09 Agustus 2023

Kisah Abu Nawas tentang Neraka, Berisi Larangan Menghakimi

Disajikan dengan cerita lucu tapi sarat makna

Beberapa orang masih menganggap Abu Nawas waras, sehingga hanya menanyakan perilaku anehnya ini.

"Saya sedang mencari neraka," jawab Abu Nawas singkat.

Pada hari ketiga, Abu Nawas masih melakukan hal yang sama.

Ia tampak celingak-celinguk di rumah orang sambil membawa lampu minyak yang digoyang-goyangkan.

Penduduk mulai tak sabar, terlebih undang-undang Baghdad melarang orang gila berkeliaran.

Abu Nawas pun ditangkap dan diserahkan ke istana.

Khalifah Harun merasa malu dan bertanya dengan nada keras, "Abu Nawas, apa yang kamu lakukan dengan minyak itu siang-siang begini?"

"Hamba mencari neraka, paduka yang mulia," jelas Abu Nawas lancar, tanpa menunjukkan tanda-tanda kegilaan.

Baca Juga: Viral Anak Autis Dijepit, Ini Tanggapan dan Jawaban Psikolog

"Kamu gila, Abu Nawas!"

"Tidak paduka, merekalah yang gila," bela Abu Nawas.

"Siapa mereka?" Khalifah Harun justru dibuat bingung.

Abu Nawas meminta penduduk yang menangkapnya tadi dikumpulkan di depan istana.

Setelah mereka berkumpul, Abu Nawas yang didampingi khalifah Harun mendatangi mereka.

"Wahai kalian yang mengaku waras. Apakah kalian selama ini menganggap orang lain yang berbeda pikiran dan pilihan dengan kalian adalah munafik?" teriak Abu Nawas kepada orang-orang di depannya.

"Benaaarr," jawab penduduk kompak.

"Apakah kalian juga menyatakan pada munafik itu sesat?"

"Betuuul. Dasar sesat!"

"Jika mereka munafik dan sesat, apa konsekuensinya?"

Baca Juga: 15+ Contoh Puisi Cinta Romantis, Bikin Makin Cinta!

Salah satu dari kumpulan penduduk itu menjawab," Hai Abu Nawas, kamu gila, ya? Orang munafik pasti masuk neraka! dasar munafik, kamu!"

Dalam kisah Abu Nawas ini, sang pujangga diceritakan tetap bisa bersikap tenang di tengah kegaduhan yang terjadi.

Kali ini, ia justru mengangkat tinggi-tinggi lampu di tangannya seolah mencari sesuatu.

"Jika saya munafik, sesat, dan masuk neraka, di mana neraka yang kalian maksud? Punya siapa neraka itu?"

Penduduk di depan khalifah Harun merasa diledek dengan perilaku Abu Nuwas.

"Hai, Abu Nawas. Tentu saja neraka ada di akhirat dan itu milik Allah. Kenapa masih bertanya?"

Abu Nawas bergeming. "Paduka, mohon maaf," ujar Abu Nawas kepada khalifah Harun.

Baca Juga: Sinopsis Backstreet Rookie, Drama Laris Penuh Kontroversi

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb