus, demam berdarah yang parah dapat menyebabkan kematian.

Wanita yang terkena demam berdarah selama kehamilan dapat menyebarkan virus ke bayi saat melahirkan.

Selain itu, bayi dari ibu yang terkena demam berdarah selama kehamilan memiliki risiko kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.

Oleh karena itu, jika Moms, Dads, atau anggota keluarga mengeluhkan gejala yang mengarah pada demam berdarah, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Terutama jika mengalami demam tinggi, kelemahan, disertai nyeri tubuh parah.

Memang tidak ada obat khusus untuk mengobati demam berdarah.

Namun, pengobatan difokuskan dengan menggantikan cairan tubuh yang hilang, serta meringankan gejala yang dialami pasien.

Baca Juga: 15 Cara Mengusir Nyamuk dengan Bahan Alami, Ampuh Bikin Nyamuk Tidak Datang Lagi

Penting bagi Moms dan keluarga di rumah untuk memahami fase demam berdarah.

Ini karena fasenya bisa menjadi patokan pembeda demam berdarah dengan demam lain.

Dengan begitu, orang yang terkena demam berdarah akan lebih cepat tanggap memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan perawatan.

  • https://promkes.kemkes.go.id/?p=7443
  • https://www.onlymyhealth.com/what-stages-dengue-12977600932
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078