14 Juli 2020

Cara Cegah Penyebaran Bakteri dan Kuman pada Anak di Masa Pandemi Covid-19

Si Kecil juga bisa terpapar virus Covid-19 lho, Moms!

Penyebaran kasus positif virus corona atau Covid-19 semakin hari terus meluas. Hal ini membuat setiap orang harus semakin sadar akan tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, misalnya dengan meningkatkan sistem imun tubuh, menjalani gaya hidup sehat, dan menjaga kebersihan.

Biasanya, Moms akan merasa cemas dan khawatir pada kesehatan anggota keluarga di rumah. Padahal rasa cemas dan khawatir ini tidak akan membantu sama sekali untuk tindakan pencegahan. Apalagi penyebarannya ini tidak memandang usia, mulai dari lansia, remaja, anak-anak, dan bayi pun bisa terkena virus Covid-19. Perlu tindakan untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil.

Di Indonesia, per tanggal 13 Maret 2020, pemerintah mengumumkan ada 2 pasien positif Covid-19 yang berusia di bawah 5 tahun (balita). Bahkan pada data terbaru yang dikeluarkan oleh Chinese Center for Disease Control and Prevention Report, 1% dari total keseluruhan pasien positif Covid-19 adalah anak-anak dibawah usia 10 tahun.

Menurut Johns Hopkins Medicine, gejala penyakit Covid-19 pada anak-anak dan bayi ini tampak lebih ringan daripada gejala yang ditimbulkan pada orang dewasa. Jadi, sebaiknya orang tua harus melakukan tindakan untuk melindungi anak-anak dan bayinya dari paparan virus Covid-19.

Baca Juga: Pasien Corona Terbaru Sebanyak 69 Orang, Dua di Antaranya Balita

Tindakan untuk Mencegah Penyebaran Bakteri dan Kuman pada Si Kecil

Dibawah ini adalah 4 cara yang bisa Moms lakukan di rumah dalam usaha untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil selama masa pandemi Covid-19.

1. Memandikan Rutin dan Menyeluruh

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: Orami Photo Stock

Sebagai langkah pertama dalam usaha mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil selama masa pandemi Covid-19 adalah dengan memandikannya secara rutin dan menyeluruh.

"Balita mandi setiap hari akan baik-baik saja dan tidak membuat kulit kering. Ketika Si Kecil berkeringat dan kotor, bersihkan seluruh tubuhnya menggunakan sabun. Jika tidak terlalu kotor, bersihkan saja bagian yang bau, ucap dokter anak dan dokter kulit bersertifikat, Dr. Tsippora Shainhouse, mengutip Fatherly.com.

Menurut Paediatrics Child Health Journal, ada sejumlah cara tepat dalam perawatan kulit bayi, seperti memandikan bayi dengan rutin, mengganti popoknya, dan menggunakan produk pembersih kulit.

Pada jurnal Khalifian S. et al. Journal of Perinatology (2017) 37, 615-621, dijelaskan bahwa Moms harus menggunakan pembersih lembut dan sesuai pH kulit bayi yang dianjurkan, dibandingkan menggunakan sabun mandi biasa, yang berguna untuk menjaga keasaman atau pH kulit bayi.

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: doc/zwitsal

Moms bisa memandikan Si Kecil dengan menggunakan Zwitsal Natural Baby Bath 2in1, yang memiliki kandungan pH seimbang dan terbuat dari bahan alami untuk merawat rambut dan kulit Si Kecil sekaligus. Telah teruji hypo-allergenic, sehingga aman digunakan untuk kulit bayi yang sensitif sekalipun.

Zwitsal Natural Baby Bath 2in1 diperkaya dengan kandungan Aloe Vera, Pro Vitamin B5, dan dengan formula Extra Mild yang tidak pedih di mata Si Kecil. Zwitsal Natural Baby Bath 2in1 akan memberikan nutrisi dan kelembapan kulit bayi dari kepala hingga ujung kaki.

Baca Juga: Hindari 7 Hal Ini Saat Memandikan Bayi Baru Lahir

2. Memakaikan Perawatan Kulit yang Tepat

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: Orami Photo Stock

Merawat kulit tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa saja, Si Kecil pun butuh perawatan, apalagi dalam usaha untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil selama masa pandemi Covid-19 ini.

Dibandingkan dengan kulit orang dewasa, kulit bayi dan anak belum kebal terhadap polutan luar seperti bakteri, kuman, dan kotoran. Menurut jurnal Advances in Wound Care, fungsi penghalang kulit pada bayi masih berkembang yang membuatnya lebih rentan terhadap iritasi kimia serta infeksi lokal daripada orang dewasa.

Maka dari itu, dengan rutinitas merawat kulit Si Kecil ini bisa membantu untuk mendukung dan melindungi lapisan luar pada kulitnya. Cobalah menggunakan produk perawatan kulit yang tepat dari Zwitsal Kids, mulai dari Zwitsal Kids Body Mist, Zwitsal Kids Hair Lotion, Zwitsal Kids Liquid Powder, Zwitsal Kids Bubble Bath, dan Zwitsal Kids Shampoo.

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: doc/zwitsal

Semua produk perawatan kulit dari Zwitsal tersebut sudah teruji secara klinis dan diperkaya dengan formula lembut untuk kulit Si Kecil yang masih sensitif.

Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Perawatan Kulit untuk Bayi

3. Mencuci Pakaian dengan Detergen Khusus

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: Orami Stock Photo

Selain untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil di masa pandemi Covid-19, mencuci pakaian dengan detergen khusus bayi sangat dianjurkan karena kulitnya yang masih sensitif daripada orang dewasa.

Menurut Laura A. Jana, MD, FAAP dan Jennifer Shu, MD, FAAP, dokter spesialis anak pada jurnal Heading Home With Your Newborn, 2nd Edition, mengatakan bahwa pakaian bayi harus dicuci secara terpisah menggunakan detergen khusus bayi yang sedikit meninggalkan residu.

Zwitsal Baby Fabric Detergent bisa menjadi pilihan Moms untuk mencuci pakaian Si Kecil. Kandungan green tea dan aloe vera mampu menghilangkan kuman, bakteri, dan kotoran yang menempel pada pakaian Si Kecil dengan maksimal.

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: doc/zwitsal

Moms tidak perlu lagi cemas saat mencuci pakaian Si Kecil, karena Zwistal Baby Fabric Detergent telah teruji secara dermatologi, memiliki pH netral, dan bebas dari kandungan paraben membahayakan. Detergen ini sangat cocok untuk penggunaan pakaian bagi Si Kecil yang masih berkulit sensitif.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Deterjen yang Aman untuk Bayi

4. Mencuci Botol Susu Bayi dengan Bersih

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: Orami Stock Photo

Mencuci botol susu bayi dengan bersih pun perlu Moms lakukan demi mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil.

Hal ini dikarenakan botol susu bisa menyimpan dan menjadi tempat bakteri berkembang biak yang bisa memicu timbulnya berbagai macam penyakit, seperti keracunan makanan. Paparan bakteri pun bisa datang ketika Moms menyentuhnya saat membuat susu dengan tangan kotor atau kondisi dapur yang kotor.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan bahwa orang tua harus mencuci botol susu bayi segera setelah digunakan. Moms bisa mencucinya dengan Zwitsal Baby Bottle Utensils Cleaner.

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: doc/zwitsal

Zwitsal Baby Bottle Utensils Cleaner sangat aman digunakan untuk membersihkan botol susu dan alat makan bayi, karena diformulasikan khusus dengan bahan food grade. Diperkaya dengan kandungan Green Tea dan Aloe Vera yang efektif menghilangkan noda susu yang menempel, bau yang membandel, dan bakteri penyebab penyakit.

Baca Juga: Sering Menunda dan Mencuci Botol Susu Anak Sembarangan? Ini Akibat Buruknya

5. Mencuci Buah, Sayur, dan Peralatan Makan

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: Orami Stock Photo

Cara mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil selanjutnya adalah dengan mencuci buah, sayur, dan peralatan makannya. Biasanya, sayur dan buah non organik yang Moms beli di pasar dan supermarket mempunyai kadar pestisida yang berbeda-beda, apalagi selama masa pandemi Covid-19 ini kita diharuskan selalu mencuci apapun yang berasal dari luar rumah.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada laman jurnal University of Florida, buah, sayuran, atau tanaman berdaun mengandung mikroorganisme penyebab penyakit berbahaya seperti norovirus sebagai penyebab peradangan sistem pencernaan, bakteri E.coli, Salmonella, dan parasit.

Moms bisa mencuci buah dan sayur, serta peralatan makan Si Kecil dengan air mengalir. Tidak disarankan mencuci dengan cara direndam, karena bakteri dan kuman bisa menempel kembali pada sayur, buah, dan peralatan makan. Beberapa buah dan sayuran lebih sulit dibersihkan, jadi sebaiknya cucilah dengan benar yang akan membantu mengurangi risiko penyakit.

Untuk mengurangi residu yang menempel, Moms bisa mencucinya dengan Sunlight Extra Nature. Sabun ini dibuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk buah, sayur, dan peralatan makan Si Kecil.

mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil
Foto: mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada si kecil

Foto: doc/sunlight

Sunlight Extra Nature mampu mengatasi bau amis, kotoran, bakteri, dan kuman yang menempel pada lapisan buah, sayur, dan peralatan makan. Kandungan ekstrak jeruk nipis, garam mineral dan white tea-nya mampu membersihkan dengan cepat, serta hadir dengan aroma yang harum.

Baca Juga: Pentingnya Tingkatkan Imunitas Tubuh dari Infeksi Virus Corona Novel (COVID-19), Berikut Tipsnya

Nah, itu dia Moms langkah-langkah untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman pada Si Kecil selama masa pandemi Covid-19. Namun, Moms dan juga anggota keluarga lainnya pun perlu menjaga kebersihan dan menerapkan gaya hidup sehat ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.