05 Mei 2023

9 Keluhan Ibu Hamil Trimester 3, Waspada Kontraksi Palsu

Cari informasinya di sini, yuk Moms!

Memasuki hari-hari menjelang proses persalinan, Moms mungkin merasakan beberapa keluhan ibu hamil trimester 3 yang menyulitkan.

Trimester ketiga kehamilan menjadi masa-masa yang menantang baik untuk fisik maupun emosional ibu hamil.

Sebab, ukuran dan posisi janin yang berubah, menjadi penyebab banyak ibu hamil merasa tidak nyaman.

Selain itu, dalam persiapan menyambut Si Kecil lahir, mungkin Moms merasa adanya perubahan emosional.

Sama seperti dua trimester awal yang memiliki tantangannya sendiri, demikian pula saat memasuki trimester tiga.

Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan pada kehamilan trimester ketiga adalah sulit tidur nyenyak.

Selain itu, kira-kira apa saja ya Moms keluhan ibu hamil trimester 3 lainnya yang mungkin terjadi?

Untuk itu, yuk simak beberapa keluhan hamil trimester 3 yang mungkin terjadi pada Moms.

Baca Juga: Persiapan Program Hamil Anak Ketiga, Ini Hal yang Wajib Moms Ketahui!

Keluhan Ibu Hamil Trimester 3

Dengan beberapa perubahan yang terjadi saat trimester ketiga, Moms mungkin akan merasakan masalah-masalah yang dikeluhkan seperti:

1. Maag

Ilustrasi Maag saat Hamil (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Maag saat Hamil (Orami Photo Stock)

Keluhan ibu hamil trimester 3 yang pertama adalah maag.

Masalah maag ini mungkin terjadi akibat adanya rasa sensasi terbakar di dekat jantung.

Kondisi ini dipicu karena hasil dari asam di perut yang bocor ke bagian bawah kerongkongan.

Bukan tanpa sebab, masalah ini disebabkan oleh kombinasi hormon dan bayi yang menekan perut.

Cobalah mengonsumsi makanan porsi kecil dan hindari makanan pedas dan berlemak.

Lalu, usahakan untuk tidak langsung berbaring setelah makan untuk mencegah keluhan ibu hamil trimester 3.

Dokter atau bidan mungkin akan merekomendasikan antasida ketika masalah maag tidak kunjung sembuh.

2. Sembelit

Sembelit
Foto: Sembelit (Orami Photo Stock)

Hormon dan tekanan dari bayi mungkin akan menyebabkan Moms kerap merasakan sembelit seperti dua trimester sebelumnya.

Sembelit juga dapat menyebabkan wasir, terlebih akibat oleh mengejan terlalu keras dalam waktu yang terlalu lama saat buang air besar.

Agar dapat menghindari masalah ini, Moms sebaiknya mengonsumsi lebih banyak serat dengan makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian.

Kemudian, diimbangi dengan minum lebih banyak air, dan cobalah olahraga teratur seperti berjalan kaki.

3. Kesulitan Tidur

Susah Tidur (Orami Photo Stock)
Foto: Susah Tidur (Orami Photo Stock)

Terdapat keluhan ibu hamil trimester 3 lainnya, Moms mungkin akan kerap merasakan susah untuk tidur.

Ini dikarenakan pada usia kehamilan ini mungkin lebih mudah lelah, meski tidak selelah trimester pertama.

Posisi tidur juga akan sangat terbatas pada saat ini, karena kondisi perut yang ukurannya kian membesar.

Agar sedikit lebih nyaman, cobalah beristirahat dengan bantal di bawah perut dan di antara kedua lutut.

Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam, atau mandi, mandi air hangat, atau membaca buku bagus sebelum tidur.

Baca Juga: 10+ Ciri-Ciri Janin Sehat pada Trimester Pertama, Yuk Perhatikan!

4. Sering Buang Air Kecil

Ilustrasi Pipis (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Pipis (Orami Photo Stock)

Saat bayi bergerak lebih dalam ke panggul, Moms akan merasakan lebih banyak tekanan pada kandung kemih.

Hal ini menyebabkan Moms harus lebih sering ke kamar mandi, terutama di malam hari.

Selain itu, tekanan ekstra ini juga dapat menyebabkan Moms mengeluarkan air seni terutama saat tertawa, batuk, bersin, membungkuk, atau mengangkat.

Jika keluhan ibu hamil trimester 3 ini merupakan masalah, pertimbangkan untuk menggunakan panty liner, ya.

5. Pembengkakan

Kaki Bengkak Saat Hamil
Foto: Kaki Bengkak Saat Hamil (parenting.firstcry.com)

Keluhan ibu hamil trimester 3 lainnya, ada sedikit pembengkakan di tungkai bawah, pergelangan kaki, dan telapak kaki adalah hal yang normal.

Pada akhir kehamilan, terutama saat cuaca panas atau jika Moms sudah berdiri atau duduk dalam waktu lama risiko pembengkakan kian tinggi.

Moms bisa menguranginya dengan olahraga ringan, menggunakan pakaian longgar, istirahat dengan kaki dan pinggul ditinggikan, atau memakai stoking penyangga.

Namun, jika pembengkakan semakin parah, atau jika berat badan bertambah lebih banyak dalam seminggu, segera hubungi penyedia layanan kesehatan.

6. Kram Kaki

Kaki Kram
Foto: Kaki Kram (Medicalnewstoday.com)

Tekanan dari bayi pada saraf, atau perubahan kadar kalsium dan fosfor dalam darah juga dapat menyebabkan kram kaki.

Coba gunakan koyo atau kompres panas di area yang sakit. Kemudian arahkan jari kaki ke atas, dan pijat.

Moms juga mungkin bisa bertanya kepada dokter atau bidan tentang mengonsumsi suplemen kalsium atau obat lainnya yang membantu.

Baca Juga: 6 Fakta Kehamilan Trimester Tiga, Jangan Kaget ya Moms!

7. Kontraksi Braxton-Hicks

Bantu Kontraksi
Foto: Bantu Kontraksi (Parenting.firstcry.com)

Kontraksi ringan dan tidak teratur ini terasa seperti perut mengencang dan kendur mungkin terjadi pada usia kehamilan trimester 3.

Keluhan ibu hamil trimester 3 ini merupakan cara tubuh Moms untuk mempersiapkan persalinan.

Namun, perlu diperhatikan itu tidak berarti persalinan akan segera terjadi, kecuali kontraksi menjadi lebih kuat, menyakitkan dan lebih teratur.

Jika kontraksi Braxton-Hicks mengganggu, cobalah minum lebih banyak air, ubah posisi atau berbaring miring ke kiri.

8. Sakit Punggung

Sakit Punggung
Foto: Sakit Punggung (Freepik.com)

Peningkatan hormon selama kehamilan dapat mengendurkan jaringan ikat yang menahan tulang, terutama di area panggul.

Perubahan ini bisa terasa berat di punggung dan sering kali mengakibatkan ketidaknyamanan selama trimester ketiga kehamilan.

Saat Moms duduk, pilihlah kursi dengan penyangga punggung yang baik. Selain itu, coba untuk berolahraga secara teratur.

Jika Moms mengalami nyeri yang parah atau terus-menerus, hubungi dokter kandungan terdekat.

9. Varises atau Vena Laba-Laba

Varises (Orami Photo Stocks)
Foto: Varises (Orami Photo Stocks)

Sirkulasi darah yang meningkat dapat menyebabkan vena kecil berwarna merah keunguan (vena laba-laba) muncul di wajah, leher, dan lengan.

Kemerahan sebagai keluhan ibu hamil trimester 3, biasanya memudar setelah melahirkan.

Moms mungkin juga melihat pembuluh darah bengkak (varises) di kaki.

Varises yang terasa sakit dan gatal di daerah dubur (wasir) juga bisa terjadi.

Untuk meredakan pembengkakan, sering-seringlah berolahraga dan angkat kaki, sertakan banyak serat dalam pola makan dan minum banyak cairan.

Baca Juga: 4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan pada Trimester Kedua

Tanda-Tanda Bahaya yang Harus diperhatikan Pada Hamil Trimester 3

Terdapat beberapa tanda bahaya yang bisa Moms rasakan ketika mengalami keluhan trimester 3.

Segera beritahu dokter apabila merasakan keluhan ibu hamil trimester 3 di bawah ini:

  • Keputihan yang tidak biasa, gatal atau luka
  • Muntah parah atau mual di pagi hari yang berlanjut
  • Suhu lebih tinggi
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kenaikan berat badan secara tiba-tiba
  • Pembengkakan tangan, kaki, wajah atau pergelangan kaki
  • Penurunan buang air kecil yang pasti
  • Sakit kepala parah atau terus-menerus
  • Pusing atau penglihatan kabur

Baca Juga: 4 Perubahan Kulit Ibu Hamil di Trimester Tiga

Nah, itulah beberapa keluhan ibu hamil trimester 3 yang mungkin terjadi.

Tak usah khawatir, ya Moms. Sebab, ini adalah sebuah keluhan yang normal.

Namun, jika beberapa keluhan tersebut semakin memburuk ada baiknya untuk menghubungi dokter, ya!

  • https://www.swedish.org/services/pregnancy-and-childbirth/pregnancy/trimester-checklists/third-trimester-overview
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/third-trimester-complications#preterm-labor
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046767

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.