Karier & Keuangan

28 Juli 2021

5+ Langkah-Langkah Memulai Usaha, Cocok untuk Moms yang Tertarik Berbisnis!

Moms harus melakukannya secara konsisten ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dads ada yang terkena PHK dan masih mencari pekerjaan? Sebagai bentuk support, Moms bisa juga membantu dengan mencarikan pekerjaan baru atau malah membuka peluang menjadi wirausahawan. Jika iya, Moms akan membutuhkan informasi mengenai langkah-langkah memulai usaha.

Tentu akan ada banyak tantangan saat memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri. Namun ternyata, bagi banyak orang, manfaat menjalankan bisnis jauh lebih besar daripada kesulitannya.

Faktanya, 76% dari orang yang memutuskan untuk menjalankan bisnis kecil mereka merasa sangat senang dengan keputusannya, menurut survei tahun 2020 yang dilakukan oleh Guidant Financial's Small Business Trends Alliance.

Menurut survei tersebut, pemilik usaha kecil memulai bisnis sendiri karena mereka 'siap menjadi bos bagi diri mereka sendiri'. Namun sebenarnya, harus memulai bisnis dari mana?

Baca Juga: Jenis Usaha Dengan Modal Minim

Tidak Ada Kata Terlambat

Langkah-langkah Memulai Usaha -1

Foto: Orami Photo Stock

Tidak ada yang salah jika memulai kembali hidup dengan berbisnis, misalnya karena terkena PHK atau karena tidak bisa berkembang saat bekerja kantoran yang tidak memiliki kebebasan waktu.

Nyatanya, tidak ada kata terlambat untuk membuat usaha sendiri. Sebab, ada argumen yang mengatakan bahwa orang yang memulai bisnis di kemudian hari memiliki peluang lebih baik untuk mencapai kesuksesan.

Berikut ini adalah beberapa alasan seseorang akan menjadi pengusaha yang lebih baik saat ini daripada ketika masih muda:

1. Memiliki Pengalaman Hidup

Manfaat paling jelas dan tak terbantahkan dari memulai bisnis saat dewasa adalah kenyataan bahwa Moms dan Dads memiliki pengalaman hidup bertahun-tahun untuk ditarik menjadi bekal menjalani usaha baru.

Moms berpengalaman dalam menyaring informasi, lebih sabar dan bersedia mengambil setiap langkah dalam proses memulai bisnis yang tidak selalu mulus, dan mau belajar sesuatu yang baru.

Meskipun mungkin tidak memiliki pengalaman langsung di setiap segmen proses memulai bisnis, kemungkinan besar Moms memahami pentingnya hal-hal seperti memiliki rencana bisnis, membuat rencana keuangan yang solid, dan melakukan riset pasar yang menyeluruh.

2. Mengenal Lebih Banyak Orang

Pada usia dewasa apalagi pernah bekerja, kemungkinan besar seseorang telah membangun jaringan rekan kerja dan kolega yang besar dan beragam. Dan karena bisnis baru sering kali membutuhkan media untuk berkembang, koneksi ini akan sangat berharga saat memulai.

Pikirkan tentang semua pakar yang pernah Moms temui dalam yang dapat membagikan saran mereka atau memberikan layanan untuk membantu dalam usaha baru. Misalnya Moms memiliki teman seorang pengacara, akuntan, pemasar, perencana keuangan, agen real estate, penulis dan sebagainya.

Moms bisa menarik pengetahuan dari mereka untuk diramu dan dipraktikkan dalam bisnis baru yang akan dijalankan. Ini juga menjadi modal yang sangat berharga sebelum menuju langkah-langkah memulai usaha.

3. Tahu Cara Menetapkan dan Mencapai Tujuan

Penetapan tujuan merupakan bagian inti selain dari menerapkan langkah-langkah memulai usaha yang harus dilakukan secara konsisten.

Sebagai penentu tujuan yang berpengalaman, proses menguraikan hasil yang diinginkan, serta tindakan yang akan diambil untuk membuat hasil itu menjadi kenyataan, akan menjadi kebiasaan.

Pengalaman hidup juga akan membantu tetap objektif saat mempertimbangkan berbagai jalur yang dapat diambil untuk mencapai tujuan, sehingga Moms dapat bergerak maju dengan cara yang lebih efisien, hemat biaya, dan produktif.

4. Memiliki Banyak Pilihan Usaha

Pengalaman, jaringan, dan modal juga terbatas saat muda. Sehingga pilihan usaha sering kali juga terbatas. Biasanya, salah satu pertimbangan bank sebagai salah satu sumber modal adalah usia.

Sebagai orang dewasa yang profesional serta berpengalaman serta aman secara finansial, Moms memiliki lebih banyak pilihan dalam hal jalan menuju kewirausahaan. Tentu, Moms dapat memulai bisnis baru dari awal, tetapi itu bukan satu-satunya pilihan yang ada.

Moms dapat membeli waralaba, memanfaatkan kekuatan merek yang sudah sukses dan menjadikannya usaha sendiri. Moms juga dapat membentuk kemitraan dengan sesama pengusaha dan membagi biaya, beban kerja, dan keuntungan.

5. Percaya Diri

Saat dewasa, seseorang pasti pernah merasakan kegagalan. Selain pelajaran berharga yang dipetik, kegagalan ini juga menciptakan manfaat besar lagi segera setelah Moms dapat bangkit kembali, yakni menambah rasa percaya diri.

Ini akan memotivasi untuk berbuat lebih baik. Optimisme memang diperlukan ketika memulai bisnis, apalagi jika ditambahkan dengan kepercayaan diri yang disertai dengan rekam jejak kesuksesan yang terbukti, itu tidak ada duanya.

Baca Juga: Sebelum Bekerja di Perusahaan Startup, Ketahui Dulu 5 Hal Ini!

Langkah-langkah Memulai Usaha Sendiri

Langkah-langkah Memulai Usaha -2

Foto: Orami PhotoStock

Mencari ide bisnis serta mendirikan usaha modal kecil adalah sebagian tantangan yang harus Moms hadapi saat memilih untuk berwirausaha. Agar tidak salah langkah saat merintis bisnis, ikuti langkah-langkah memulai usaha sendiri berikut ini:

1. Ketahui Minat

Sebelum membuka usaha, Moms harus mengetahui terlebih dahulu bidang apa yang Moms minati. Jangan asal pilih, karena minat ini menentukan apakah Moms akan bertahan pada usaha yang Moms jalani atau tidak.

Richard Branson, seorang pengusaha sukses Inggris mengatakan, gairah adalah salah satu motivator paling efektif dalam meluncurkan bisnis, dan sering kali salah satu prediktor terkuat apakah sebuah ide akan membawa kesuksesan.

Tanpa gairah atau sesuatu yang disukai, kemungkinan besar ide bisnis akan gagal di beberapa titik. Pengusaha yang lebih tua tahu apa yang mereka sukai dan yang tidak, sehingg dapat menyesuaikan bisnis baru agar sesuai dengan itu.

2. Siapkan Modal

Nah, setelah minat, hal yang paling utama tentu saja modal. Tanpa modal, Moms tidak akan bisa memulai usaha Moms karena modal memang merupakan hal esensial dalam membuka usaha.

Beberapa tips untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk kesuksesan jangka panjang antara lain:

  • Meminta teman dan keluarga untuk tambahan modal
  • Mendapatkan pinjaman usaha kecil
  • Mencari hibah atau pendanaan lokal
  • Mencari investor

Namun, jangan khawatir jika hanya punya modal seadanya. Karena kini banyak usaha modal kecil yang bisa maju karena keuletan dan kreativitas.

3. Perbanyak Informasi dan Ide

Jika Moms sudah menemukan minat dan modal, kini saatnya perbanyak diri Moms dengan berbagai pengetahuan. Moms harus mencari tahu siapa saingan Moms, bagaimana pangsa pasarnya, seperti apa konsumennya dan apa yang orang mau, dan lain-lain.

Pengetahuan ini berguna agar Moms tetap bisa bersaing dengan orang lain yang punya minat bidang usaha sama dengan Moms. Selain itu, dengan banyak informasi, Moms juga bisa belajar menciptakan inovasi tersendiri agar beda dari yang lainnya.

Biasanya, ide muncul dari minat. Dari sana, Moms dapat membangun produk atau layanan yang menjawab kebutuhan konsumen. Tetapi sebelum terjun melakukan apa pun, pastikan dulu untuk melakukan riset.

4. Promosikan Usaha

Saat pertama kali memulai usaha, biasanya yang paling sulit dilakukan adalah menemukan pelanggan. Moms bisa memulainya dari lingkungan yang kecil dulu, yakni lingkungan sekitar Moms, seperti teman-teman, keluarga, serta kerabat.

Misalnya, Moms mulai usaha kue, Moms bisa memberikan tester-nya terlebih dahulu untuk promosi ke teman-teman Moms. Jika kue Moms memang enak, mereka pasti akan semangat membeli lagi. Dan tak jarang lingkungan keluarga akan memberi masukan yang membangun.

Setelah itu, Moms bisa mulai memasarkannya melalui sosial media. Meski ada yang berbayar seperti endorse selebgram atau adsense, itu akan mempercepat pemasaran produk Moms. Jangan lupa, manfaatkan juga marketplace yang sekarang sedang menjamur

5. Tetap Fokus

Jika sudah menemukan pelanggan setia, tetaplah fokus pada usaha yang sedang Moms jalani. Maksudnya, jangan menjadi pengusaha yang selalu berubah-ubah barang dagangannya karena minat pasar yang berganti-ganti.

Jika Moms sudah berminat menjual kue, maka fokuskan diri Moms untuk menjadi pengusaha kue terbaik. Moms tidak perlu menjual barang lainnya seperti ponsel atau pakaian karena hanya akan membuat pikiran Moms terbagi-bagi.

Akibatnya, usaha yang pertama Moms jalani tidak berjalan lancar, begitu juga usaha yang lainnya.

6. Hitung Untung Rugi

langkah-langkah memulai usaha yang terakhir dan harus sering dilakukan adalah evaluasi. Ini untuk mengetahui bagian mana yang harus diganti atau dipertahankan

Agar usaha Moms tetap lancar, Moms juga harus melakukan perhitungan setiap bulan untuk melihat apakah usaha Moms menguntungkan atau malah merugikan. Buatlah pembukuan kecil dan hitung pengeluaran dan pemasukan pada bulan itu.

Jadi, lakukan langkah-langkah memulai usha tersebut dengan tertib dan berhati-hati, dan jangan lupa lakukan evaluasi. Sekarang mungkin waktu yang tepat untuk mengambil risiko dan memulai bisnis kecil-kecilan.

  • https://www.thebalancesmb.com/10-reasons-it-s-never-too-late-to-start-a-small-business-4083127
  • https://www.thehartford.com/business-insurance/strategy/how-to-start-a-business
  • https://www.thebalancesmb.com/the-advantages-of-owning-your-own-business-2948555
  • https://www.guidantfinancial.com/small-business-trends/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait