Trimester 1

TRIMESTER 1
25 Desember 2020

Adakah Makanan untuk Cegah Mual Muntah Saat Hamil?

Kondisi ini memang meresahkan Moms, ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Mual muntah saat hamil merupakan kondisi yang umum terjadi di trimester awal kehamilan. Hal ini mungkin terasa menyiksa bagi sebagian besar Moms, ya.

Mual muntah sendiri biasanya terjadi di pagi hari. Karena itu, kondisi ini juga biasanya disebut sebagai morning sickness.

Mungkin Moms juga merasa khawatir dengan kondisi janin, terutama mengingat asupan nutrisi yang bisa tak tercukupi karena makanan yang dikonsumsi dimuntahkan kembali.

Tetapi tahukah Moms, dalam Stanford Children's Health disebutkan bahwa morning sickness adalah indikator positif plasenta sedang berkembang dengan baik, lho!

Moms mungkin memiliki pertanyaan lain seputar mual dan muntah di masa kehamilan, yang mungkin belum diketahui.

Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi di OMNI Alam Sutera, dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, memberikan penjelasan mengenai mual muntah ketika hamil pada sesi "Expert Room" kali ini.

Yuk, simak penjelasan dari dr. Handojo berikut ini Moms.

Baca Juga: Khawatir Nutrisi Ibu Hamil Kurang Karena Sering Mual Muntah? Ini Kata Dokter Kandungan!

1. Kebutuhan Air untuk Tubuh untuk Ibu Hamil dengan ISK

mual muntah saat hamil-5

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mengalami mual muntah saat hamil, dengan kondisi ISK atau infeksi saluran kemih, mungkin merasa khawatir dengan kebutuhan air untuk tubuh yang kurang, dan bisa berisiko dehidrasi.

Lalu, bagaimana cara memenuhi kebutuhan air tersebut?

Menurut dr. Handojo, pada infeksi saluran kencing disertai kencing berdarah, perlu dicari kemungkinan adanya batu saluran kencing.

"Benar, bahwa ibu hamil perlu minum cukup air putih setiap harinya. Mungkin perlu diberikan injeksi obat anti muntah, suntikan antibiotika atau pemberian cairan infus untuk rehidrasi," terang dr. Handojo.

Baca Juga: Mual Muntah Saat Hamil di Trimester Ketiga, Awas Risiko Preeklamsia!

2. Makanan yang Tidak Menyebabkan Mual dan Muntah

mual muntah saat hamil-6

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi mual dan muntah saat hamil tentunya meresahkan Moms. Terutama tentang penerimaan nutrisi untuk ibu hamil dan janin.

Selain dengan mengonsumsi obat untuk mual saat hamil, Moms mungkin ingin mencari makanan yang tidak menyebabkan mual dan muntah.

"Sebaiknya, makan makanan porsi kecil dengan frekuensi lebih sering, makanan tinggi karbohidrat, rendah lemak contohnya kentang atau pasta," jawab dr. Handojo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kalau Moms bisa juga mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti biskuit atau crackers. Hindari juga makanan atau bau yang dapat merangsang untuk muntah.

Baca Juga: Istri Mengidam Namun Tak Dituruti, Apa Dampaknya Bagi Nutrisi Ibu Hamil?

3. Dampak Hiperemesis Gravidarum pada Janin

mual muntah saat hamil-4

Foto: Orami Photo Stock

Sementara mual muntah saat hamil adalah hal yang umum terjadi, tetapi ada juga beberapa ibu hamil yang mengalami mual dan muntah hebat, disertai dengan penurunan berat badan, ini dinamakan hiperemesis gravidarum.

Seperti apakah dampak dari kondisi hiperemesis gravidarum pada janin?

Dokter Handojo menjelaskan, bahwa ibu hamil dengan kondisi hiperemesis gravidarum dapat memiliki janin dengan risikko berat badan kurang dari normal.

"Diperlukan penanganan yang baik pada ibu. Ibu hamil dapat mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, sehingga perlu dilakukan penggantian cairan tubuh yang hilang tersebut," terangnya.

Selain itu, perlu juga dilakukan pemeriksaan USG, untuk memonitor pertumbuhan berat badan janin.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai mual muntah di masa kehamilan. Jika Moms memiliki pertanyaan lain, dapat langsung dikonsultasikan dengan dokter kandungan, ya.


Artikel ini merupakan kerjasama dengan OMNI Hospitals.

dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, adalah Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi yang berpraktek di OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Jadwal Praktek:

  • Senin, Kamis & Sabtu: 08.00 - 14.00 WIB & 17.00 - 19.00 WIB
  • Selasa, Rabu & Jumat: 08.00 - 14.00 WIB

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait