Kesehatan

14 Juni 2021

11 Manfaat Journaling, Bisa Membantu Meredakan Kecemasan

Ternyata bukan sekedar menulis saja
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Daftar isi artikel

Rutin melakukan journaling tentu bukan hanya bermanfaat menata hidup dan rencana menjadi lebih baik. Aktivitas ini ternyata memiliki beragam manfaat, lho Moms.

Journaling melibatkan praktik menulis buku harian yang mengeksplorasikan pikiran, perasaan, serta emosi tentang peristiwa di dalam hidup.

Hal ini membuat Moms melampiaskan emosi melalui tulisan sehingga memberikan manfaat terutama pada kesehatan mental.

Melansir University of Rochester Medical Center, menunjukkan bahwa journaling dapat memperkuat sistem kekebalan, menurunkan tekanan darah, membantu tidur lebih nyenyak, dan secara umum membuat lebih sehat.

Lantas, apa saja manfaat journaling ya Moms? Yuk kita simak.

Baca Juga: Jika Bertengkar dengan Suami, Sebaiknya Curhat ke Siapa?

Manfaat Journaling

Journaling yang efektif adalah praktik penjurnalan yang membantu Moms mencapai tujuan atau meningkatkan kualitas hidup. Ini mungkin terlihat berbeda untuk setiap orang dan hasilnya bisa sangat bervariasi, tetapi mereka hampir selalu sangat positif.

Menulis journaling bisa efektif untuk berbagai alasan dan membantu mencapai berbagai tujuan. Tak hanya itu, berikut ini manfaat yang bisa Moms dapatkan dari menulis journaling.

1. Mengelola Stres

bahagia

Foto: Orami Photo Stock

Stres di masa pandemi menyerang semua usia. Anjuran untuk tetap di rumah sebagai penerapan kebijakan physical distancing juga memiliki pengaruh secara emosional.

Stres memang tidak dapat dihilangkan, tetapi setidaknya dapat dikelola hingga tidak mengganggu aktivitas hidup. Beberapa cara bisa mengurangi stres, salah satunya menulis.

Rutin menulis journaling telah membuktikan keefektifan dalam membantu mengidentifikasi dan menerima emosi, mengelola stres, dan meredakan gejala penyakit mental.

2. Mengurangi Kecemasan

Menulis journaling sangat penting dalam membantu mengidentifikasi pembicaraan diri otomatis negatif dan menemukan akar kecemasan.

Melansir Journal of Management Education, menulis journaling terbukti membantu siswa mengelola stres dan kecemasan mereka. Tak hanya itu, aktivitas ini juga meningkatkan keterlibatan mereka dan meningkatkan kreativitas di kelas.

3. Membantu Pemulihan Traumatis

trauma

Foto: Orami Photo Stock

Moms apabila menderita setelah peristiwa traumatis, menulis journaling ternyata dapat membantu menemukan kebaikan dalam hidup.

Bahkan dapat membantu Moms melihat sisi positif dari mengalami trauma, yang membantu mengurangi gejala parah yang dapat menyertai trauma.

Baca Juga: 7 Trauma Masa Kecil yang Akan Membayangi Anak Hingga Dewasa Nanti

4. Lebih Banyak Bersyukur

Moms sudah menjadi kewajiban manusia untuk selalu bersyukur. Namun, terkadang kita terlalu sibuk ingin seperti orang lain hingga lupa caranya bersyukur.

Menerapkan rasa syukur secara khusus melalui tulisan dapat berkontribusi pada peningkatan rasa syukur.

Melansir American Psychologist, journaling membuat seseorang lebih ramah, lebih terbuka, dan lebih cenderung terlibat dalam perilaku prososial, yang dapat meningkatkan dan memperluas jaringan dukungan sosial serta meningkatkan kepekaan terhadap semua yang harus disyukuri.

5. Intropeksi Diri

jurnal

Foto: Orami Photo Stock

Menulis journaling secara tidak sadar mengetahui kekurangan kelebihan yang ada pada diri kita. Moms mungkin kerap kali menulis tentang apapun pekerjaan, hobi, atau aktivitas tentang kinerja Anda.

Selain itu, menulis tentang bagaimana Moms melakukannya, bagaimana perasaannya, apa yang bisa Moms lakukan dengan lebih baik, atau di mana menghindari jebakan yang membuat jatuh sebelumnya. Kebiasaan ini dapat membantu melacak kemajuan dan intropeksi diri.

6. Membantu Cedera Sembuh Lebih Cepat

Aktivitas menulis tidak hanya membantu penyembuhan mental saja Moms. Aktivitas ini juga dapat membantu penyembuhan cedera.

Melansir Psychosomatic Medicine, membuat journaling membantu orang dewasa yang lebih tua sembuh lebih cepat setelah biopsi yang diperlukan secara medis.

Para peneliti mencatat bahwa menulis tentang peristiwa stres membantu pasien memahami tragedi dan mengurangi rasa sakit mereka.

Gangguan jangka panjang dapat meningkatkan kadar hormon stres tubuh , seperti kortisol yang melemahkan sistem kekebalan. Jadi, menulis tentang pengalaman menyedihkan menurunkan kadar kortisol dan memungkinkan cederasembuh lebih cepat.

Baca Juga: Berbagai Manfaat Menulis Tangan untuk Anak, Bisa Bikin Kreatif!

7. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

meningkatkan komunikasi

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms atau Si Kecil mulai membuat journaling, bisa belajar untuk mengekspresikan diri dengan lebih baik. Hal ini memungkinkan mengomunikasikan perasaan dengan orang lain dengan lebih baik.

Semakin Moms atau Si Kecil sadar diri, semakin bisa membuat diri dipahami oleh orang lain.

Menulis mengarah pada pemikiran yang jernih pada gilirannya mengarah pada komunikasi yang jelas. Selain itu, menulis juga bermanfaat membantu hubungan pernikahan semakin baik, dengan begitu tidak ada lagi kesalahpahaman.

8. Meningkatkan Daya Ingat

Rutin menulis journaling juga merupakan cara yang bagus untuk mengingat momen-momen tertentu dalam waktu dan fase hidup.

Saat Moms menulis dengan tangan, ini merangsang kumpulan sel yang disebut Reticular Activating System (RAS). Pikiran Moms menempatkan apa pun yang difokuskan di garis depan dan memprosesnya pada tingkat yang lebih dalam.

Tindakan fisik menulis membawa pusat informasi dan membuat otak tahu bahwa ia harus memberikan perhatian yang cermat.

9. Meningkat Mood

meingkatkan mood

Foto: Orami Photo Stock

Menuliskan ketakutan akan mengangkat semangat, karena Moms mengekspresikan emosi alih-alih menahannya.

Ini juga menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif dan membuat Moms menyadari bahwa tidak peduli betapa buruknya hal itu, ada solusi dan hal-hal yang harus disyukuri untuk saat ini.

Menulis menjernihkan pikiran dari pikiran dan masalah mengganggu. Aktivitas ini juga membantu mengidentifikasi pemicu dan mempelajari cara menanganinya.

Selain itu, menulis journaling tentang emosi dalam perspektif abstrak dan impersonal juga menenangkan dan membuat Moms lebih bahagia.

10. Memecahkan Masalah

Ide menulis sering berawal dari masalah, tetapi tahukah Moms bahwa menulis juga dapat memecahkan masalah.

Jika Moms menulis cukup lama dan mengeluh tentang masalah yang sama, secara tidak sengaja akan mulai mencari solusi dan menemukan solusi.

Menulis tentang emosi membantu Moms menjadi sadar diri. Ini memungkinkan untuk memproses apa yang dialami dan mengatasi emosi tinggi untuk melihat situasi secara lebih objektif.

Baca Juga: Ajak Anak Belajar Menulis dengan 9 Cara menyenangkan Ini Yuk!

11. Meningkatkan Kreativitas

kreatif.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Aktivitas menulis memungkinkan Moms menjelajahi pikiran dan emosi yang belum dipetakan. Menulis tentang pemikiran berulang akan menyingkirkannya dan menjernihkan pikiran untuk memberi ruang bagi ide-ide lain.

Rutin menulis membantu Moms atau Si Kecil melacak ide, inspirasi, kutipan, dan sketsa. Mereka mungkin hanya coretan ketika berdiri sendiri, tetapi mereka menambah wawasan yang kuat dari waktu ke waktu.

Nah itu dia Moms manfaat journaling. Mulai sekarang, yuk mencoba dan ajarkan Si Kecil menulis.

  • https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx
  • http://researchgate.net/publication/254116871_Student_Well-Being_Interventions
  • https://www.researchgate.net/publication/7701091_Positive_Psychology_Progress_Empirical_Validation_of_Interventions
  • https://www.researchgate.net/publication/242333340_Expressive_Writing_and_Wound_Healing_in_Older_Adults_A_Randomized_Controlled_Trial
  • https://vanillapapers.net/2020/08/09/journaling-benefits/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait