Scroll untuk melanjutkan membaca

GIZI
27 Desember 2022

5 Manfaat Alga Merah untuk Kesehatan Jantung hingga Usus

Manfaat alga merah tidak hanya untuk keseimbangan alam, tapi juga kesehatan manusia
5 Manfaat Alga Merah untuk Kesehatan Jantung hingga Usus

Baru-baru ini penelitian menemukan manfaat alga merah untuk kesehatan.

Mungkin Moms dan Dads, sebelumnya hanya mengetahui jika alga merah ini hanya dimanfaatkan sebagai pengatur keseimbangan alam.

Jika tahu ada manfaatnya untuk kesehatan, tentu sayang bukan jika dilewatkan begitu saja.

Nah, ingin tahu apa saja manfaatnya? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!

Kandungan Nutrisi Alga Merah

Alga Merah

Foto: Alga Merah (womenfitness.net)

Alga merah atau dikenal juga dengan sebutan rumput laut merah atau ganggang merah merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia.

Jenis rumput laut ini sebenarnya sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan obat-obatan.

Kebanyakan orang mengolah rumput laut untuk campuran salad, nasi kepal, atau sup rumput laut khas Korea.

Rumuput laut ini mengandung araginan, porpiran, furcelaran maupun pigmen fikobilin yang menjadi cadangan makanan yang mengandung banyak karbohidrat.

Selain itu, alga merah juga menjdi sumber antioksidan termasuk polifenol, phycobiliproteins, dan mengandung protein, mineral, elemen, vitamin serta asam lemak esensial.

Baca Juga: 6 Manfaat Rumput Laut untuk Kecantikan Kulit, Sudah Tahu?

Manfaat Alga Merah untuk Kesehatan

Melakukan Gerakan Yoga (Orami Photo Stock)

Foto: Melakukan Gerakan Yoga (Orami Photo Stock)

Jika dilihat dari kandungannya, ada berbagai manfaat yang bisa Moms dan Dads dapatkan jika mengonsumsinya secara rutin sebagai berikut.

1. Penyedia Energi

Alga merah kaya akan kandungan karbohidrat. Nutrisi ini digunakan tubuh sebagai bahan bakar pembuat energi.

Enenrgi dibutuhkan tubuh untuk melakukan banyak aktivitas.

Tentu, manfaatnya ini akan membuat Moms dan Dads bersemangat dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.

2. Memiliki Aktivitas Antibakteri

Manfaat alga merah selanjutnya adalah memiliki aktivitas antibakteri.

Kandungan aktif dari beberapa jenis rumput laut merah ini punya potensi melawan bakteri Streptococcus dan Salmonella.

Potensinya ini bisa membuat alga merah menjadi cikal bakal pengobatan infeksi bakteri di masa depan.

Baca Juga: 5 Ragam Menu Es Rumput Laut, Cocok untuk Camilan Musim Panas

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Alga merah jenis Gracilaria dan Laurencia kaya polyunsaturated fatty acids (PUFA) yakni lemak tidak jenuh ganda.

Berdasarkan situs American Heart Association, PUFA bisa memberikan manfaat pada tubuh dengan mengurangi kadar kolesterol, sehingga bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Ini karena kadar kolesterol tinggi dapat menimbulkan menumpuknya plak yang bisa menganggu peredaran darah di jantung maupun otak.

4. Membantu Mencukupi Asupan Yodium

Kekurangan yodium dikaitkan dengan risiko penyakit hipotiroidisme.

Kondisi menyebabkan kelenjar tiroid tidak dapat membuat hormon tiroid sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh.

Akibatnya, kondisi ini bisa menimbulkan gondok, rambut tipis, kulit kering, sembelit, dan depresi.

Nah, pencegahan penyakit hipotiroid dapat dilakukan dengan mencukupi asupan yodium, salah satunya dengan makan rumput laut merah.

Baca Juga: Ramai Dibicarakan, Ini Manfaat Red Jelly untuk Kecantikan

5. Menurunkan Risiko Kanker

Peneliti mengamati kasus kanker usus di Jepang cukup rendah. Setelah diselidiki, ternyata hal ini ada kaitannya dengan kebiasaan mengonsumsi alga merah.

Dikutip dari situs yang dikelola oleh Illinois University menyebutkan bahwa mengamati kandungan gula dari alga merah dan aktivitas 3,6-anhydro-L-galactose (AHG).

Hasilnya menunjukkan bahwa kandungan gula dari rumput merah dapat memberi makan bakteri sehat di usus.

Selain itu, AHG memiliki aktivitas yang memicu apoptosis atau kematian sel. Manfaat alga merah ini berpotensi untuk menjadi obat kanker.

Ini karena fungsi tersebut membuat siklus sel untuk mati, tumbuh, dan membelah menjadi terkontrol. Beda halnya dengan orang yang memiliki penyakit kanker.

Sel-selnya yang seharusnya mati, tidak mati dan terus membelah. Akibatnya, akan terjadi penumpukan sel abnormal dan membentuk tumor.

Kesemua manfaat alga merah ini hingga kini masih diteliti oleh ilmuwan.

Jika punya masalah kesehatan tertentu dan ingin mengonsumsi rumput laut merah sebagai menu harian, jangan ragu menanyakannya pada dokter, ya!

  • https://www.igb.illinois.edu/article/new-health-benefits-red-seaweeds-unveiled
  • https://www.wellandgood.com/red-seaweed-benefits/
  • https://jurnal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/13203
  • Wells, M. L., Potin, P., Craigie, J. S., Raven, J. A., Merchant, S. S., Helliwell, K. E., Smith, A. G., Camire, M. E., & Brawley, S. H. (2017). Algae as nutritional and functional food sources: revisiting our understanding. Journal of applied phycology, 29(2), 949–982. https://doi.org/10.1007/s10811-016-0974-5
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5387034/
  • Hasan, Muhammad Mohtasheemul (2017-06-01). "Algae as Nutrition, Medicine and Cosmetic: The Forgotten History, Present Status and Future Trends". World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences: 1934–1959. doi:10.20959/wjpps20176-9447
  • Gressler, V., Yokoya, N. S., Fujii, M. T., Colepicolo, P., Filho, J. M., Torres, R. P., & Pinto, E. (2010). "Lipid, fatty acid, protein, amino acid and ash contents in four Brazilian red algae species". Food Chemistry, 120(2), 585–590. doi:10.1016/j.foodchem.2009.10.028
  • https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/fats/polyunsaturated-fats