05 September 2023

Ini Kebutuhan Protein Harian Menurut Dokter Spesialis Gizi

Kebutuhan protein setiap orang berbeda, lho Moms
Ini Kebutuhan Protein Harian Menurut Dokter Spesialis Gizi

Foto: Freepik

Kebutuhan protein harian tentu harus dipenuhi karena protein adalah nutrisi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Kebutuhan protein harian ini tidak boleh diabaikan, lho Moms karena protein berperan dalam berbagai proses vital tubuh.

Nutrisi ini berperan dalam proses pembentukan jaringan tubuh seperti otot, tulang, kulit, rambut, dan kuku.

Protein pun turut membantu pembentukan enzim yang membantu menyempurnakan fungsi di organ tubuh manusia.

Yuk, Moms simak kebutuhan protein harian sesuai dengan penjelasan dokter spesialis gizi klinik di bawah ini.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tepung Protein Tinggi, Harganya Terjangkau!

Kebutuhan Protein Harian Bayi dan Anak-Anak

Kebutuhan Protein Harian Bayi dan Anak
Foto: Kebutuhan Protein Harian Bayi dan Anak (Orami Photo Stock)

Saat bayi berusia 0 hingga 5 bulan, kebutuhan protein hariannya bisa dipenuhi dari konsumsi ASI eksklusif, Moms.

Agar bayi mendapatkan protein dari bayi, maka harus dibantu dengan makanan sehat dan bergizi dari ibu menyusui.

Sementara, bayi yang sudah di atas 6 bulan, bisa dilengkapi dengan makanan pendamping ASI atau MPASI.

Berikut kebutuhan protein harian untuk bayi yang mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019.

Kebutuhan protein ini ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

  • Usia 0–5 bulan: 9 gram/hari.
  • Usia 6–11 bulan: 15 gram/hari.
  • Usia 1–3 tahun: 20 gram/hari.
  • 4–6 tahun: 25 gram/hari.
  • 7–9 tahun: 40 gram/hari.

Untuk lebih detailnya, Moms bisa melihat foto di atas, ya.

Baca Juga: Alergi Protein: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kebutuhan Protein Harian Laki-Laki

Kebutuhan Protein Harian Laki-Laki
Foto: Kebutuhan Protein Harian Laki-Laki (Orami Photo Stock)

Seiring bertambahnya usia, tentu kebutuhan protein harian akan semakin meningkat.

Namun, kebutuhan protein ini tidak hanya ditentukan oleh usia saja, melainkan jenis kelamin.

Hal ini, tergantung dari tingkat aktivitas sehari-hari. Berikut rinciannya, Moms.

  • Usia 10–12 tahun: 50 gram/hari.
  • Usia 13–15 tahun: 70 gram/hari.
  • Usia 16–18 tahun: 75 gram/hari.
  • Usia 19–64 tahun: 65 gram/hari.
  • 65 tahun ke atas: 64 gram/hari.

Untuk lebih detailnya, Moms bisa melihat foto di atas, ya.

Baca Juga: Panik Tangan dan Kaki Bayi seperti Kejang? Ini Kata Dokter!

Kebutuhan Protein Harian Perempuan

Kebutuhan Protein Harian Perempuan
Foto: Kebutuhan Protein Harian Perempuan (Orami Photo Stock)

Kebutuhan protein perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki terutama di masa pubertas pada usia 10-12 tahun.

Namun, seiring bertambahnya usia, kebutuhan protein perempuan berangsur menurun. Berikut rinciannya.

Kebutuhan Protein Perempuan
Foto: Kebutuhan Protein Perempuan (Orami Photo Stock)
  • Usia 10–12 tahun: 55 gram/hari.
  • Usia 13–18 tahun: 65 gram/hari.
  • Usia 19–64 tahun: 60 gram/hari.
  • 65 tahun ke atas: 58 gram/hari.

Baca Juga: Ibu Hamil Sering Gerah dan Berkeringat, Ini Kata Dokter!

Kebutuhan Protein Harian Ibu Hamil dan Menyusui

Kebutuhan Protein Harian
Foto: Kebutuhan Protein Harian (Orami Photo Stock)

Tidak hanya protein, Ibu hamil dan menyusui juga membutuhkan banyak nutrisi, terlebih dari asupan protein.

Hal tersebut guna mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan janin di kandungan.

Berikut rinciannya, Moms.

  • Trimester 1: +1 gram dari kebutuhan protein di usianya.
  • Trimester 2: +10 gram dari kebutuhan protein di usianya.
  • Trimester 3: +30 gram dari kebutuhan protein di usianya.
  • Menyusui 6 bulan pertama: +20 gram dari kebutuhan protein di usianya.
  • Menyusui 6 bulan kedua: +15 gram dari kebutuhan protein di usianya.

Baca Juga: Akibat Membawa Tas Terlalu Berat Menurut Dokter Spesialis!

Dampak Kekurangan dan Kelebihan Protein Harian

Ilustrasi Tubuh Lemas (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Tubuh Lemas (Orami Photo Stock)

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kebutuhan protein harian harus dipenuhi, mengapa?

Sebab, menurut dr. Louise Kartika Indah, M. Gizi, Sp. G. K, Dokter Spesialis Gizi Klinik, RS Pondok Indah Bintaro Jaya, protein merupakan senyawa penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia sebagai zat pembangun.

Zat pembangun memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Membentuk jaringan tubuh
  • Memperbaiki struktur jaringan yang rusak
  • Pembentuk enzim dan hormon
  • Pembentuk sel imunitas tubuh.
Apabila kekurangan protein, seseorang bisa mengalami berbagai gangguan metabolisme dalam tubuh.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.