29 Januari 2024

Biografi Singkat Pangeran Antasari, Pemimpin Perang Banjar!

Kenalan dengan sosok pahlawan yang satu ini, yuk!
Biografi Singkat Pangeran Antasari, Pemimpin Perang Banjar!

Foto: Shutterstock.com

Salah satu tokoh pahlawan yang telah memberikan perjuangan besar adalah Pangeran Antasari.

Meskipun namanya mungkin kurang dikenal secara nasional, perannya dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda di wilayah Banjar, Kalimantan Selatan.

Keberaniannya dalam melawan penjajahan Belanda bermula dari latar belakang yang kaya akan nilai-nilai adat dan budaya yang kuat.

Dia bukan hanya seorang pangeran, tetapi juga seorang pemimpin yang bersedia berkorban demi kebebasan dan martabat tanah airnya.

Perlawanan Pangeran Antasari terhadap penjajahan Belanda di wilayah Banjar adalah salah satu babak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ingin tahu sosok pahlawan yang satu ini lebih jauh? Jika ya, simak artikel ini hingga akhir, yuk Moms!

Baca Juga: Biografi I Gusti Ketut Jelantik, Pahlawan Nasional dari Bali

Awal Kehidupan Pangeran Antasari

Pangeran Antasari
Foto: Pangeran Antasari (Wikipedia.org)

Pangeran Antasari adalah seorang tokoh bersejarah yang lahir sekitar tahun 1809 di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar.

Pangeran Antasari memegang peran penting dalam Perang Banjar, sebuah konflik bersejarah yang melibatkan perlawanan terhadap penjajahan Belanda.

Beliau bukan hanya seorang pemimpin perang, tetapi juga pernah memegang posisi sebagai Sultan Banjar.

Pada tanggal 14 Maret 1862, Pangeran Antasari dinobatkan sebagai pimpinan tertinggi di Kesultanan Banjar dengan gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin.

Pengangkatannya ini disaksikan oleh para kepala suku Dayak dan adipati (gubernur) yang memerintah wilayah Dusun Atas, Kapuas, dan Kahayan, termasuk Tumenggung Surapati/Tumenggung Yang Pati Jaya Raja.

Pangeran Antasari merupakan figur yang kuat dan berpengaruh dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda di wilayah Banjar.

Ia adalah salah satu tokoh bersejarah yang patut dihormati dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

1. Latar Belakang Keluarga Pangeran Antasari

Pangeran Antasari, yang memiliki nama muda Gusti Inu Kartapati, berasal dari keluarga kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan.

Ayahnya adalah Pangeran Masohut (Mas'ud), putra dari Pangeran Amir. Sementara, ibu Pangeran Antasari adalah Gusti Hadijah, putri dari Sultan Sulaiman.

Keluarga Pangeran Antasari memiliki pengaruh besar dalam wilayah Banjar dan mewarisi nilai-nilai budaya yang kuat.

2. Keturunan dan Pewaris Kesultanan Banjar

Pangeran Antasari memiliki tiga putra dan delapan puteri. Sebagai seorang pangeran, ia memiliki peran penting dalam struktur keluarga kerajaan Banjar.

Selain itu, ia memiliki hubungan keluarga yang terkait dengan kesultanan Banjar.

Sultan Sulaiman al-Mu'tamidullah, yang juga merupakan kakek Pangeran Antasari melalui ibunya, pernah mengawinkan cucunya dengan anggota keluarga kerajaan Banjar yang lain.

Namun, putra mahkota dari pernikahan tersebut meninggal pada usia tiga tahun.

Baca Juga: Syafruddin Prawiranegara, Pahlawan Kemerdekaan yang Dilupakan

Perlawanan terhadap Belanda

Pangeran Antasari
Foto: Pangeran Antasari (DIREKTORATK2KRS.KEMSOS.GO.ID)

Perang Banjar adalah perang yang terjadi di Kalimantan Selatan antara rakyat Banjar melawan Belanda. Perang ini berlangsung selama 10 tahun, dari tahun 1859 hingga 1869.

Pangeran Antasari diangkat menjadi pemimpin Perang Banjar pada tanggal 28 April 1859. Ia adalah seorang tokoh bangsawan Banjar yang memiliki jiwa patriotik yang tinggi.

Perang Banjar dimulai dengan serangan Pangeran Antasari dan pasukannya terhadap pos-pos Belanda di Martapura.

Pasukan Belanda berhasil dipukul mundur dan Pangeran Antasari berhasil menduduki Martapura.

Pasukan Belanda kemudian melancarkan serangan balasan.

Pangeran Antasari dan pasukannya mundur ke pedalaman Kalimantan Selatan. Mereka terus melakukan perlawanan gerilya terhadap Belanda.

Pangeran Antasari dan pasukannya berhasil memenangkan beberapa pertempuran melawan Belanda. Namun, Belanda juga berhasil mendesak pasukan Pangeran Antasari.

Hingga akhirnya, perang Banjar berakhir dengan kekalahan rakyat Banjar.

Namun, perjuangan Pangeran Antasari dan rakyat Banjar telah menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajahan.

1. Penyebab Perang Banjar

Perang Banjar disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Pendudukan Belanda di Kalimantan Selatan
  • Kebijakan Belanda yang merugikan rakyat Banjar
  • Kebijakan Belanda yang dianggap tidak sesuai dengan adat dan budaya Banjar

2. Perjuangan Pangeran Antasari

Pangeran Antasari memimpin perjuangan rakyat Banjar dengan gigih dan berani.

Ia menggunakan taktik perang gerilya untuk menghadapi pasukan Belanda yang lebih kuat.

Pangeran Antasari juga berhasil menyatukan kekuatan rakyat Banjar dari berbagai daerah.

Ia juga berhasil mendapatkan dukungan dari masyarakat luar Kalimantan Selatan, seperti dari Kesultanan Palembang dan Kesultanan Riau.

3. Kematian Pangeran Antasari

Pada tanggal 11 Oktober 1862, Pangeran Antasari wafat karena sakit cacar. Ia wafat dalam perjalanan menuju markas pasukannya di Tanah Kampung Bayan Begok.

Setelah kematian Pangeran Antasari, kerangkanya terkubur selama lebih dari 91 tahun di daerah hulu Sungai Barito.

Namun, atas keinginan masyarakat Banjar dan dengan persetujuan keluarganya, pada tanggal 11 November 1958, kerangka Pangeran Antasari diangkat dan dimakamkan kembali di Taman Makam Perang Banjar, Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin.

4. Penghargaan untuk Pangeran Antasari

Pangeran Antasari dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 27 Maret 1968.

Penghargaan ini resmi diberikan melalui Surat Keputusan Nomor 06/TK/1968 yang dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 27 Maret 1968.

Penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan atas jasa-jasa Pangeran Antasari dalam perjuangan melawan Belanda.

Selain itu, untuk mengenang jasa-jasanya, namanya diabadikan dalam berbagai bentuk, termasuk Korem 101/Antasari dan julukan untuk Kalimantan Selatan yang dikenal sebagai Bumi Antasari.

Bahkan, pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) mencetak uang kertas dengan nominal Rp 2.000,00 yang menampilkan nama dan gambarnya.

Baca Juga: 50+ Quotes Pahlawan Indonesia, Penuh Motivasi dan Semangat!

Demikian itulah informasi seputar Pangeran Antasari atau pahlawan yang memimpin perang Badar yang bisa Moms ketahui.

Jangan lupa ajarkan pada Si Kecil, agar Si Kecil dapat mengenang jasa-jasa pahlawan yang satu ini, ya Moms!

  • https://katadata.co.id/agung/berita/62343f7412ec4/biografi-pangeran-antasari-pemimpin-kesultanan-banjar
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Pangeran_Antasari

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.