Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING
22 September 2022

Bolivia dan Paraguay, 2 Negara Tanpa Laut di Amerika Selatan

Negara tanpa laut biasanya memiliki hambatan dalam banyak aspek
Bolivia dan Paraguay, 2 Negara Tanpa Laut di Amerika Selatan

Apakah pernah mendengar landlocked country? Istilah ini disebut juga dengan negara yang terkurung daratan atau negara tanpa lautan. Nah, ada dua negara tanpa laut di Amerika Selatan, yaitu Bolivia dan Paraguay.

Negara yang terkurung daratan adalah negara dengan perbatasan yang tidak menyentuh lautan atau jalur air apa pun yang terhubung langsung ke lautan.

Yuk, simak ulasan lebih lengkap mengenai negara tanpa laut di Amerika Selatan berikut ini!

Baca Juga: 7+ Ciri-ciri Planet Jupiter, Memiliki Lautan dan Mempunyai Banyak Satelit!

Negara yang Terkurung Daratan

Dengan kata lain, negara-negara yang terkurung daratan tidak memiliki wilayah dengan akses langsung ke laut.

Oleh karena itu, negara-negara ini harus secara tidak langsung mendapatkan akses ke laut dengan bersekutu dengan negara tetangga yang tidak terkurung daratan.

Namun, terkurung daratan tidak berarti bahwa negara ini tidak memiliki akses ke perairan yang luas.

Banyak negara yang terkurung daratan memiliki akses ke danau air tawar, sungai, atau cekungan endorheik atau badan air besar yang tidak mengalir ke laut.

Baca Juga: Ajak Anak Mencintai Laut dengan Mengenalkan 9 Binatang Laut Ini

Ini Negara Tanpa Laut di Amerika Selatan

Negara tanpa laut di Amerika Selatan ada dua, yakni Bolivia dan Paraguay.

Kedua negara tersebut hanya berbatasan dengan daratan.

Benua Amerika Selatan sendiri terdiri dari 12 negara.

Selain menjadi negara tanpa laut di Amerika Selatan, Bolivia dan Paraguay juga dua-duanya negara yang terkurung daratan di luar lempeng Afro-Eurasia yang terdiri dari Asia, Afrika, dan Eropa.

1. Bolivia

Negara Bolivia

Foto: Negara Bolivia (nationalgeographic.com)

Bolivia sendiri terletak di bagian barat-tengah Amerika Selatan.

Ibu kota Bolivia adalah Sucre, tetapi pusat pemerintahannya di La Paz.

Bolivia berbatasan dengan Brazil di bagian Utara dan timur, Paraguay di tenggara, Argentina di selatan, Peru di barat laut, dan Chile di barat daya.

Meski sekarang termasuk negara tanpa laut di Amerika Selatan, Bolivia ini awalnya tidak terkurung daratan.

Bolivia ini dahulunya memiliki garis pantai di sepanjang Samudera Pasifik, tetapi saat Perang Pasifik 1879-1883, Bolivia kehilangan garis pantai yang diambil Chile.

Kini, setiap tanggal 23 Maret diperingati sebagai The Day of the Sea untuk memperingati hilangnya garis pantai dan juga akses laut Bolivia.

Tak hanya itu, Bolivia juga tetap memiliki Angkatan Laut walau tidak memiliki laut.

Angkatan Laut Bolivia juga menggunakan Danau Titicaca sebagai tempat latihan.

Bolivia juga menandatangani Perjanjian Damai dan Persahabatan dengan Chile, sehingga dibuatkan rel kereta api agar orang Bolivia bisa menuju ke laut dengan mudah.

2. Paraguay

Negara Paraguay

Foto: Negara Paraguay (istockphoto.com)

Negara tanpa laut di Amerika Selatan yang selanjutnya adalah Paraguay.

Bahkan, saking tengahnya posisi negara itu sering disebut sebagai "Jantung Amerika Selatan".

Paraguay juga termasuk negara terkurung daratan terkecil di benua Amerika.

Nah, di selatan dan barat daya berbatasan dengan Argentina, di timur dan timur laut berbatasan dengan Brasil, dan di barat laut dengan Bolivia.

Selain itu, sama seperti Bolivia, Paraguay juga memiliki Angkatan Laut walau negaranya terkurung daratan.

Walau berstatus negara tanpa laut di Amerika Selatan, Paraguay juga memiliki akses ke Samudera Atlantik melalui Sungai Paraguay-Parana.

Baca Juga: 5 Jenis Ikan Laut Dangkal yang Bisa Dikonsumsi

Kerugian Negara yang Tak Memiliki Laut

Ada beberapa kendala penting yang dihadapi negara yang terkurung daratan.

1 . Menghambat Perekonomian

negara tanpa laut di amerika selatan

Foto: negara tanpa laut di amerika selatan (caritas.org)

Secara ekonomi, hal ini menimbulkan banyak masalah karena akses laut merupakan komponen utama perdagangan dan pariwisata.

Perdagangan maritim seringkali sangat vital bagi pembangunan suatu bangsa.

Mengangkut barang dengan kapal adalah cara yang efektif untuk memindahkan banyak barang sekaligus.

Oleh karena itu, perdagangan maritim meningkatkan impor dan ekspor serta arus pengetahuan dan orang ke dan dari berbagai negara.

Apabila mereka terlibat dalam perdagangan maritim, negara-negara yang terkurung daratan dapat secara ekonomi bergantung pada negara-negara yang berbatasan dengan akses laut.

Negara-negara lain yang terkurung daratan di Afrika dan Asia Tengah tergolong sangat miskin dan memiliki industri dan infrastruktur yang terbelakang.

Jadi, banyak negara berkembang dan beberapa negara kurang berkembang di dunia adalah negara yang terkurung daratan.

Contoh kerugian ini dapat dilihat di Paraguay.

Jadi, pada tahun 2017, Paraguay memiliki (nominal) PDB (Produk Domestik Bruto) per kapita sebesar $5.776 (USD).

Sedangkan tetangganya yang tidak terkurung daratan di tenggara, Argentina, memiliki PDB (nominal) per kapita sebesar $14.508, yang hampir tiga kali lipat yang dari Paraguay.

Negara-negara yang terkurung daratan menghadapi hambatan ekonomi dan politik ini dengan cara yang berbeda dan dengan berbagai tingkat keberhasilan.

Andorra, Austria, Liechtenstein, Luksemburg, dan Swiss adalah negara-negara yang terkurung daratan di Eropa dengan PDB tinggi dan pemerintahan yang stabil.

Hal ini terjadi karena hubungan mereka dengan negara-negara Eropa lainnya, terutama setelah pembentukan Uni Eropa dan kawasan Schengen.

Baca Juga: Rekomendasi Film Perang yang Menegangkan, Seru untuk Ditonton!

2. Terbatasnya Peluang Penangkapan Ikan

negara tanpa laut di amerika selatan

Foto: negara tanpa laut di amerika selatan (newscientist.com)

Negara-negara yang terkurung daratan juga memiliki peluang penangkapan ikan yang terbatas.

Perikanan dapat menjadi sumber makanan, pekerjaan, dan perdagangan yang penting.

Hambatan ekonomi ini merupakan faktor penting yang harus diatasi oleh negara yang terkurung daratan.

Tetapi, perjanjian perdagangan dapat dibuat dengan negara lain untuk menghindari konsekuensi negatif dari terkurung daratan.

3. Sulit Menyelenggarakan Kegiatan Angkatan Laut

Kerugian lain untuk negara-negara yang terkurung daratan adalah bahwa mereka tidak dapat melakukan jenis kegiatan angkatan laut yang sama seperti negara-negara dengan akses laut.

Meskipun angkatan laut hanyalah salah satu komponen militer, kekuatan militer yang lengkap dapat sangat meningkatkan otoritas global suatu negara.

Keterlibatan angkatan laut yang terbatas dapat merugikan negara yang terkurung daratan selama perang atau perselisihan politik, dan ini mengurangi pengaruh politik negara secara keseluruhan.

Baca Juga: Mengenal Alat Musik Marakas yang Populer di Amerika Selatan

Itulah ulasan mengenai negara tanpa laut di Amerika Selatan dan efek yang mereka hadapi.

Semoga informasi ini berguna ya, Moms!

  • https://study.com/learn/lesson/landlocked-countries-africa-south-america.html
  • https://www.kids-world-travel-guide.com/south-america-facts.html